Penculikan Massal Mehantui Di Nigeria, Anak-anak dan Perempuan Jadi Sasaran Kelompok Bersenjata

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 2 November 2026 - 05:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi penculikan massal anak anak dilakukan kelompok bersenjata marak di Negeria

Aksi penculikan massal anak anak dilakukan kelompok bersenjata marak di Negeria

Jakarta, jentik.id- Aksi penculikan massal kembali menghantui Nigeria. Kali ini, belasan anak dilaporkan diculik oleh kelompok bersenjata di wilayah tengah negara tersebut.

Peristiwa terbaru ini terjadi di Negara Bagian Niger dan menambah panjang daftar kasus penculikan yang menyasar anak-anak hingga perempuan.

Dilansir dari AFP, Senin (2/11/2026), penculikan tersebut terjadi pada Sabtu (31/10/2026) di sekitar Kota Maigujeri, Distrik Rafi. Para pelaku yang menggunakan sepeda motor membawa kabur sejumlah anak ketika mereka sedang dalam perjalanan pulang dari ladang setelah membantu guru sekolah Al-Qur’an memanen jagung.

Jumlah korban masih simpang siur. Laporan keamanan yang diperoleh AFP menyebutkan sebanyak 18 anak menjadi korban penculikan. Sementara itu, seorang warga setempat, Mohammed Abdullahi, memperkirakan jumlah korban mendekati 12 orang.

Baca Juga :  Peringatan Pentingnya Kedekatan Orang Tua dengan Anak Jadi Pondasi Perubah Sosial

“Mereka diculik saat dalam perjalanan pulang dari ladang milik guru mereka,” ujar Abdullahi.

Ia juga mengungkapkan, salah seorang anak sempat terkena tembakan dalam insiden tersebut dan kini tengah menjalani perawatan medis di sebuah rumah sakit di Minna, ibu kota Negara Bagian Niger.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi AFP terkait peristiwa tersebut.

Penculikan ini menjadi bagian dari rangkaian aksi kekerasan yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata berat atau yang dikenal masyarakat setempat dengan sebutan bandit.

Dalam beberapa bulan terakhir, kelompok tersebut semakin intensif melakukan penyerangan, penculikan, hingga pencurian ternak di wilayah Negara Bagian Niger.

Sejumlah kelompok kriminal tersebut juga dilaporkan memiliki keterkaitan dengan kelompok jihadis yang beroperasi di kawasan barat laut dan tengah Nigeria.

Baca Juga :  Satu dari Dua Begal Tewas dalam Kecelakaan Usai Rampas Motor Korban

Aksi penculikan massal sebelumnya juga terjadi pada September lalu. Sedikitnya 47 petani, yang sebagian besar merupakan perempuan, diculik ketika sedang memanen kacang tanah.

Sementara pada Agustus, sekitar 50 anak dilaporkan diculik dari sebuah ladang.

Mereka kemudian dibebaskan setelah uang tebusan dibayarkan kepada para pelaku.
Kasus yang lebih besar terjadi pada November tahun lalu.

Lebih dari 250 anak dari sebuah sekolah asrama Katolik di Papiri, Negara Bagian Niger, menjadi korban penculikan. Para korban akhirnya dibebaskan sekitar satu bulan kemudian setelah uang tebusan dalam jumlah besar diserahkan.

Rentetan peristiwa tersebut memperlihatkan masih seriusnya ancaman kelompok bersenjata terhadap keselamatan warga sipil di Nigeria, khususnya anak-anak dan perempuan.(asy*)

Berita Terkait

Tim Opsnal Reskrim Polres Kerinci dan Polsek Danau Kerinci Bekuk Pelaku Curanmor
Aksi Residivis Curanmor Terhenti, Tim Macan Kerinci Amankan Motor dan Kunci T
Tim Reskrim Macan Kincai Polres Kerinci Bekuk Residivis Curanmor, Motor dan Kunci T Disita
Delapan Terduga Pasca Penyerang Mapolres Merangin Ditangkap, Lima Senjata Api Rakitan Disita
Polri, BNN, dan Bea Cukai Bongkar Laboratorium Sabu di Aceh, 1,2 Ton Barang Bukti Diamankan
Komisi III DPR RI Dukung Kapolri Sayudi Pelarangan Peredaran Vape, Dinilai Jadi Celah Peredaran Narkoba
Kawasan TNKS Porak-Poranda akibat PETI, Aktivitas Tambang Emas Ilegal Di Sungai Penetai.
Satreskrim Polres Kerinci Amankan Sendikat Pelaku Pencurian Mobil Dan Barang Bukti 
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 05:13 WIB

Penculikan Massal Mehantui Di Nigeria, Anak-anak dan Perempuan Jadi Sasaran Kelompok Bersenjata

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:07 WIB

Tim Opsnal Reskrim Polres Kerinci dan Polsek Danau Kerinci Bekuk Pelaku Curanmor

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:44 WIB

Aksi Residivis Curanmor Terhenti, Tim Macan Kerinci Amankan Motor dan Kunci T

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:27 WIB

Tim Reskrim Macan Kincai Polres Kerinci Bekuk Residivis Curanmor, Motor dan Kunci T Disita

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:36 WIB

Delapan Terduga Pasca Penyerang Mapolres Merangin Ditangkap, Lima Senjata Api Rakitan Disita

Berita Terbaru

Wawako Azahar Hamzah, Ceo Toko Ensd Garuda, serangkaian kegiatan Funrun meraton 5 K dan 10 K serangkaian peringatan HUT  Ke-18 Kota Sungai Penuh yang digelar dilapangan Merdeka Sungai Penuh  Minggu 1 Noprmber 2026 diikuti 500 peserta dari masyarakat dan berbagai komonitas.

Sport

Berita poto kegiatan Funrun

Minggu, 1 Nov 2026 - 13:26 WIB

Salah satu dapur MBG

Padang Panjang

7 Dapur MBG di Padang Panjang Ditutup

Minggu, 1 Nov 2026 - 11:56 WIB