Jakarta, jentik.id-Seorang siswa SMK bernama Mandala (16) meninggal dunia setelah kondisi kesehatannya terus memburuk akibat masalah pada kakinya. Tubuhnya semakin kurus seiring peradangan yang tak kunjung tertangani.
Keluarga menduga pembengkakan pada kaki muncul karena Mandala memakai sepatu sekolah yang terlalu sempit. Ia seharusnya menggunakan ukuran 45, tetapi tetap memakai ukuran 43 karena tidak mampu membeli sepatu baru.
Keluarga juga tidak membawa Mandala ke rumah sakit karena keterbatasan biaya. Mereka hanya merawatnya seadanya di rumah.
Ketua Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak Kalimantan Timur, Rina Zinnun, menyebut keluarga terkendala biaya dan iuran BPJS yang menunggak.
Ibu korban, Ratnasari, bekerja sebagai penjual makanan ringan keliling dengan berjalan kaki. Dalam kondisi tertentu, keluarga bahkan hanya makan sekali sehari.
Pihak sekolah sempat memberikan bantuan berupa dana, ambulans, hingga membantu proses pemakaman. Namun, Rina mengaku tidak terlibat dalam bantuan pengobatan sebelumnya karena kejadian itu sudah berlangsung cukup lama.
Rina menegaskan penyebab pasti kematian tidak dapat dipastikan secara medis karena tidak ada pemeriksaan lanjutan. Ia menilai kondisi ini berawal dari masalah sederhana yang berkembang menjadi serius karena tidak mendapat penanganan yang memadai. (nr*)









