Ekspor Pinang Jambi ke Timur Tengah Terhambat, Konflik Iran Jadi Pemicu

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

EKSPOR PINANG JAMBI - Kepala Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan Jambi, Sudiwan Situmorang (kanan). Dia mengatakan ekspor pinang Jambi ke beberapa negara timur tengah, seperti Iran, Saudi Arabia, Pakistan, dan Uni Emirat Arab kena dampak konflik Iran vs Amerika-Israel, Jumat (6/3).

EKSPOR PINANG JAMBI - Kepala Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan Jambi, Sudiwan Situmorang (kanan). Dia mengatakan ekspor pinang Jambi ke beberapa negara timur tengah, seperti Iran, Saudi Arabia, Pakistan, dan Uni Emirat Arab kena dampak konflik Iran vs Amerika-Israel, Jumat (6/3).

JAMBI, jentik.id – Konflik antara Iran dan Amerika–Israel mulai memengaruhi ekspor pinang dari Jambi ke kawasan Timur Tengah. Pada Maret 2026, eksportir hanya mengajukan dua permohonan ekspor pinang ke wilayah tersebut.

Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Jambi, Sudiwan Situmorang, mengatakan para pengusaha selama ini rutin mengirim pinang dari Jambi ke beberapa negara Timur Tengah seperti Iran, Arab Saudi, Pakistan, dan Uni Emirat Arab.

Menurut Sudiwan, komoditas pinang Jambi sudah lama menembus pasar internasional, terutama dari wilayah Kuala Tungkal dan Betara yang menjadi sentra produksi.

“Ekspor pinang yang terkenal berasal dari Kuala Tungkal. Di Betara juga banyak, dan komoditas ini sudah dikenal sampai ke luar negeri,” ujar Sudiwan saat ditemui di kantornya, Jumat (6/3/2026).

Baca Juga :  Iran Tetapkan Syarat untuk Buka Selat Hormuz, Minta Ganti Rugi Perang dari AS

Selain ke Timur Tengah, para eksportir juga mengirim pinang dari Jambi ke India. Dalam satu bulan, aktivitas ekspor dapat mencapai sekitar 200 kali pengiriman, sedangkan dalam setahun jumlahnya sekitar 900 kali.

Data karantina mencatat tujuan ekspor terbesar menuju Bangladesh sebanyak 416 kali, disusul Iran 192 kali, Thailand 107 kali, India 77 kali, Pakistan 26 kali, Arab Saudi 21 kali, dan Uni Emirat Arab 17 kali. Total volume ekspor mencapai sekitar 52,5 juta kilogram.

Sudiwan menyebut nilai ekspor pinang Jambi pada 2025 mencapai sekitar Rp1,3 triliun dengan penerimaan PNBP Rp210,8 juta. Sementara pada tahun ini, nilai ekonominya mencapai sekitar Rp52,7 miliar.

Baca Juga :  Prabowo Minta Impor Kiloan dan Balpres Ditertibkan, Ada Apa?

Meski demikian, aktivitas ekspor ke Timur Tengah tetap bergantung pada permintaan para eksportir.

“Jika pengusaha mengajukan permohonan ekspor, kami tetap melayani dan berdiskusi dengan mereka,” kata Sudiwan.

Ia berharap konflik di kawasan Timur Tengah segera mereda karena kondisi tersebut mulai mengganggu jalur distribusi perdagangan internasional.

Menurutnya, penutupan selat di wilayah konflik membuat jalur pelayaran menuju Iran terhambat. Akibatnya, aktivitas perdagangan di pelabuhan Bandar Abbas turun hingga sekitar 20 persen. (nr*)

Berita Terkait

TNI Tangkap Tiga Anggota OPM di Maybrat, Komandan Batalyon Ikut Diamankan
Putusan MA soal Suket Ijazah Gibran, Budi Arie Tegaskan Wapres Tak Akan Mundur
Kemenhaj Rilis Jadwal Haji 2027, Ini Tanggal Keberangkatan Kloter Pertama
Teh Kemasan Berbusa Saat Demo Viral, Polisi Telusuri Pihak yang Membagikan
KPK Ungkap Dugaan Kerugian Negara Triliunan Rupiah dalam Kasus Cukai PT Djarum
Dakwaan Silmy Karim Ungkap Uang Klik, Saham Rp 31 Miliar hingga Biaya Kuliah S3
Amran Bongkar Dugaan Pengoplosan 600 Ton Beras SPHP, Kerugian Capai Rp3,3 Miliar
Amran Bertindak Tegas! 8 Pejabat Bapanas-Bulog Dicopot Buntut Dugaan Penyelewengan Beras SPHP
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 11:14 WIB

TNI Tangkap Tiga Anggota OPM di Maybrat, Komandan Batalyon Ikut Diamankan

Minggu, 1 November 2026 - 09:29 WIB

Putusan MA soal Suket Ijazah Gibran, Budi Arie Tegaskan Wapres Tak Akan Mundur

Minggu, 1 November 2026 - 07:54 WIB

Kemenhaj Rilis Jadwal Haji 2027, Ini Tanggal Keberangkatan Kloter Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Teh Kemasan Berbusa Saat Demo Viral, Polisi Telusuri Pihak yang Membagikan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:42 WIB

KPK Ungkap Dugaan Kerugian Negara Triliunan Rupiah dalam Kasus Cukai PT Djarum

Berita Terbaru