Banjir di Desa Tangkil, Alarm Serius dari Lereng Gunung Kerinci

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 23 April 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sumber foto: hasil tangkapan layar facebook

sumber foto: hasil tangkapan layar facebook

Kerinci, jentik.id-Banjir kembali melanda Desa Tangkil, Kecamatan Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci, pada Rabu malam (22/4/2026). Kondisi ini mengganggu akses warga, terutama saat malam hari dan menjadi peringatan serius bagi semua pihak. Dalam beberapa tahun terakhir, kawasan ini memang sering mengalami banjir, terutama saat hujan deras mengguyur lereng Gunung Kerinci.

Banjir terbaru tergolong cukup parah. Air datang tiba-tiba dari arah perbukitan sambil membawa batu, lumpur, dan kayu. Material tersebut merendam rumah warga serta menutup akses jalan utama.

Hujan dengan intensitas tinggi menjadi penyebab utama banjir di wilayah ini. Dalam waktu singkat, volume air meningkat drastis dan langsung mengalir dari lereng Gunung Kerinci ke daerah yang lebih rendah, termasuk permukiman warga di Desa Tangkil.

Baca Juga :  Ratusan Warga Terdampak Banjir Bandang Kembal Terima Bantuan, Termasuk Isi Huntara

Kondisi drainase yang belum maksimal juga memperburuk keadaan. Air hujan tidak mengalir dengan baik dan langsung masuk ke rumah warga karena sistem pengendalian air masih terbatas.

Berkurangnya tutupan hutan di kawasan Gunung Kerinci diduga menjadi faktor besar yang memperparah banjir. Pembukaan lahan untuk perkebunan dan aktivitas lain membuat tanah kehilangan daya serap air.

Baca Juga :  Rencana Pembongkaran Terhenti, Xakapa Caffe Lebih Dulu Disapu Banjir

Sejumlah banjir bandang sebelumnya juga berkaitan dengan aktivitas penebangan liar di kawasan hutan. Saat hutan masih lebat, akar pohon mampu menyerap air dan menahan tanah. Namun ketika kawasan mulai gundul, air hujan langsung turun deras ke bawah dan membawa material berbahaya.

Warga diminta tetap waspada karena cuaca masih tidak menentu dan potensi banjir susulan masih bisa terjadi. Keselamatan harus menjadi prioritas utama saat melintas di kawasan tersebut. (nr)

Berita Terkait

Bocah 9 Tahun di Kerinci Berjuang Melawan Cerebral Palsy
Bidik Prestasi Menuju PON, Kerinci Jadi Arena Kejuaraan Menembak Perbakin Jambi
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, Pemkab Kerinci Prioritaskan Petani, Sekolah hingga Infrastruktur
Kerinci Raih Apresiasi Program 3 Juta Rumah, 250 Unit untuk Masyarakat
Kerinci Dapat Tambahan Dana Transfer Pusat, Monadi Siapkan untuk Percepatan Pembangunan
Bawa Nama Kerinci ke Kancah Nasional! Wabup Murison Lepas 32 Pramuka ke Jamnas 2026
360 Warga Kerinci Terima Zakat ASN Rp180 Juta, Program Kerinci Cerdas dan Peduli Kembali Bergulir
Bupati Monadi Tinjau RSUD Bukit Kerman, Pastikan Layanan BPJS Semakin Optimal
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:21 WIB

Bocah 9 Tahun di Kerinci Berjuang Melawan Cerebral Palsy

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:55 WIB

Bidik Prestasi Menuju PON, Kerinci Jadi Arena Kejuaraan Menembak Perbakin Jambi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:08 WIB

KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, Pemkab Kerinci Prioritaskan Petani, Sekolah hingga Infrastruktur

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:25 WIB

Kerinci Raih Apresiasi Program 3 Juta Rumah, 250 Unit untuk Masyarakat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:51 WIB

Kerinci Dapat Tambahan Dana Transfer Pusat, Monadi Siapkan untuk Percepatan Pembangunan

Berita Terbaru