BEM Bersatu Soroti Dugaan Kedekatan Tiyo Ardianto dengan Jaringan Politik

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 17 Juni 2026 - 07:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Eks Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM), Tiyo Ardianto.  Foto: instagram @tiyoardianto_

Eks Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM), Tiyo Ardianto. Foto: instagram @tiyoardianto_

Jakarta, jentik.id-Aliansi BEM Bersatu menyoroti dugaan keterlibatan aktor politik praktis dalam aksi mahasiswa yang menolak Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Aliansi tersebut mengaitkan dugaan itu dengan salah satu pimpinan aksi, Tiyo Ardianto.

Juru Bicara BEM Bersatu, Rahmat Djimbula, mengatakan pihaknya menemukan sejumlah indikasi yang perlu menjadi perhatian publik.

“Kami melihat indikasi kuat keterlibatan aktor politik praktis dalam gerakan ini. Salah satu pimpinan aksi, Tiyo Ardianto, memiliki kedekatan dengan jaringan politik tertentu,” kata Rahmat dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (16/6/2026).

BEM Bersatu Ungkap Sejumlah Indikasi

Rahmat menjelaskan, pihaknya menelusuri sejumlah hubungan yang mengaitkan Tiyo dengan beberapa tokoh yang memiliki kedekatan dengan PDI Perjuangan maupun tim pemenangan Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024.

Menurut Rahmat, Tiyo menggunakan mobil Toyota Fortuner yang terdaftar atas nama Siti Nuraeni, adik Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso. Ia juga menilai kehadiran politisi PDIP Andi Widjajanto di tengah aksi semakin menguatkan dugaan tersebut.

Baca Juga :  Komisi XIII Tegaskan Tembak untuk Lumpuhkan Begal Bukan Pelanggaran HAM

“Kami menemukan sejumlah keterkaitan yang patut dicermati publik,” ujarnya.

Kehadiran dalam Dialog Nasional Jadi Sorotan

Selain menyoroti hubungan tersebut, BEM Bersatu juga mencermati agenda yang akan dihadiri Tiyo Ardianto di Bandung pada 18 Juni 2026.

Dalam Dialog Nasional Kebangsaan itu, Tiyo dijadwalkan hadir bersama sejumlah tokoh yang selama ini dikenal kritis terhadap pemerintah, seperti Said Didu, Roy Suryo, Refly Harun, dan dr. Tifa.

Rahmat menyebut Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso juga masuk dalam daftar peserta forum tersebut.

“Jejaring ini perlu mendapat perhatian publik,” kata Rahmat.

Pertanyakan Penolakan Program MBG

BEM Bersatu menegaskan bahwa gerakan mahasiswa harus menjaga independensi dan menjauh dari kepentingan politik praktis.

Aliansi itu juga mempertanyakan alasan sejumlah kelompok mahasiswa menolak Program Makan Bergizi Gratis yang mereka nilai memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Baca Juga :  KPK Bongkar Potensi Konflik di Program MBG, Anggaran Rp171 Triliun Jadi Sorotan

“Kami mempertanyakan prioritas isu yang diangkat. Program Makan Bergizi Gratis memberi dampak langsung terhadap peningkatan gizi dan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, perdebatan seharusnya berfokus pada perbaikan tata kelola, bukan penolakan program,” ujar Rahmat.

Tegaskan Tolak Intervensi Politik

BEM Bersatu menolak segala bentuk campur tangan politik dalam gerakan mahasiswa.

“Gerakan mahasiswa harus tetap menjadi suara rakyat, bukan alat kepentingan elite politik,” tegas Rahmat.

Selain itu, BEM Bersatu meminta seluruh pihak menjaga independensi gerakan mahasiswa dari pendanaan, fasilitas, maupun intervensi politik praktis. Mereka juga mendukung keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis dengan syarat pemerintah terus memperbaiki tata kelola agar program berjalan tepat sasaran dan akuntabel.

Sementara itu, hingga berita ini ditulis, PDIP belum memberikan tanggapan atas pernyataan yang disampaikan BEM Bersatu. (nr*)

Berita Terkait

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.762 Triliun, BI Pastikan Masih Aman
Pemerintah Siapkan CNG 3 Kg untuk Gantikan LPG Subsidi, Uji Coba Segera Berjalan
Bahlil Siapkan Tambahan BBM Bersubsidi, Kuota 2027 Bisa Capai 19,56 Juta KL
Mahasiswa Ultimatum DPR! Tuntutan Harus Dijawab dalam 3×24 Jam
Jangan Salah Paham! Ini Perbedaan Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, dan Sekolah Nasional Terintegrasi
Presiden Prabowo Terima Kunjungan Jusuf Kalla, Bahas Berbagai Isu Strategis dalam Suasana Akraban
Guncang Kasus MBG! Kejagung Kembali Tetapkan Tersangka Baru Korupsi
Aturan Baru Disiapkan, Sipil Bisa Duduki Jabatan di Lingkungan Polri
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 07:27 WIB

BEM Bersatu Soroti Dugaan Kedekatan Tiyo Ardianto dengan Jaringan Politik

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:24 WIB

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.762 Triliun, BI Pastikan Masih Aman

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:12 WIB

Pemerintah Siapkan CNG 3 Kg untuk Gantikan LPG Subsidi, Uji Coba Segera Berjalan

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:46 WIB

Bahlil Siapkan Tambahan BBM Bersubsidi, Kuota 2027 Bisa Capai 19,56 Juta KL

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:40 WIB

Mahasiswa Ultimatum DPR! Tuntutan Harus Dijawab dalam 3×24 Jam

Berita Terbaru