Terbukti Ilmiah! Tempe Bantu Jaga Fungsi Otak hingga Cegah Alzheimer

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 11 April 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tempe makanan sehat untuk otak

tempe makanan sehat untuk otak

JAKARTA, jentik.id – Tempe yang selama ini dikenal sebagai makanan sederhana kini menarik perhatian sebagai superfood karena kandungan gizinya yang tinggi. Sejumlah riset menunjukkan tempe mampu menjaga kesehatan otak, terutama pada lansia.

Penelitian menunjukkan konsumsi tempe berkaitan dengan fungsi kognitif yang lebih baik, khususnya memori. Lansia yang rutin mengonsumsi tempe memiliki performa memori lebih baik dibandingkan yang jarang mengonsumsinya.

Studi lain juga mencatat peningkatan skor kognitif setelah konsumsi tempe dalam periode tertentu. Temuan ini menunjukkan tempe membantu meningkatkan fungsi otak, meski efeknya masih bersifat jangka pendek.

Baca Juga :  Jangan Dimakan! Ini 5 Bahaya Ikan Sapu-sapu bagi Kesehatan

Kandungan Gizi Dukung Kesehatan Otak

Tempe mengandung protein tinggi, vitamin, dan senyawa bioaktif hasil fermentasi. Dalam 100 gram tempe, terdapat sekitar 18–20 gram protein serta nutrisi penting seperti folat dan vitamin B12.

Proses fermentasi meningkatkan kualitas nutrisi dan memudahkan tubuh menyerapnya. Tempe juga mengandung isoflavon, antioksidan yang melindungi sel saraf dan mendukung fungsi memori.

Selain itu, mikroorganisme dalam tempe menjaga kesehatan usus yang berperan dalam hubungan usus dan otak (gut-brain axis).

Potensi Terkait Pencegahan Alzheimer

Peneliti juga menyoroti potensi tempe dalam menekan risiko Alzheimer. Sejumlah studi menunjukkan tempe dapat memengaruhi gen yang berperan dalam pembentukan plak di otak.

Baca Juga :  Warga Diingatkan Bijak Gunakan Antibiotik Dan Antimikroba Untuk Cegah Krisis Kesehatan

Tempe membantu menjaga kadar neurotransmiter penting untuk memori serta memberikan efek antioksidan dan antiinflamasi.

Namun, para ahli menilai hasil ini masih membutuhkan penelitian lanjutan pada manusia. Karena itu, masyarakat perlu mengonsumsi tempe sebagai bagian dari pola makan sehat, bukan sebagai solusi tunggal.

Secara keseluruhan, tempe memiliki potensi besar sebagai makanan bergizi yang mendukung kesehatan otak dan tetap terjangkau bagi masyarakat. (nr*)

Berita Terkait

Ratusan Anak Ikuti Sunat Massal Gratis yang Digelar Minang Kerinci di RSUD Bhakri Kota Sungai Penuh
Spanyol Dilanda Gelombang Panas Ekstrem, Lebih dari 1.000 Orang Meninggal Dunia
Warning! Hewan Peliharaan Berpotensi Menularkan Penyakit kepada Pemilik, Ini Penjelasan Ahli
Anak Kejang? Hindari Memasukkan Sendok ke Mulut, Begini Pertolongan Pertama yang Tepat
Ujung Tombak Pelayanan Dasar Kesehatan Dinilai Masih Jauh dari Harapan, Peran Kadinkes Disorot
Wali Kota Alfin  Soroti Puskesmas Tanah Kampung Paling kumuh Kadiskes Jangan Duduk Belakang Meja Saja
Menkes Sebut Program Vaksin dan Imunisasi Butuh Anggaran Rp44,49 Triliun hingga 2029
Pembangunan RSUD Kerinci Tipe C Senilai Rp137,9 Miliar Penyerahan Lahan Resmi Mulai
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:25 WIB

Ratusan Anak Ikuti Sunat Massal Gratis yang Digelar Minang Kerinci di RSUD Bhakri Kota Sungai Penuh

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:18 WIB

Spanyol Dilanda Gelombang Panas Ekstrem, Lebih dari 1.000 Orang Meninggal Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:03 WIB

Warning! Hewan Peliharaan Berpotensi Menularkan Penyakit kepada Pemilik, Ini Penjelasan Ahli

Sabtu, 27 Juni 2026 - 20:29 WIB

Anak Kejang? Hindari Memasukkan Sendok ke Mulut, Begini Pertolongan Pertama yang Tepat

Rabu, 24 Juni 2026 - 01:05 WIB

Ujung Tombak Pelayanan Dasar Kesehatan Dinilai Masih Jauh dari Harapan, Peran Kadinkes Disorot

Berita Terbaru