Jakarta, jentik.id –Pemulangan jenazah Praka Rico Pramudia dari Lebanon direncanakan melalui Jakarta sebelum dibawa ke Medan.
Jenazah prajurit TNI, Praka Rico Pramudia, gugur dalam misi perdamaian di Lebanon. Petugas merencanakan penerbangan jenazah ke Jakarta terlebih dahulu sebelum membawa pulang ke kampung halamannya di Medan, Sumatera Utara.
Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Aulia Dwi Nasrullah, menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu penyelesaian proses administrasi di Beirut, Lebanon. “Rencananya ke Jakarta dulu, baru kami membawa jenazah ke Medan,” ujar Aulia di Jakarta, Senin (27/04).
Ia memastikan pemerintah Indonesia di Lebanon menyelesaikan seluruh prosedur administrasi sebelum memulangkan jenazah. Namun, hingga saat ini pihak terkait belum memastikan jadwal keberangkatan jenazah dari Beirut maupun waktu penyemayaman dan pemakaman di tanah air.
Sebelumnya, Praka Rico menjadi salah satu dari tiga prajurit TNI yang terkena serangan artileri di wilayah Lebanon Selatan. Ia mengalami luka berat, sementara dua rekannya, Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan, mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan medis.
Serangan artileri menghantam pos kontingen Indonesia di wilayah Adshit al-Qusyar pada Minggu (29/3). Dalam insiden tersebut, satu prajurit lainnya, Praka Farizal Romadhon, gugur di lokasi kejadian.
Sebelum meninggal dunia, tim mengevakuasi Praka Rico menggunakan helikopter ke Rumah Sakit St. George di Beirut untuk memberikan perawatan intensif atas luka berat yang ia alami. (asy*)









