2 Juni Taspen Resmi Cair Gaji Ke 13 Pensiunan ASN Belum Ada Regulasi Kenaikan Gaji.

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pencairan
Gaji ke 13 bagi pensiun Apratur Sipil Negara(ASN) akan mulai akan dicairkan oleh PT Taspen (Persero) dan memastikan  dilakukan pada 2 Juni 2026. Belum ada regulasi kenaikan gaji.

Pencairan Gaji ke 13 bagi pensiun Apratur Sipil Negara(ASN) akan mulai akan dicairkan oleh PT Taspen (Persero) dan memastikan dilakukan pada 2 Juni 2026. Belum ada regulasi kenaikan gaji.

Jakarta,jentik.id– Pencairan
Gaji ke 13 bagi pensiun Apratur Sipil Negara(ASN) akan mulai akan dicairkan oleh PT Taspen (Persero) dan memastikan dilakukan pada 2 Juni 2026. Belum ada regulasi kenaikan gaji.

“Pembayaran dilakukan otomatis tanpa pengajuan tambahan dari penerima manfaat dan langsung masuk kerekning melalui Bank.

“Dijelaskan Corporate Secretary Taspen, Henra, penyaluran gaji ke-13 dilakukan melalui mitra bayar Taspen di seluruh Indonesia sesuai ketentuan pemerintah yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2025 tentang pemberian THR dan gaji ke-13 bagi aparatur negara, pensiunan, penerima pensiun, dan penerima tunjangan.

“Pembayaran dilakukan langsung kepada penerima manfaat tanpa prosedur tambahan,” ujar Henra dalam keterangan resmi Taspen.

Henra menyebut gaji ke-13 diberikan sebesar penghasilan pensiun bulan Mei 2026, komponennya meliputi pensiun pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, dan tambahan penghasilan sesuai hak masing-masing penerima.

Baca Juga :  IHSG Ambruk Parah! Anjlok 3,54 Persen ke 6.094, Lebih dari 600 Saham Berguguran

Kabar baiknya, pembayaran tersebut tidak dikenakan potongan iuran maupun pajak penghasilan (PPh). Pajak ditanggung pemerintah sehingga penerima memperoleh hak secara penuh.

Taspen juga menjelaskan, bagi penerima yang memiliki lebih dari satu manfaat pensiun, gaji ke-13 pada prinsipnya diberikan satu kali dengan nominal terbesar. Namun, terdapat pengecualian bagi penerima pensiun pribadi yang juga menerima pensiun janda atau duda.

Sementara bagi ASN atau pejabat negara yang memasuki masa pensiun mulai 1 Juni 2026, pembayaran gaji ke-13 akan dilakukan oleh instansi tempat bekerja terakhir.

Di sisi lain, Taspen mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan perusahaan. Taspen menegaskan seluruh layanan diberikan gratis dan tidak pernah meminta biaya apa pun kepada peserta.

Peserta diminta hanya mengakses informasi melalui kanal resmi Taspen atau call center resmi 1500919. Taspen juga mengimbau penerima manfaat melakukan otentikasi melalui aplikasi Andal by Taspen agar proses pembayaran berjalan lancar.

Baca Juga :  Kenaikan Suku Bunga AS Tekan Harga Emas Dunia, Turun 1,4 Persen

Selain soal gaji ke-13, Taspen turut memberikan penjelasan terkait isu rapel kenaikan gaji pensiunan yang ramai diperbincangkan di media sosial.

Taspen menegaskan hingga saat ini belum ada regulasi resmi dari pemerintah mengenai kenaikan gaji pensiun maupun pembayaran rapelan baru pada tahun 2026.

“Terkait hal tersebut kami belum menerima regulasi resmi dari pemerintah atas kenaikan gaji pensiun,” tulis Taspen melalui akun media sosial resminya.

Dengan demikian, besaran gaji pensiun yang diterima pensiunan saat ini masih mengacu pada aturan yang berlaku sebelumnya. Taspen mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya untuk menghindari hoaks maupun potensi penipuan digital. (asy*)

Berita Terkait

Harga Cabai Merah dan Rawit di Pasar Tanjung Bajure Tembus Rp90 Ribu per Kilogram
Jalur Tapan–Sungai Penuh Kembali Normal Setelah Dua Hari Lumpuh Akibat Longsor
Rancangan Mega Proyek Flyover Sungai Penuh–Tapan Dibahas Bersama TNKS
Kebutuhan Dasar Masyarakat Beras Harga Naik,Tembus 12 Persen
Bank Jambi Belum Bisa Layani Nasabahnya Transfer Antarbank via Mobile Banking Nasabah Kecewa
Kursi Menkeu Diserahkan Tanggung Jawab kepada Suahasil Nazara
Presiden Prabowo Copot Purbaya Yudhi Sadewa, Suahasil Nazara Resmi Jadi Menteri Keuangan
Bank Sentral Belanda Pindahkan Cadangan Emas 86 Ton Dari Amerika Serikat
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:51 WIB

Harga Cabai Merah dan Rawit di Pasar Tanjung Bajure Tembus Rp90 Ribu per Kilogram

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Jalur Tapan–Sungai Penuh Kembali Normal Setelah Dua Hari Lumpuh Akibat Longsor

Rabu, 30 September 2026 - 14:32 WIB

Rancangan Mega Proyek Flyover Sungai Penuh–Tapan Dibahas Bersama TNKS

Senin, 21 September 2026 - 12:52 WIB

Kebutuhan Dasar Masyarakat Beras Harga Naik,Tembus 12 Persen

Jumat, 18 September 2026 - 17:03 WIB

Bank Jambi Belum Bisa Layani Nasabahnya Transfer Antarbank via Mobile Banking Nasabah Kecewa

Berita Terbaru