STNK Palsu Masih Beredar, Begini Cara Cepat Mengenalinya

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi STNK

Ilustrasi STNK

JAKARTA, jentik.id – Pembeli kendaraan bekas perlu meningkatkan kewaspadaan karena STNK palsu masih beredar dan sering menyerupai dokumen asli.

Selain itu, STNK dan BPKB berfungsi sebagai bukti legalitas kendaraan. Oleh sebab itu, kelalaian dalam memeriksa dokumen dapat menimbulkan kerugian finansial hingga masalah hukum.

Mengutip akun Instagram @korlantaspolri.ntmc, pembeli bisa melakukan beberapa langkah sederhana untuk memastikan keaslian STNK sebelum melakukan transaksi.

1. Periksa Hologram

Pertama, pembeli harus mengecek hologram di pojok kanan atas STNK. Pada dokumen asli, hologram terlihat abu-abu saat diterawang. Namun, jika tampak kekuningan atau tidak stabil, dokumen tersebut perlu dicurigai.

Baca Juga :  Purbaya Angkat Bicara soal Dugaan Suap Bea Cukai, Ini Sikapnya

2. Cek Barcode

Selanjutnya, STNK terbaru memiliki barcode yang menyimpan data kendaraan. Saat dipindai di Samsat, barcode asli menampilkan identitas kendaraan dan pemilik. Sebaliknya, jika pemindaian gagal atau data tidak muncul, pembeli harus waspada.

3. Perhatikan Lubang Pengaman

Kemudian, pembeli dapat memperhatikan sisi kanan STNK yang memiliki lubang kecil. Lubang tersebut membentuk tulisan “STNK” saat dilihat dengan saksama. Fitur ini sulit ditiru sehingga bisa membantu memastikan keaslian dokumen.

Baca Juga :  Ironi Kampus: UKT Melonjak, Gaji Dosen Non-PNS Justru di Bawah UMR

4. Verifikasi ke Samsat

Terakhir, pembeli bisa mengecek langsung ke kantor Samsat atau memanfaatkan layanan online yang tersedia di beberapa daerah. Cara ini membantu memastikan data kendaraan sesuai dengan dokumen resmi.

Selain itu, layanan pengecekan ini tersedia di berbagai wilayah seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, DIY, Banten, hingga Aceh tanpa biaya tambahan.

Dengan langkah tersebut, pembeli dapat mengurangi risiko penipuan dan memastikan kendaraan bekas yang dibeli memiliki dokumen yang sah. (nr*)

Berita Terkait

Harga BBM Naik Lagi! Daftar Terbaru Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo 7 September 2026
Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau Menyebar ke Lima Provinsi Jawa dan Sumatera
Desil DTSEN Tiba-Tiba Berubah? Gus Ipul Ungkap Ada 12 Juta Data Baru
Desil Warga Tak Sesuai Kondisi? Komisi X Beri BPS Tenggat 2 Minggu
Purbaya Bertemu Pengusaha Rokok Ilegal, Pilihan Legal atau Diberantas
Ratusan Siswa dan Santri Diduga Keracunan MBG, Kepala SPPG Kalitengah Minta Maaf
Waspada Lowongan Kerja Fiktif! 7.908 Konten Dihapus, Patroli Siber Makin Diperkuat
Iming-iming Kerja Bergaji Tinggi, 8 WNI Diduga Terjebak hingga Masuk Tentara Rusia
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 14:22 WIB

Harga BBM Naik Lagi! Daftar Terbaru Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo 7 September 2026

Minggu, 6 September 2026 - 16:11 WIB

Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau Menyebar ke Lima Provinsi Jawa dan Sumatera

Jumat, 4 September 2026 - 20:22 WIB

Desil DTSEN Tiba-Tiba Berubah? Gus Ipul Ungkap Ada 12 Juta Data Baru

Kamis, 3 September 2026 - 11:32 WIB

Desil Warga Tak Sesuai Kondisi? Komisi X Beri BPS Tenggat 2 Minggu

Kamis, 3 September 2026 - 09:48 WIB

Purbaya Bertemu Pengusaha Rokok Ilegal, Pilihan Legal atau Diberantas

Berita Terbaru

Kursi Menkeu Purbaya di serahkan pada Suahsil.

Ekonomi

Kursi Menkeu Diserahkan Tanggung Jawab kepada Suahasil Nazara

Selasa, 15 Sep 2026 - 12:28 WIB

Nurul dan Fares terima kado besti dari Discukcapil Kota Sungai Penuh. (Dok. Ft: Meri)

Pemerintahan

Discukcapil Beri Kado Besti untuk Nurul dan Fares di Hari Bahagia

Selasa, 15 Sep 2026 - 11:01 WIB