Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Jepang, Puluhan Orang Terluka dan WNI Diminta Waspada

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto udara menunjukkan Jalan Tol Kyushu yang rusak setelah gempa bumi di Kota Kashima, Prefektur Kumamoto, Jepang, Selasa (28/7/2026). Foto: Kyodo/via REUTERS

Foto udara menunjukkan Jalan Tol Kyushu yang rusak setelah gempa bumi di Kota Kashima, Prefektur Kumamoto, Jepang, Selasa (28/7/2026). Foto: Kyodo/via REUTERS

JEPANG, jentik.id – Gempa berkekuatan magnitudo 7,1 mengguncang Kumamoto, Jepang, pada Selasa (28/7/2026) pukul 16.27 waktu setempat. Japan Meteorological Agency (JMA) mencatat pusat gempa berada di kedalaman sekitar 10 kilometer.

Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, mengatakan gempa melukai sejumlah warga dan merusak berbagai bangunan. Pemerintah masih menghitung jumlah korban serta tingkat kerusakan.

“Kami masih menilai jumlah korban dan kerusakan. Laporan awal menunjukkan beberapa warga mengalami luka,” kata Takaichi.

Gempa juga memicu pemadaman listrik, kebakaran, serta kerusakan jalan dan jembatan. Akibatnya, sekitar 45 ribu keluarga kehilangan aliran listrik.

Tim Penyelamat Lakukan Evakuasi

Tim penyelamat segera melakukan pencarian dan evakuasi di sejumlah lokasi. Salah satunya di pusat perbelanjaan Aeon Mall, Kota Kashima, yang mengalami kerusakan.

Baca Juga :  Putin Akui Rusia Mulai Kekurangan BBM, Serangan Drone Ukraina Jadi Penyebab

Gempa juga merusak infrastruktur, memutus aliran listrik ke ribuan rumah, dan menjebak beberapa warga.

Reuters melaporkan sedikitnya 50 orang mengalami luka-luka akibat gempa. Badan penanggulangan bencana Jepang juga mengarahkan sekitar 300 ribu warga menuju lokasi evakuasi.

Pemerintah Jepang mengerahkan sekitar 3.600 personel militer untuk membantu evakuasi, pencarian korban, dan pemulihan wilayah. Petugas juga terus mengantisipasi gempa susulan.

WNI Diimbau Tetap Waspada

Perwakilan Republik Indonesia di Jepang mengimbau seluruh warga negara Indonesia (WNI), terutama yang berada di Kyushu dan wilayah sekitar, agar tetap tenang dan waspada.

Perwakilan RI meminta WNI mengutamakan keselamatan diri dan keluarga. WNI juga diminta mengikuti informasi resmi dari Japan Meteorological Agency (JMA) dan pemerintah Jepang.

Baca Juga :  Avtur Langka, Vietnam Airlines Terpaksa Batalkan Puluhan Penerbangan

Perwakilan RI mengimbau WNI mematuhi arahan otoritas setempat selama proses evakuasi. Mereka juga perlu mewaspadai gempa susulan, menjaga telepon seluler tetap aktif, dan menghemat penggunaan baterai untuk keadaan darurat.

Selain itu, Perwakilan RI meminta WNI segera memberi kabar kepada keluarga di Indonesia. WNI juga diharapkan saling membantu dan berkoordinasi dengan warga sekitar apabila membutuhkan bantuan.

KBRI Tokyo dan KJRI Osaka terus memantau perkembangan situasi. Kedua perwakilan RI itu juga berkoordinasi dengan pemerintah Jepang dan jaringan WNI di wilayah terdampak.

Perwakilan RI mengimbau WNI yang membutuhkan bantuan darurat, atau mengetahui WNI lain yang memerlukan pertolongan, agar segera menghubungi layanan kedaruratan KBRI Tokyo maupun KJRI Osaka. (nr*)

Berita Terkait

Kabut Asap Makin Meluas, NASA Ungkap Citra Karhutla Indonesia-Malaysia
Banjir Bandang Nepal dan Tibet Tewaskan 1.130 Orang, Hampir 4.500 Masih Hilang
Banjir Bandang Nepal-China Tewaskan Ratusan Orang, Lebih dari 1.400 Hilang
Keributan Final Piala Dunia Berujung Sanksi! Argentina Dijatuhi Skorsing 21 Laga
Waspada! Apple Deteksi Ancaman Spyware, Pengguna di 110 Negara Dapat Peringatan
Lama Menghilang, Mojtaba Khamenei Segera Muncul di Publik Iran
Iran Tetapkan Syarat untuk Buka Selat Hormuz, Minta Ganti Rugi Perang dari AS
Indonesia Serukan Aksi Nyata! Ajukan 5 Langkah Lindungi Al Aqsa dan Dukung Palestina
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:45 WIB

Kabut Asap Makin Meluas, NASA Ungkap Citra Karhutla Indonesia-Malaysia

Rabu, 2 September 2026 - 15:01 WIB

Banjir Bandang Nepal dan Tibet Tewaskan 1.130 Orang, Hampir 4.500 Masih Hilang

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:33 WIB

Banjir Bandang Nepal-China Tewaskan Ratusan Orang, Lebih dari 1.400 Hilang

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:31 WIB

Keributan Final Piala Dunia Berujung Sanksi! Argentina Dijatuhi Skorsing 21 Laga

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Waspada! Apple Deteksi Ancaman Spyware, Pengguna di 110 Negara Dapat Peringatan

Berita Terbaru

Kursi Menkeu Purbaya di serahkan pada Suahsil.

Ekonomi

Kursi Menkeu Diserahkan Tanggung Jawab kepada Suahasil Nazara

Selasa, 15 Sep 2026 - 12:28 WIB

Nurul dan Fares terima kado besti dari Discukcapil Kota Sungai Penuh. (Dok. Ft: Meri)

Pemerintahan

Discukcapil Beri Kado Besti untuk Nurul dan Fares di Hari Bahagia

Selasa, 15 Sep 2026 - 11:01 WIB

Wako Alfin,SH hadiri Pisah sambut Pedang Pora Polres Kerinci dari AKBP Ramadhanil,SH,S.I.K.MH kepada  AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro, SH, S.I.K., M.I.K.salam komando.

Sungai Penuh

Wako Alfin Hadiri Pisah Sambut Tradisi Pedang Pora Kapolres Kerinci

Senin, 14 Sep 2026 - 18:22 WIB