Udang windu, komoditas Kampung Batimbuk Barau Menghasilan 769,9 Ton Benilai Rpb173.3 Miliar.

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 19 Juni 2026 - 00:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kaltim,jentik.id-Provinsi Kalimatan Timur (Samarinda) menghasilkan udang Windu mencapai 769,9 ton dan sebagai komonita ekspor dengan nilai mencapai Rp 173,3 Miliar.

Kalimantan Timur bukan hanya dikenal sebagai provinsi pemilik hutan luas dan penghasil energi, baik batu bara maupun migas, tetapi juga menyimpan kekayaan laut dan pesisir yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat.

Di antara berbagai hasil perairan, udang windu muncul sebagai bintang utama yang mampu menembus pasar internasional dan mendatangkan devisa.

Data ekspor undang Windu ke negara China,periode Januari-Mei 2026 menunjukkan betapa pentingnya komoditas ini, sekaligus membuktikan bahwa potensi alam yang dikelola dengan baik dapat mengangkat kesejahteraan rakyat tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan.

Menurut Kepala Bidang Perikanan Budidaya dan Penguatan Daya Saing Produk Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Kalimantan Timur (DKP Kaltim) Irma Listiawati, dalam lima bulan pertama 2026 saja, volume ekspor udang windu mencapai 769,9 ton dengan nilai ekonomi menembus Rp173,3 miliar.

Baca Juga :  KPK Lelang Aset Rampasan 25 Kasus Korupsi, Rp39,8 Miliar Disetor ke Kas Negara

Angka ini menempatkan udang windu sebagai komoditas dominan yang menyumbang lebih dari separuh total nilai ekspor perikanan provinsi.

Udang windu menjadi andalan karena kualitasnya yang diakui dunia. Dagingnya padat, rasa manis alami, dan dipelihara dengan standar kebersihan tinggi, sehingga sangat diminati pembeli dari berbagai negara.

Selain udang windu, terdapat empat komoditas lain yang turut memperkuat posisi Kaltim di pasar global, yakni udang pink tercatat terkirim sebanyak 239,2 ton senilai Rp31,6 miliar, disusul ikan kerapu segar 89,3 ton (Rp7,4 miliar), ikan bawal putih segar 59,7 ton (Rp6,7 miliar), serta udang putih 27,7 ton dengan nilai Rp4,7 miliar.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Copot Purbaya Yudhi Sadewa, Suahasil Nazara Resmi Jadi Menteri Keuangan

Secara keseluruhan, produk perikanan Kaltim kini didistribusikan ke 12 negara tujuan utama, dengan pasar paling stabil dan besar adalah empat negara; Jepang, Amerika Serikat, China, dan Malaysia.

Untuk memastikan produk tiba dalam kondisi segar dan berkualitas, pemerintah daerah bersama pelaku usaha menyediakan jalur distribusi cepat.

Salah satu terobosannya adalah layanan penerbangan kargo langsung dari Balikpapan menuju Wenzhou, China, yang dioperasikan dua kali seminggu oleh armada pesawat Rimbun.

Menurut Irma, pengiriman cepat ini sangat penting untuk menjaga mutu produk segar seperti udang, ikan, dan kepiting, sehingga nilai jualnya tetap tinggi saat sampai ke tangan konsumen.(asy*)

Berita Terkait

Rancangan Mega Proyek Flyover Sungai Penuh–Tapan Dibahas Bersama TNKS
Kebutuhan Dasar Masyarakat Beras Harga Naik,Tembus 12 Persen
Bank Jambi Belum Bisa Layani Nasabahnya Transfer Antarbank via Mobile Banking Nasabah Kecewa
Kursi Menkeu Diserahkan Tanggung Jawab kepada Suahasil Nazara
Presiden Prabowo Copot Purbaya Yudhi Sadewa, Suahasil Nazara Resmi Jadi Menteri Keuangan
Bank Sentral Belanda Pindahkan Cadangan Emas 86 Ton Dari Amerika Serikat
Pendapatan Negara RAPBN 2027 Naik Rp9,1 Triliun, Penerimaan Pajak Bertambah Rp2 Triliun
Penerbangan Di Bandara Soetta Ditutup Sementara Imbas Abu Erupsi Anak Krakatau
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 14:32 WIB

Rancangan Mega Proyek Flyover Sungai Penuh–Tapan Dibahas Bersama TNKS

Senin, 21 September 2026 - 12:52 WIB

Kebutuhan Dasar Masyarakat Beras Harga Naik,Tembus 12 Persen

Jumat, 18 September 2026 - 17:03 WIB

Bank Jambi Belum Bisa Layani Nasabahnya Transfer Antarbank via Mobile Banking Nasabah Kecewa

Selasa, 15 September 2026 - 12:28 WIB

Kursi Menkeu Diserahkan Tanggung Jawab kepada Suahasil Nazara

Senin, 14 September 2026 - 19:02 WIB

Presiden Prabowo Copot Purbaya Yudhi Sadewa, Suahasil Nazara Resmi Jadi Menteri Keuangan

Berita Terbaru