SUNGAI PENUH, jentik.id – Memasuki Ramadan, volume sampah di Kota Sungai Penuh meningkat. Biasanya 40–50 ton per hari, kini mencapai 50–60 ton.
Kenaikan ini terjadi karena aktivitas warga bertambah, terutama saat berburu takjil menjelang berbuka. Pelaku UMKM juga menambah sampah dari kemasan sekali pakai dan sisa makanan.
Kepala Bidang Persampahan dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup Kota Sungai Penuh, Azan Putra, mengatakan, “Setiap Ramadan, pasar takjil dan pusat jajanan ramai, sehingga volume sampah naik.”
Dinas Lingkungan Hidup mengerahkan 12 armada pengangkut sampah setiap hari. Satu unit tambahan disiagakan di titik rawan agar tidak terjadi penumpukan.
Azan mengimbau warga membuang sampah pada tempatnya, memilah sampah organik dan anorganik, serta mengikuti jadwal pembuangan.
Ia menegaskan, menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama agar Sungai Penuh tetap bersih dan nyaman selama Ramadan. (nr*)









