Jakarta, jentik.id-Kementerian Ketenagakerjaan (Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia) membuka pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 2 dengan 24 pilihan kejuruan. Program ini menyesuaikan kebutuhan dunia industri agar peserta lebih cepat terserap di dunia kerja.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa pelatihan vokasi menjadi jalur cepat untuk meningkatkan keterampilan masyarakat. Ia menyebut peserta tidak hanya belajar teori, tetapi juga langsung mempraktikkan keterampilan kerja.
“Pelatihan ini membantu masyarakat agar siap kerja dalam waktu singkat,” ujar Yassierli.
24 kejuruan yang dibuka
Kemnaker menyediakan berbagai bidang pelatihan, di antaranya:
- Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
- Manufaktur dan Elektronika
- Las, Listrik, dan Otomotif
- Refrigerasi dan Konstruksi
- Industri Kreatif dan Fashion Technology
- Bisnis, Manajemen, dan Bahasa
- Tata Kecantikan dan Pariwisata
- Pertanian, Perikanan, Peternakan, dan Kehutanan
- Pertambangan dan Mekanisasi Pertanian
- Teknologi pengolahan agroindustri
- Pelayanan sosial dan masyarakat
- Produktivitas dan teknologi pelatihan
Akses pelatihan lebih luas
Kemnaker memperluas akses pelatihan ke berbagai daerah di Indonesia. Program ini juga memperkuat pemerataan keterampilan tenaga kerja nasional.
Sertifikat dan manfaat peserta
Peserta yang lulus akan memperoleh sertifikat pelatihan dan sertifikat kompetensi dari BNSP. Fasilitas pelatihan juga mendukung praktik langsung dengan instruktur berpengalaman.
Cara pendaftaran
Masyarakat bisa mendaftar melalui situs Skillhub Kemnaker di skillhub.kemnaker.go.id dengan membuat akun, mengisi biodata, dan mengikuti proses seleksi.
Pendaftaran masih dibuka hingga 9 Juni 2026. (nr*)









