Pendapatan Negara RAPBN 2027 Naik Rp9,1 Triliun, Penerimaan Pajak Bertambah Rp2 Triliun

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 7 September 2026 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Banggar DPR RI Said Abdulah

Ketua Banggar DPR RI Said Abdulah

Jakarta,Jentik.id- Badan Anggaran (Banggar) DPR RI bersama pemerintah menyepakati penyesuaian postur pendapatan dan belanja negara dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027. Pendapatan negara dan hibah disepakati meningkat Rp9,1 triliun dibandingkan rencana dalam Nota Keuangan.

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah mengatakan, berdasarkan hasil pembahasan bersama pemerintah, target pendapatan negara dan hibah dalam RAPBN 2027 disepakati sebesar Rp3.435,1 triliun, naik dari sebelumnya Rp3.426 triliun.

“Kalau dibandingkan dengan rencana dalam Nota Keuangan, selisihnya sebesar Rp9,1 triliun,” kata Said Abdullah dalam rapat Banggar bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Bappenas, dan Bank Indonesia (BI), Senin (7/9/2026).

Kenaikan pendapatan tersebut terutama berasal dari penerimaan perpajakan dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP).

Baca Juga :  Kepercayaan Pasar Jadi Kunci Hadapi Tekanan Rupiah 

Penerimaan perpajakan meningkat dari Rp2.908 triliun menjadi Rp2.912 triliun, atau bertambah Rp4 triliun.

Secara rinci, penerimaan pajak naik Rp2 triliun, dari Rp2.591,4 triliun menjadi Rp2.593,4 triliun. Sementara penerimaan kepabeanan dan cukai juga meningkat Rp2 triliun menjadi Rp318,6 triliun.

Selain itu, PNBP naik Rp5,1 triliun, dari Rp517,4 triliun menjadi Rp522,5 triliun. Adapun penerimaan hibah tidak mengalami perubahan dan tetap ditargetkan sebesar Rp0,7 triliun.

Belanja Negara Ikut Naik
Penyesuaian juga terjadi pada postur belanja negara. Dalam Nota Keuangan, belanja negara sebelumnya ditargetkan sebesar Rp4.097,2 triliun.

Setelah pembahasan bersama Banggar dan pemerintah, angka tersebut meningkat menjadi Rp4.106,3 triliun, atau naik sekitar Rp9,1 triliun.

Baca Juga :  Inflasi AS Belum Jinak, Pejabat The Fed Dorong Kenaikan Suku Bunga

Kenaikan tersebut seluruhnya berasal dari belanja pemerintah pusat yang meningkat dari Rp3.362,2 triliun menjadi Rp3.371,3 triliun.

Belanja kementerian/lembaga (K/L) menjadi salah satu komponen yang mengalami penyesuaian, dari Rp1.504,7 triliun menjadi Rp1.513,8 triliun.
Sementara itu, belanja non-K/L dan transfer ke daerah tidak mengalami perubahan, masing-masing tetap sebesar Rp1.857,5 triliun dan Rp735 triliun.

Meski terjadi penyesuaian pada sisi pendapatan dan belanja negara, Banggar DPR RI bersama pemerintah tetap mempertahankan target defisit RAPBN 2027 sebesar 2,40 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Kesepakatan tersebut selanjutnya menjadi bagian dari proses penyusunan RAPBN 2027 sebelum memasuki tahapan pembahasan dan pengesahan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.(asy*)

Berita Terkait

Bank Sentral Belanda Pindahkan Cadangan Emas 86 Ton Dari Amerika Serikat
Penerbangan Di Bandara Soetta Ditutup Sementara Imbas Abu Erupsi Anak Krakatau
Auto Care Kenalkan Teknologi Touchless Shampoo, Kinclong Tanpa Risiko Baret
Wakapolres Kerinci Pantau SPBU, Pastikan Penyaluran BBM Bersubsidi Tepat Sasaran
DPRD Sungai Penuh Sidak SPBU Playang Raya, Soroti Dugaan Pungutan Liar Nomor Antrian Isi BBM
Wali Kota Alfin Resmikan Gen Auto Care Anak Perusahaann, PT Tren Gen Hurizon
Inflasi AS Belum Jinak, Pejabat The Fed Dorong Kenaikan Suku Bunga
Purbaya Sebut PFII Belum Mendesak Dibangun di IKN karena Kawasan Masih Sepi
Berita ini 6 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:01 WIB

Bank Sentral Belanda Pindahkan Cadangan Emas 86 Ton Dari Amerika Serikat

Senin, 7 September 2026 - 20:30 WIB

Pendapatan Negara RAPBN 2027 Naik Rp9,1 Triliun, Penerimaan Pajak Bertambah Rp2 Triliun

Minggu, 6 September 2026 - 10:14 WIB

Penerbangan Di Bandara Soetta Ditutup Sementara Imbas Abu Erupsi Anak Krakatau

Rabu, 2 September 2026 - 15:38 WIB

Auto Care Kenalkan Teknologi Touchless Shampoo, Kinclong Tanpa Risiko Baret

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:22 WIB

Wakapolres Kerinci Pantau SPBU, Pastikan Penyaluran BBM Bersubsidi Tepat Sasaran

Berita Terbaru

Wakil Kepala Staf TNI AU Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi. Lahirlah atlet tembak nasional

Sport

TNI AU Gelar Kompotisi Tembak Di Ikuti 800 Peserta 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:36 WIB