Program Insentif Bagi Penulis Untuk  Dorong Peningkatan Kualitas SDM Indonesia

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purbaya menjelaskan Dengan adanya insentif, diharapkan mendorong masyarakat untuk lebih aktif menulis dan menerbitkan buku, yang akhirnya membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Indonesia ke depannya.

Purbaya menjelaskan Dengan adanya insentif, diharapkan mendorong masyarakat untuk lebih aktif menulis dan menerbitkan buku, yang akhirnya membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Indonesia ke depannya.

Jakarta, jentik.id – Pemerintah menilai pemberian insentif bagi penulis dapat menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia dalam jangka panjang. Kebijakan tersebut diharapkan mampu mendorong masyarakat lebih aktif menulis dan menerbitkan buku, khususnya karya ilmiah yang saat ini masih terbatas jumlahnya di Indonesia.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, insentif bagi penulis merupakan bagian dari modal pembangunan ekonomi jangka panjang melalui peningkatan literasi dan kualitas pengetahuan masyarakat.
“Dengan adanya insentif, diharapkan masyarakat lebih aktif menulis dan menerbitkan buku, sehingga dapat membantu meningkatkan kualitas SDM Indonesia ke depan,” ujar Purbaya di Jakarta, Selasa (26/5).
Menurutnya, kebijakan potongan pajak bagi penulis juga akan memperkaya ragam bahan bacaan di Indonesia, baik buku fiksi maupun nonfiksi. Dengan semakin banyaknya referensi berkualitas, masyarakat diharapkan memperoleh sumber informasi yang lebih kredibel dan tidak hanya bergantung pada informasi media sosial yang belum terverifikasi.
“Supaya penulis Indonesia lebih aktif menulis, karena bayar pajaknya lebih rendah,” katanya.
Pemerintah sendiri menyiapkan paket stimulus ekonomi yang salah satunya mencakup insentif Pajak Penghasilan (PPh) final sebesar 1,5 persen untuk profesi penulis.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut kebijakan tersebut merupakan implementasi dari janji kampanye Presiden Prabowo Subianto.
Selain insentif bagi penulis, pemerintah juga menyiapkan berbagai stimulus di sektor transportasi, termasuk diskon tiket transportasi darat dan udara selama periode liburan sekolah hingga Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Pemerintah juga melanjutkan program magang nasional. Airlangga mengatakan program Magang Nasional Batch IV akan dimulai pada Juli 2026 dengan target 150 ribu peserta dan dukungan anggaran sebesar Rp4,14 triliun.
Di samping itu, pemerintah menggulirkan program vokasi nasional yang menyasar 220 ribu lulusan SMK dan 50 ribu pekerja terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK). Program tersebut didukung anggaran sebesar Rp2,12 triliun.
“Ini semuanya diharapkan bisa menjadi stimulus di kuartal II,” ujar Airlangga. (asy*)

Baca Juga :  Mobil Listrik Masuk Tahun Pembuktian, Tanpa Insentif Masih Bisa Melaju?

Berita Terkait

Prabowo dan Macron Hadiri Peluncuran France–Indonesia High Level Business Council
Tercatat Progres Pelaporan SPT Capai 13,45 Juta Hingga Mei 2026
2 Juni Taspen Resmi Cair Gaji Ke 13 Pensiunan ASN Belum Ada Regulasi Kenaikan Gaji.
Rupiah Tembus Rp 17.905 per Dolar AS, Pelemahan Jadi Sorotan Pasar
Gebrakan Energi! BRIN dan PalmCo Ubah Limbah Sawit Jadi Gas Pengganti LPG
Nilai Tukar Rupiah Kian Rapuh Terhadap Dolar AS Tembus Rp17.858
Kenaikan Suku Bunga AS Tekan Harga Emas Dunia, Turun 1,4 Persen
Purbaya Pastikan APBN Aman Meski Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 00:10 WIB

Prabowo dan Macron Hadiri Peluncuran France–Indonesia High Level Business Council

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:42 WIB

Tercatat Progres Pelaporan SPT Capai 13,45 Juta Hingga Mei 2026

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:39 WIB

2 Juni Taspen Resmi Cair Gaji Ke 13 Pensiunan ASN Belum Ada Regulasi Kenaikan Gaji.

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:04 WIB

Rupiah Tembus Rp 17.905 per Dolar AS, Pelemahan Jadi Sorotan Pasar

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:49 WIB

Gebrakan Energi! BRIN dan PalmCo Ubah Limbah Sawit Jadi Gas Pengganti LPG

Berita Terbaru