Sungai Meluap Tengah Malam, 409 Rumah Warga Merangin Terendam dan Jembatan Putus

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 27 April 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir di Kecamatan Tiang Pumpung, Kabupaten Merangin, akibat luapan air Sungai Batang Tembesi, Minggu (26/4/2026). Lebih 409 rumah terendam air, jembatan putus.

Banjir di Kecamatan Tiang Pumpung, Kabupaten Merangin, akibat luapan air Sungai Batang Tembesi, Minggu (26/4/2026). Lebih 409 rumah terendam air, jembatan putus.

Merangin, jentik.id-Hujan deras di Kabupaten Merangin, Jambi, memicu banjir di Kecamatan Tiang Pumpung, Minggu (26/4/2026). Luapan Sungai Batang Tembesi merendam ratusan rumah warga dan merusak fasilitas umum, termasuk jembatan gantung yang kini putus.

Banjir paling parah terjadi di Desa Rantau Limau Manis dan Desa Baru Sungai Sakai. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu malam (25/4/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu, debit air sungai naik hingga 2 meter dari bantaran.

Kapolsek Muara Siau, Iptu Agung Heru, mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan BPBD, pemerintah desa, pemerintah kecamatan, dan Kodim 0420 Sarko setelah menerima laporan warga.

Di Desa Rantau Limau Manis, banjir merendam 277 rumah warga. Sebanyak 12 rumah lainnya tetap aman. Lima rumah rusak berat dan tiga rumah rusak sedang.

Baca Juga :  Ratusan KK Korban Bencana Alam Terima Bantuan

Di Desa Baru Sungai Sakai, banjir merendam 132 rumah warga. Tiga rumah rusak berat. Pagar SD dan bangunan PAUD juga rusak akibat derasnya arus air.

Banjir juga merusak jembatan gantung di Desa Rantau Limau Kapas. Warga tidak bisa lagi melewati jembatan itu dengan kendaraan bermotor.

Kondisi ini menghambat aktivitas warga karena jembatan tersebut menjadi jalur penting sehari-hari.

Meski banjir cukup besar, seluruh warga berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa.

Iptu Agung Heru menjelaskan hujan lebat di wilayah Jangkat, Jangkat Timur, dan Lembah Masurai memicu banjir bandang. Hal itu membuat debit Sungai Batang Tembesi naik tiba-tiba.

Baca Juga :  Hujan Deras Picu Banjir Bandang di Batang Asai Sarolangun, Banyak Rumah Terdampak

Polisi meminta warga di bantaran sungai untuk sementara tidak kembali ke rumah jika kondisi masih berisiko.

Warga juga diminta mengungsi ke rumah keluarga atau tempat yang lebih aman karena curah hujan masih tinggi dan banjir susulan masih bisa terjadi.

Banjir di Kecamatan Tiang Pumpung membuktikan cuaca ekstrem masih menjadi ancaman serius.

Sebanyak 409 rumah terdampak, rumah rusak, fasilitas umum rusak, dan jembatan gantung putus. Kerugian ini membutuhkan penanganan cepat dari semua pihak. (nr*)

Berita Terkait

Peti Ilegal Ancam Kerusakan Geopark Merangin Warisan Dunia
Bank Jambi dan OJK Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat Suku Anak Dalam di Merangin
Remaja 15 Tahun Hilang Terseret Arus Sungai Batang Merangin (Bangko)
SAD Murka, Demo Tagih Janji Bupati M. Syukur Berujung Ricuh di Kantor Bupati Merangin
Komitmen Pemkab Merangin Wujudkan Kesejahteraan Warga SAD Kembali Salurkan Bantuan
Pererat Silaturahmi, Wali Kota Sungai Penuh Hadiri Halal Bihalal Gubernur Jambi
Resmikan Pasar Bedug Ramadan, Bupati M. Syukur Dorong Ekonomi Rakyat
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:11 WIB

Peti Ilegal Ancam Kerusakan Geopark Merangin Warisan Dunia

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:20 WIB

Bank Jambi dan OJK Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat Suku Anak Dalam di Merangin

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:17 WIB

Remaja 15 Tahun Hilang Terseret Arus Sungai Batang Merangin (Bangko)

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:21 WIB

SAD Murka, Demo Tagih Janji Bupati M. Syukur Berujung Ricuh di Kantor Bupati Merangin

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:23 WIB

Komitmen Pemkab Merangin Wujudkan Kesejahteraan Warga SAD Kembali Salurkan Bantuan

Berita Terbaru