Iran Balas Serangan AS! Drone Hantam Kapal Militer, Selat Hormuz Memanas

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 21 April 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat setelah insiden penyerangan kapal dagang Iran di kawasan Teluk Oman.

Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat setelah insiden penyerangan kapal dagang Iran di kawasan Teluk Oman.

Iran, jentik.id-Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat setelah insiden penyerangan kapal dagang Iran di Teluk Oman.

Insiden itu terjadi pada Minggu malam saat kapal kontainer Iran, Tousak, berlayar dari Tiongkok menuju Bandar Abbas. Pasukan militer AS menghentikan kapal tersebut dan memicu reaksi keras dari Teheran.

Pihak Iran menilai aksi itu sebagai pembajakan. Juru bicara Markas Besar Khatam al-Anbia menegaskan bahwa Iran tidak akan tinggal diam dan segera menyiapkan langkah balasan.

Menurut keterangan resmi Iran, serangan itu merusak sistem navigasi kapal. Selain itu, pasukan marinir AS juga naik ke atas kapal selama operasi berlangsung.

Baca Juga :  Iran vs AS Kian Panas, USS Abraham Lincoln Diklaim Diserang

Sementara itu, Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan bahwa mereka menghentikan kapal karena tidak mematuhi peringatan selama beberapa jam. Pihak AS juga mengklaim telah melumpuhkan ruang mesin kapal untuk menghentikan pergerakannya.

Iran Luncurkan Serangan Balasan

Sebagai respons, Iran langsung melancarkan serangan drone ke sejumlah kapal militer AS di sekitar lokasi kejadian.

Pemerintah Iran menegaskan bahwa langkah itu merupakan balasan atas tindakan agresif Amerika Serikat.

“Iran tidak akan membiarkan serangan terhadap kapal dagangnya tanpa respons,” tegas pemerintah Iran.

Selat Hormuz Kembali Memanas

Insiden ini terjadi di Selat Hormuz, jalur strategis yang menghubungkan distribusi minyak dunia.

Ketegangan di wilayah ini terus meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Amerika Serikat bahkan sempat mengancam akan membatasi pergerakan kapal menuju pelabuhan Iran.

Baca Juga :  Ketegangan AS dan Iran Meledak Lagi Saat Negosiasi Damai Masih Berjalan

Namun, Iran menegaskan bahwa mereka tetap menguasai jalur tersebut dan siap mempertahankan kepentingannya.

Dampak Global Mulai Dikhawatirkan

Peristiwa ini semakin memperkeruh situasi geopolitik di Teluk Persia, salah satu kawasan paling sensitif di dunia.

Pengamat menilai eskalasi konflik Iran dan Amerika Serikat berpotensi mengganggu stabilitas energi global karena kawasan ini memegang peran penting dalam distribusi minyak.

Hingga kini, belum ada laporan korban jiwa. Meski begitu, ketegangan kedua negara kemungkinan akan terus meningkat dalam waktu dekat. (nr*)

Berita Terkait

Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Jepang, Puluhan Orang Terluka dan WNI Diminta Waspada
Jelang Pidato Presiden Filipina, Polisi Temukan Bom Rakitan dan Tingkatkan Pengamanan
Kebakaran Hutan Meluas, Spanyol Tetapkan Darurat Nasional, Ribuan Warga Dievakuasi
Penyebab Kematian Pangeran Arab Saudi di Hotel Mewah London Terungkap, Pengadilan Inggris Buka Fakta Baru
Biaya Perang AS-Iran Tembus Rp671,8 Triliun, Menhan Pete Hegseth Minta Tambahan Dana
Dua WNI Disekap di Myanmar, Kemlu Bergerak Cepat Lacak Lokasi dan Siapkan Penyelamatan
Inggris Resmi Bersiap Punya PM Baru, Andy Burnham Ambil Alih Kepemimpinan
Badai Dahsyat Hantam Prancis, 13.000 Rumah Masih Gelap dan Transportasi Lumpuh
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:40 WIB

Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Jepang, Puluhan Orang Terluka dan WNI Diminta Waspada

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:12 WIB

Jelang Pidato Presiden Filipina, Polisi Temukan Bom Rakitan dan Tingkatkan Pengamanan

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:20 WIB

Kebakaran Hutan Meluas, Spanyol Tetapkan Darurat Nasional, Ribuan Warga Dievakuasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:54 WIB

Penyebab Kematian Pangeran Arab Saudi di Hotel Mewah London Terungkap, Pengadilan Inggris Buka Fakta Baru

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:55 WIB

Biaya Perang AS-Iran Tembus Rp671,8 Triliun, Menhan Pete Hegseth Minta Tambahan Dana

Berita Terbaru