Sungai Penuh Gaspol KLA 2026, Wawako Azhar Minta OPD Bergerak Solid

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Koordinasi (Rakor) yang dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, di Ruang Pola Bappeda, Senin (2/3).

Rapat Koordinasi (Rakor) yang dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, di Ruang Pola Bappeda, Senin (2/3).

SUNGAI PENUH, jentik.id – Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, membuka Rapat Koordinasi Evaluasi Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) 2026 di Ruang Pola Bappeda, Senin (2/3). Kegiatan ini digelar untuk mematangkan persiapan evaluasi tahun depan.

Sebagai tindak lanjut, Pemkot merujuk pada Keputusan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Nomor 24 Tahun 2024 tentang Instrumen Evaluasi KLA. Melalui forum ini, peserta menyamakan persepsi sekaligus memperkuat koordinasi antarperangkat daerah.

Dalam arahannya, Azhar menegaskan Pemkot tidak hanya mengejar predikat KLA. Sebaliknya, ia meminta seluruh OPD memastikan kebijakan dan program benar-benar melindungi serta memenuhi hak anak.

Baca Juga :  Gerakan 3S Panen Penghargaan, Bukti Aksi Sederhana Bisa Berdampak Besar

“Evaluasi ini harus menjadi refleksi bersama. Karena itu, kita wajib memastikan setiap kebijakan berpihak pada kepentingan terbaik anak,” tegasnya.

Selain itu, Azhar meminta OPD menyiapkan data dukung yang lengkap dan valid. Ia juga menekankan kesesuaian data dengan indikator pemerintah pusat. Dengan demikian, akurasi data dapat menentukan hasil evaluasi secara optimal.

Sementara itu, rakor ini turut melibatkan instansi vertikal dan para pemangku kepentingan. Perwakilan sektor pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial ikut memperkuat sinergi lintas sektor.

Baca Juga :  Imigrasi Kerinci Tegaskan Dokumen Paspor Lengkap

Ke depan, Pemkot Sungai Penuh menargetkan penguatan lima klaster KLA. Antara lain hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan dan pemanfaatan waktu luang, serta perlindungan khusus.

Melalui rakor ini, Pemkot mendorong seluruh pihak bergerak terpadu dan berkelanjutan. Dengan kolaborasi tersebut, pemerintah berharap Sungai Penuh semakin aman dan ramah bagi tumbuh kembang anak. Selain pemerintah, masyarakat juga diajak berperan aktif mendukung upaya tersebut. (nr*)

Berita Terkait

Atraksi Silat dan Sike Warnai Penyambutan Bambu Karamentang di Rio Mendiho Sungai Penuh
Warga Rio Mendiho Sambut Tiang Karamentang, Semarakkan Rangkaian Kenduri Sko Sungai Penuh
Atasi Persoalan Sampah, Wako Alfin Jalin Kolaborasi dengan Yayasan Regen.
Wako Alfin Dukung Pelestarian Budaya Lewat Kenduri Sko 6 Luhah Sungai Penuh
Safari Jumat di Tanah Kampung, Wako Alfin Ajak Masyarakat Makmurkan Masjid
Cegah Penyalahgunaan Data, Wako Alfin Pimpin Pemusnahan KTP Rusak
Akibat Pemadaman Listrik, Air PDAM Sungai Penuh Terhenti Sementara
Hari Lingkungan Hidup 2026, Wako Alfin Ajak ASN Mulai Gerakan Pilah Sampah
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:25 WIB

Atraksi Silat dan Sike Warnai Penyambutan Bambu Karamentang di Rio Mendiho Sungai Penuh

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:20 WIB

Warga Rio Mendiho Sambut Tiang Karamentang, Semarakkan Rangkaian Kenduri Sko Sungai Penuh

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:29 WIB

Atasi Persoalan Sampah, Wako Alfin Jalin Kolaborasi dengan Yayasan Regen.

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:01 WIB

Wako Alfin Dukung Pelestarian Budaya Lewat Kenduri Sko 6 Luhah Sungai Penuh

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:24 WIB

Safari Jumat di Tanah Kampung, Wako Alfin Ajak Masyarakat Makmurkan Masjid

Berita Terbaru