BMKG Optimalkan Channel WhatsApp untuk Sebarkan Informasi Cuaca dan Gempa Lebih Cepat

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 27 Juli 2026 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: Warga melihat aplikasi WhatApps miliknya di Jakarta. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc.

Ilustrasi: Warga melihat aplikasi WhatApps miliknya di Jakarta. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc.

JAKARTA, jentik.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengoptimalkan ChannelBMKG di WhatsApp untuk menyebarkan informasi resmi tentang cuaca, iklim, gempa bumi, dan tsunami kepada masyarakat.

Sekretaris Utama BMKG, Guswanto, mengatakan kanal digital tersebut mempercepat penyampaian informasi sehingga masyarakat bisa menerima peringatan dini dengan cepat, akurat, dan mudah.

BMKG menghadirkan inovasi ini untuk memperkuat mitigasi bencana sekaligus meningkatkan literasi masyarakat terhadap cuaca dan geofisika.

Baca Juga :  Pertamina Tetapkan Harga BBM Non-Subsidi Terbaru

BMKG juga mengirim surat kepada para pemimpin redaksi media nasional. Langkah ini memungkinkan redaksi menerima pembaruan data BMKG secara real-time dan segera menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Melalui ChannelBMKG, masyarakat bisa melihat prakiraan cuaca harian, peta potensi hujan lebat hingga sangat lebat, serta informasi penting lainnya. BMKG memperbarui seluruh data tersebut secara berkala.

Baca Juga :  Hadapi Ancaman Megathrust, Unand Kembangkan Shelter Berbasis Masjid di Padang

Masyarakat dapat bergabung melalui tautan https://whatsapp.com/channel/0029Va7gIOyBKfi4aw2cYy24.

Guswanto menilai penggunaan WhatsApp membantu masyarakat memperoleh informasi resmi sekaligus mengurangi penyebaran hoaks terkait kebencanaan.

BMKG terus mendorong digitalisasi layanan informasi agar masyarakat semakin tanggap, sigap, dan siap menghadapi cuaca ekstrem maupun potensi bencana di berbagai wilayah Indonesia. (nr*)

Berita Terkait

Menkeu Purbaya Siapkan Tambahan Dana untuk 490 Daerah, Antisipasi Pemda Kesulitan Bayar Gaji ASN
Kejagung Ungkap Dugaan Pemborosan Rp10,5 Triliun di BGN Era Dadan, Chat Jadi Barang Bukti
Sudaryono Bersih-Bersih BGN, 261 Pegawai Bermasalah Langsung Dipecat
Destry Damayanti Jadi Pjs Gubernur BI Usai Perry Warjiyo Mundur, Ini Rekam Jejaknya
KPK Temukan Uang Rp4 Miliar di Rumah Kadis PUPR Bengkulu, Kasus Korupsi Baru Terbongkar
Mulai September 2026 Kontrak PPPK Paruh Waktu Habis, Bisakah Langsung Jadi PPPK Penuh Waktu?
Menko Polkam Serukan Gerakan Bersama Berantas Narkotika, Libatkan Seluruh Elemen Masyarakat
Perkuat TNI AU, Kemhan Datangkan 12 Jet Tempur M-346 F Block 20 dari Italia
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:31 WIB

Menkeu Purbaya Siapkan Tambahan Dana untuk 490 Daerah, Antisipasi Pemda Kesulitan Bayar Gaji ASN

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:51 WIB

Kejagung Ungkap Dugaan Pemborosan Rp10,5 Triliun di BGN Era Dadan, Chat Jadi Barang Bukti

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:25 WIB

Sudaryono Bersih-Bersih BGN, 261 Pegawai Bermasalah Langsung Dipecat

Senin, 27 Juli 2026 - 20:54 WIB

BMKG Optimalkan Channel WhatsApp untuk Sebarkan Informasi Cuaca dan Gempa Lebih Cepat

Senin, 27 Juli 2026 - 19:39 WIB

Destry Damayanti Jadi Pjs Gubernur BI Usai Perry Warjiyo Mundur, Ini Rekam Jejaknya

Berita Terbaru