Saat Dunia Krisis, Pakistan Selamat Berkat Ledakan Panel Surya

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 8 April 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panel surya di Pakistan meledak. (Zeeshan Nasir/ Al Jazeera)

Panel surya di Pakistan meledak. (Zeeshan Nasir/ Al Jazeera)

Pakistan, jentik.id-Pakistan memperluas penggunaan energi surya di tengah gejolak global. Sekitar 25 persen rumah tangga kini memakai panel surya, sehingga mampu mengurangi dampak krisis energi akibat konflik AS–Israel dan Iran.

Karim Baksh, petani di Dasht, Balochistan, merasakan manfaatnya. Ia dulu memakai pompa diesel, namun kenaikan harga bahan bakar membuat biaya membengkak. Pada 2023, ia memasang panel surya dan kini dapat mengairi ladang tanpa bergantung pada diesel.

Baca Juga :  Eks Presiden Kuba Raul Castro Terancam Hukuman Berat Usai Didakwa AS

“Saya tidak khawatir lagi soal harga bahan bakar,” ujarnya.

Penutupan Selat Hormuz sempat mendorong lonjakan harga energi dunia. Jalur ini menjadi lintasan utama minyak dan gas global.

Pakistan sangat bergantung pada jalur tersebut, sehingga rentan terhadap gangguan pasokan dan risiko pemadaman listrik.

Masyarakat mulai beralih ke energi surya untuk mengatasi krisis. Sejak 2018, penggunaan panel surya membantu menghemat miliaran dolar dari impor energi.

Pangsa energi surya juga naik pesat dalam bauran energi nasional hingga lebih dari 30 persen.

Baca Juga :  Konflik Bersenjata Pecah di Somalia, Presiden Tolak Lengser dan Picu Krisis Politik

Energi surya membantu daerah dengan listrik terbatas, namun biaya pemasangan masih tinggi. Akibatnya, kelompok menengah ke atas lebih banyak memanfaatkannya.

Selain itu, Pakistan masih bergantung pada impor panel surya dari China.

Meski begitu, tren energi surya terus meningkat seiring turunnya harga panel.

Bagi Baksh, energi surya menjadi solusi jangka panjang.

“Selama matahari ada, saya tetap bisa bertani.” (nr*)

Berita Terkait

China Peringatkan AS dan Iran, Keamanan Selat Hormuz Tak Boleh Terganggu
Konflik AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Tembus USD 79 per Barel
Kelab Malam di Bangkok Dilalap Api, 27 Tewas dan 22 Korban Berjuang di Ruang Intensif
Perang AS-Iran Memanas Lagi! Iran Tutup Selat Hormuz dan Gempur Basis Militer AS
Kamboja Gerebek Scam Center, 1.100 WNI Ditahan dan 12 Ribu Lebih Ajukan Pemulangan
Kabar Baik! Pemerintah Singapura Cairkan BLT hingga Rp11,8 Juta per Orang
Kapal Tanker LNG Terbakar di Selat Hormuz, Rudal Picu Ketegangan Baru di Timur Tengah
Atlet Kickboxing Asal Jambi Bharada Billy Van Aziz Boston Raih Medali Perak di ISKA Indonesia Open Tournament 2026
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:29 WIB

China Peringatkan AS dan Iran, Keamanan Selat Hormuz Tak Boleh Terganggu

Senin, 13 Juli 2026 - 16:56 WIB

Konflik AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Tembus USD 79 per Barel

Senin, 13 Juli 2026 - 12:07 WIB

Kelab Malam di Bangkok Dilalap Api, 27 Tewas dan 22 Korban Berjuang di Ruang Intensif

Senin, 13 Juli 2026 - 08:55 WIB

Perang AS-Iran Memanas Lagi! Iran Tutup Selat Hormuz dan Gempur Basis Militer AS

Minggu, 12 Juli 2026 - 17:56 WIB

Kamboja Gerebek Scam Center, 1.100 WNI Ditahan dan 12 Ribu Lebih Ajukan Pemulangan

Berita Terbaru

Aparatur Sipil Negara (ASN) berkesempatan naik pangkat melebihi atasannya.PP bari.

Pemerintahan

Peraturan Baru, ASN Kini Bisa Naik Pangkat Melebihi Atasan

Rabu, 15 Jul 2026 - 18:08 WIB