APBD Tebo Dipangkas Rp306 Miliar, Kewalahan Cari Sumber Dana Pembangun Infrastruktur 

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 27 April 2026 - 20:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tebo, jentik.id – Pemerintah Kabupaten Tebo menyampaikan dampak pemangkasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 sebesar Rp306 miliar kepada Komisi V DPR RI.

Bupati Tebo, Agus Rubiyanto, menyampaikan hal tersebut saat menerima kunjungan kerja anggota Komisi V DPR RI, H. Bakri. Pertemuan berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Tebo pada Senin (27/04/2026).

Agus menjelaskan bahwa pemangkasan anggaran berdampak besar pada program pembangunan. Ia menyoroti sektor infrastruktur yang paling terdampak.

Menurutnya, masyarakat sangat membutuhkan infrastruktur yang baik. Infrastruktur tersebut penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Baca Juga :  Pemkot Sungai Penuh dan Unaja Perkuat Kerja Sama Pengembangan SDM

Dalam pertemuan itu, Agus juga memaparkan kondisi fiskal daerah. Ia menyebut kondisi tersebut sedang tertekan. Tekanan muncul akibat pemangkasan APBD dan pengurangan Dana Desa (DD).

Agus menegaskan bahwa pemerintah daerah telah mencari solusi. Salah satunya melalui skema pembiayaan kreatif. Ia menyebut rencana pinjaman ke PT Sarana Multi Infrastruktur sebagai salah satu opsi.

Namun, langkah tersebut belum mampu menutup seluruh kebutuhan pembangunan. Keterbatasan anggaran masih menjadi kendala utama.

Selain itu, Agus menyoroti persoalan kewenangan jalan. Ia menjelaskan bahwa sebagian besar jalan utama berstatus jalan provinsi dan nasional.

Baca Juga :  KUR dan BPJS Perkuat Nelayan Malut

Kondisi ini membuat pemerintah kabupaten tidak bisa memperbaiki jalan menggunakan APBD. Agus menilai hal ini sering menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

“Kami butuh intervensi dari pemerintah pusat dan provinsi. Hampir semua jalan utama bukan kewenangan kami. Akibatnya, kami tidak bisa menganggarkan perbaikan,” jelas Agus.

Agus berharap kunjungan kerja Komisi V DPR RI membawa solusi nyata. Ia menekankan pentingnya dukungan pemerintah pusat.

“Kami ingin kunjungan ini tidak hanya seremonial. Kami butuh solusi konkret untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ekonomi lokal,” tutupnya. (asy*)

Berita Terkait

Porum Bulog Bangun Gudang Beras Kapasitas 100 Ton di Kerinci
Gratis dan Modern! Ini Rute Bus Listrik Trans Bahagia Jambi dari Alam Barajo ke Rawasari
Bulog Teken Hibah Infrastruktur Pascapanen MOU Kab  Kerinci Dan Kab  Merangin
Duka Mendalam, Korban Asal Jambi dalam Kecelakaan KRL Bekasi Berhasil Diidentifikasi
Air Bersih Sulit, Jembatan Nyaris Putus! Beginilah Kondisi Warga Pascabanjir Merangin
Kemendagri Tegor Pemda Tidak Turun ke Pasar, Jangan Sekadar Hadir Rapat Inflasi
Wawako Azhar Tancap Gas di Forum Nasional ASWAKADA, Fokus Bangun Daerah
Wako Alfin Bergerak Cepat, Infrastruktur dan Mutu Pendidikan Sungai Penuh Jadi Prioritas
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 22:20 WIB

Porum Bulog Bangun Gudang Beras Kapasitas 100 Ton di Kerinci

Rabu, 29 April 2026 - 15:00 WIB

Gratis dan Modern! Ini Rute Bus Listrik Trans Bahagia Jambi dari Alam Barajo ke Rawasari

Rabu, 29 April 2026 - 14:59 WIB

Bulog Teken Hibah Infrastruktur Pascapanen MOU Kab  Kerinci Dan Kab  Merangin

Rabu, 29 April 2026 - 11:00 WIB

Duka Mendalam, Korban Asal Jambi dalam Kecelakaan KRL Bekasi Berhasil Diidentifikasi

Rabu, 29 April 2026 - 10:00 WIB

Air Bersih Sulit, Jembatan Nyaris Putus! Beginilah Kondisi Warga Pascabanjir Merangin

Berita Terbaru