JAMBI, jentik.id – Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani melakukan inspeksi mendadak harga bahan pokok di Pasar Angso Duo, Rabu (11/3/2026). Ia turun langsung untuk memantau kondisi harga menjelang Hari Raya Idulfitri.
Dalam sidak itu, Abdullah Sani menemukan sebagian besar komoditas mengalami penurunan harga. Komoditas tersebut meliputi cabai merah, bawang merah, bawang putih, ayam ras, dan telur.
“Kami ingin memastikan kondisi harga bahan pokok di pasar. Hasilnya cukup baik karena banyak komoditas turun,” ujarnya.
Namun, ia juga menemukan kenaikan harga pada beberapa komoditas, terutama cabai rawit merah atau cabai geprek. Saat ini pedagang menjual cabai rawit dengan harga Rp60 ribu hingga Rp70 ribu per kilogram. Di beberapa lapak, harga bahkan lebih tinggi.
Padahal, harga normal cabai rawit biasanya berada pada kisaran Rp37 ribu hingga Rp57 ribu per kilogram. Selain itu, pedagang juga menaikkan harga daging sapi. Saat ini daging dijual Rp120 ribu hingga Rp160 ribu per kilogram, tergantung kualitasnya.
Harga gula pasir turut naik tipis. Pedagang kini menjual gula sekitar Rp18 ribu per kilogram, dari sebelumnya Rp17.500.
Menjelang H-10 Lebaran, Pemerintah Provinsi Jambi menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga stabilitas harga. Salah satu upaya yang disiapkan ialah memanfaatkan ketersediaan daging beku dengan harga lebih terjangkau.
Pemerintah daerah juga terus memantau pergerakan harga bersama dinas terkait. Dinas Perdagangan, Bulog, dan pihak lain akan memperkuat koordinasi guna menjaga stabilitas harga di pasar.
“OPD terkait akan terus berkoordinasi agar harga bahan pokok tetap terkendali menjelang Lebaran,” tegas Abdullah Sani. (nr*)









