Tumpukan Sampah Jadi Polemik, Warga Pertanyakan Lokasi Pembuangan Akhir di Kerinci

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sumber foto: Ilustrasi

sumber foto: Ilustrasi

KERINCI, jentik.id — Persoalan pengelolaan sampah kembali menjadi perhatian masyarakat Kabupaten Kerinci. Hingga kini, Kabupaten Kerinci belum memiliki Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang memadai untuk menampung sampah rumah tangga, pasar, dan fasilitas umum.

Kondisi itu memicu pertanyaan warga terkait lokasi akhir pembuangan sampah yang setiap hari diangkut Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kerinci.

Warga mulai khawatir karena pemerintah belum membuka informasi secara jelas terkait sistem pengelolaan sampah.

Salah seorang warga Kerinci, Arga, meminta pemerintah daerah menjelaskan mekanisme pengelolaan sampah kepada masyarakat. Menurutnya, warga berhak mengetahui lokasi akhir pembuangan sampah setelah petugas mengangkut sampah dari permukiman.

“Pemerintah perlu terbuka soal lokasi pembuangan sampah demi menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Baca Juga :  10 Terdakwa Korupsi Pokir PJU DPRD Kerinci Pengadilan Tipikor Jambi Vonis Penjara

Keluhan serupa juga disampaikan Yuli. Ia masih melihat tumpukan sampah di beberapa titik penampungan sementara hingga menimbulkan bau tidak sedap.

Menurutnya, pemerintah harus segera mencari solusi agar sampah tidak terus menumpuk.

“Kalau memang belum punya TPA yang layak, pemerintah harus cepat mengambil langkah,” katanya.

Persoalan sampah juga ramai di media sosial. Banyak warga mempertanyakan kesiapan pemerintah daerah dalam menangani peningkatan volume sampah setiap tahun.

Sebagian warga meminta DLH Kabupaten Kerinci membuka informasi terkait lokasi pembuangan sementara dan rencana pembangunan TPA baru. Mereka menilai keterbukaan informasi penting agar tidak muncul dugaan pembuangan sampah sembarangan yang merusak lingkungan.

Baca Juga :  Maskapai Layani Rute DJB–KRC “Hidup Segan Mati Tak Mau"

“Masalah sampah menyangkut kebersihan daerah dan kesehatan masyarakat. Pemerintah harus serius menangani persoalan ini,” tulis salah seorang warga di media sosial.

Di sejumlah daerah lain, pemerintah mulai menerapkan pengelolaan sampah terpadu melalui pemilahan sampah rumah tangga, bank sampah, dan sistem daur ulang untuk mengurangi ketergantungan pada TPA konvensional.

Hingga berita ini ditulis, DLH Kabupaten Kerinci belum menjelaskan secara resmi lokasi akhir pembuangan sampah maupun rencana pembangunan TPA baru.

Warga berharap pemerintah segera memberi kepastian agar persoalan sampah tidak terus memicu keresahan masyarakat. (nr*)

Berita Terkait

Bupati Kerinci Kebut Perbaikan Jalan Selampaung–Masgo, Petani Bakal Lebih Mudah Angkut Hasil Panen
Monadi Tawarkan Lahan Pemda untuk Percepat Pembangunan Koperasi Merah Putih di Kerinci
RSUD Kerinci Dibangun Rp138 Miliar, Bupati Monadi Ajak Pers dan Warga Kawal Bareng
Lepas 538 Wisudawan, IAIN Kerinci Targetkan Buka Program S3 dan Segera Jadi UIN
Kabar Rotasi Kepala Sekolah di Kerinci Makin Santer, Guru dan Kepsek Dibuat Cemas
Kemensos dan Dinsos Bebaskan ODGJ dari Pasung, Langsung Dirujuk ke RSJ Jambi
Bupati Monadi Tinjau Pembangunan Jalan Renah Pemetik, Pastikan Proyek Sesuai Target
Si Jago Merah Lahap Permukiman Warga di Sebukar Kerinci, Lima Armada Damkar Dikerahkan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:48 WIB

Bupati Kerinci Kebut Perbaikan Jalan Selampaung–Masgo, Petani Bakal Lebih Mudah Angkut Hasil Panen

Senin, 29 Juni 2026 - 11:13 WIB

Monadi Tawarkan Lahan Pemda untuk Percepat Pembangunan Koperasi Merah Putih di Kerinci

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:47 WIB

RSUD Kerinci Dibangun Rp138 Miliar, Bupati Monadi Ajak Pers dan Warga Kawal Bareng

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:49 WIB

Lepas 538 Wisudawan, IAIN Kerinci Targetkan Buka Program S3 dan Segera Jadi UIN

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:00 WIB

Kabar Rotasi Kepala Sekolah di Kerinci Makin Santer, Guru dan Kepsek Dibuat Cemas

Berita Terbaru

Aparatur Sipil Negara (ASN) berkesempatan naik pangkat melebihi atasannya.PP bari.

Pemerintahan

Peraturan Baru, ASN Kini Bisa Naik Pangkat Melebihi Atasan

Rabu, 15 Jul 2026 - 18:08 WIB