Bukan Cuma Rudal Balistik! Intip Deretan Senjata Canggih Milik Houthi Yaman

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasukan Syiah Houthi Foto: AP Photo / Hani Mohammed

Pasukan Syiah Houthi Foto: AP Photo / Hani Mohammed

Yaman, jentik.id-Kelompok Houthi di Yaman memiliki beragam persenjataan, mulai dari senapan hingga rudal balistik dan drone. Laporan Panel Ahli Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang Yaman, dokumen S/2025/650, mencatat sejumlah sistem senjata dan komponen militer yang berkaitan dengan kelompok tersebut.

Houthi mengklaim beberapa rudalnya mampu menjangkau sasaran hingga ribuan kilometer. Namun, pengamat perlu membedakan klaim kelompok itu dari kemampuan yang telah diverifikasi secara independen.

Jenis Senjata yang Berkaitan dengan Houthi

1. Rudal balistik Palestine 2

Houthi menyebut rudal Palestine 2 mampu menjangkau hingga 2.150 kilometer. Kelompok itu juga mengklaim rudal tersebut menggunakan bahan bakar padat dua tahap dan mampu bermanuver untuk menghadapi sistem pertahanan udara.

Meski begitu, data jangkauan dan kemampuan teknis tersebut masih memerlukan verifikasi independen.

2. Rudal jelajah antikapal Ghadir

Pada Juni 2025, otoritas terkait menyita sejumlah rudal jelajah antikapal yang memiliki karakteristik serupa dengan senjata buatan Iran. Temuan ini memperkuat penyelidikan mengenai pengiriman persenjataan yang diduga menyasar Houthi.

Namun, penyitaan tersebut tidak membuktikan bahwa kelompok itu telah menggunakan seluruh rudal dalam pertempuran.

3. Drone Shahed

Laporan penyitaan pada Juni 2025 juga menyebut drone Shahed beserta komponen sistem nirawak. Akan tetapi, dokumen tersebut tidak merinci jumlah drone yang disita atau unit yang siap digunakan Houthi.

Baca Juga :  Setelah Negosiasi Panjang, TNI Berhasil Bebaskan Empat ABK WNI yang Diculik di Gabon

Karena itu, penyebutan Shahed dalam laporan belum cukup untuk memastikan jumlah persediaan drone kelompok tersebut.

4. Rudal antipesawat Misagh

Laporan PBB turut mencatat rudal portabel seri Misagh. Sistem ini termasuk kategori man-portable air-defence system (MANPADS), yakni rudal pertahanan udara yang dapat dibawa dan dioperasikan personel.

Dokumen tersebut juga mengaitkan karakteristik senjata yang disita dengan persenjataan buatan Iran.

5. Senapan antimatériel AM-50 Sayyad

AM-50 Sayyad merupakan senapan antimatériel yang dirancang untuk menyerang sasaran material tertentu. Laporan penyitaan pada Juni 2025 turut mencantumkan senjata ini dalam daftar temuan.

Meski demikian, temuan tersebut belum memastikan bahwa Houthi telah mengoperasikan senapan itu dalam pertempuran.

6. Rudal antipesawat buatan lokal

Houthi mengklaim rudal antipesawat buatan lokal mereka berhasil menembak jatuh drone MQ-9 milik Amerika Serikat pada 31 Maret 2025. Klaim tersebut menunjukkan upaya kelompok itu mengembangkan kemampuan pertahanan udara.

Namun, rincian teknis dan kemampuan sistem tersebut tetap membutuhkan verifikasi lebih lanjut.

7. Rudal jelajah dan antikapal lainnya

Selain sistem di atas, laporan PBB membahas komponen rudal, drone, dan perlengkapan militer lain yang berkaitan dengan Houthi. Kelompok itu juga pernah memamerkan persenjataan yang mereka klaim memiliki jangkauan sekitar 800 hingga 2.000 kilometer.

Baca Juga :  Serangan Iran ke Israel, Ledakan Keras Guncang Yerusalem

Angka tersebut bergantung pada jenis senjata dan sumber klaim. Jadi, pembaca tidak bisa menerapkan jangkauan itu pada seluruh persenjataan Houthi.

Penyitaan Senjata pada 2024–2025

Laporan PBB mencatat sejumlah operasi yang mengungkap pengiriman komponen dan perlengkapan militer yang diduga ditujukan kepada Houthi.

  • Agustus 2024: Petugas menyita kiriman komponen rudal dan tabung hidrogen.
  • Oktober 2024: Pasukan Yaman mencegat dua pengiriman berisi komponen rudal, senjata, radar, dan peralatan komunikasi.
  • Januari 2025: Petugas menemukan bahan peledak, detonator, dan kabel peledak dalam penyitaan di kawasan Bab al-Mandab.
  • Mei 2025: Pemeriksaan kapal di Djibouti mengungkap material militer tersembunyi dalam dua dari empat kontainer asal China.
  • Juni 2025: Pasukan Yaman menyita lebih dari 750 ton amunisi dan perlengkapan militer yang menurut laporan ditujukan kepada Houthi. Muatan itu mencakup rudal jelajah, rudal antikapal, rudal antipesawat, drone, dan komponen persenjataan.

Rangkaian operasi tersebut memperlihatkan beragam perlengkapan militer yang muncul dalam laporan terkait Houthi. Namun, jumlah barang sitaan tidak otomatis menunjukkan total persenjataan yang mereka kuasai atau gunakan di medan perang. (nr*)

Berita Terkait

Serangan Udara di Tambang Emas Sudan Tewaskan Lebih dari 200 Orang, Pemerintah Buka Penyelidikan
MUI Desak Konser Dibatalkan, Andrea Bocelli Akhirnya Angkat Bicara
Dua Penembakan Guncang Afrika Selatan, 27 Orang Tewas
AI Keliru Beri Intelijen, AS Nyaris Intersepsi Kapal China
Kabut Asap Makin Meluas, NASA Ungkap Citra Karhutla Indonesia-Malaysia
Banjir Bandang Nepal dan Tibet Tewaskan 1.130 Orang, Hampir 4.500 Masih Hilang
Banjir Bandang Nepal-China Tewaskan Ratusan Orang, Lebih dari 1.400 Hilang
Keributan Final Piala Dunia Berujung Sanksi! Argentina Dijatuhi Skorsing 21 Laga
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:59 WIB

Serangan Udara di Tambang Emas Sudan Tewaskan Lebih dari 200 Orang, Pemerintah Buka Penyelidikan

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:57 WIB

MUI Desak Konser Dibatalkan, Andrea Bocelli Akhirnya Angkat Bicara

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Bukan Cuma Rudal Balistik! Intip Deretan Senjata Canggih Milik Houthi Yaman

Minggu, 27 September 2026 - 21:41 WIB

Dua Penembakan Guncang Afrika Selatan, 27 Orang Tewas

Senin, 21 September 2026 - 15:21 WIB

AI Keliru Beri Intelijen, AS Nyaris Intersepsi Kapal China

Berita Terbaru