MANGGARAI, jentik.id – Gempa berkekuatan 7,7 magnitudo merusak Bandara Frans Sales Lega di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8) pagi.
Gempa terjadi sekitar pukul 04.58 WIB. Guncangan merusak sejumlah bagian terminal bandara.
Panel atap dan beberapa genting terlepas. Material tersebut kemudian jatuh di sekitar bangunan. Sejumlah dinding terminal juga mengalami retakan.
Meski demikian, landasan pacu belum mengalami kerusakan yang mengganggu operasional. Petugas tetap menghentikan sementara seluruh penerbangan untuk memastikan keamanan fasilitas.
Saat gempa terjadi, petugas yang berjaga langsung mencari tempat aman. Mereka kemudian melakukan evakuasi secara mandiri.
Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara Frans Sales Lega, Punto Widaksono, mengatakan tim teknis masih memeriksa kondisi bandara.
Petugas mengecek struktur bangunan, jaringan listrik, hingga peralatan navigasi. Pemeriksaan tersebut bertujuan memastikan seluruh fasilitas aman sebelum penerbangan kembali berjalan.
“Kami belum bisa memastikan kapan operasi kembali normal sebelum hasil pemeriksaan lengkap keluar,” ujar Punto.
Gempa tersebut berpusat di laut, sekitar 30 kilometer timur laut Nagekeo. Gempa berada pada kedalaman 15 kilometer dan sempat memicu peringatan dini tsunami.
BMKG kemudian mencabut peringatan tsunami tersebut.
Selain bandara, guncangan juga terasa kuat hingga Ruteng. Sejumlah bangunan lain turut mengalami kerusakan. Beberapa di antaranya berada di kawasan Unika Santu Paulus, gedung pemerintahan, dan gereja.
Pihak berwenang meminta masyarakat dan calon penumpang mengikuti informasi resmi. Jadwal penerbangan dapat berubah selama proses pemeriksaan berlangsung. (nr*)









