Warisan Leluhur Tetap Lestari! Balek Kalahek Tempurung Satukan Masyarakat Rio Mendiho

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tradisi Balek Kalahek Tempurung kembali digelar di Luhah Rio Mendiho, Kota Sungai Penuh.

Tradisi Balek Kalahek Tempurung kembali digelar di Luhah Rio Mendiho, Kota Sungai Penuh.

SUNGAI PENUH, jentik.id – Masyarakat Luhah Rio Mendiho kembali menggelar tradisi Balek Kalahek Tempurung pada Sabtu malam (27/6/2026). Tradisi ini menjadi bukti komitmen masyarakat dalam menjaga adat dan budaya warisan leluhur. Di tengah perkembangan zaman, masyarakat tetap mempertahankan tradisi sebagai simbol persatuan dan identitas budaya.

Balek Kalahek Tempurung tidak hanya menjadi ajang berkumpul. Tradisi ini juga mempererat silaturahmi, memperkuat nilai adat, dan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya lokal.

Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh hadir mewakili Wali Kota Alfin. Turut hadir Wakil Ketua DPRD beserta anggota, Depati Nan Batujuh, Ninik Mamak Enam Luhah Sungai Penuh, para depati, kepala OPD, tokoh masyarakat, serta pemuda dan pemudi Luhah Rio Mendiho.

Baca Juga :  Buloih Ajeung Buloih Arah Resmi Buka Kenduri SKO 6 Luhah

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh mengapresiasi masyarakat Luhah Rio Mendiho yang terus menjaga dan melestarikan tradisi.

Ia menegaskan bahwa Balek Kalahek Tempurung menyimpan nilai sejarah, filosofi, dan semangat kebersamaan. Karena itu, masyarakat perlu terus mewariskan tradisi tersebut kepada generasi penerus.

Menurutnya, adat bukan hanya warisan masa lalu. Adat juga menjadi pedoman hidup yang mengajarkan gotong royong, musyawarah, saling menghormati, dan memperkuat persatuan masyarakat.

Baca Juga :  Disdukcapil Sungai Penuh Siapkan 7.000 Blangko e-KTP untuk Layani Warga

Selama acara berlangsung, warga menikmati berbagai pertunjukan seni dan budaya tradisional. Penampilan tersebut memperlihatkan kekayaan adat Luhah Rio Mendiho. Antusiasme masyarakat dari berbagai kalangan menunjukkan bahwa kepedulian terhadap budaya lokal tetap tumbuh kuat.

Melalui semangat “Balek Kalahek Tempurung”, masyarakat berharap tradisi ini terus hidup dan berkembang. Mereka ingin mewariskan nilai-nilai luhur kepada generasi berikutnya agar budaya tetap menjadi perekat persaudaraan dan penguat jati diri masyarakat Kota Sungai Penuh di tengah arus modernisasi. (nr*)

Berita Terkait

Bikin Haru! SD Plus Muhammadiyah Sungai Penuh Sambut Siswa Baru dengan Cara yang Tak Biasa
Benda Pusaka Luhah Rio Jayo Diperlihatkan ke Warga
Tradisi Hang Lahaek Meriahkan Kenduri Sko Enam Luhah, Pergelaran Seni Budaya Tampil Memukau
Wawako Azhar Hamzah Sambut 128 Jamaah Haji Kloter 23, Semua Pulang dalam Kondisi Sehat
Wako Alfin Ajak Generasi Muda Lestarikan Adat dan Budaya
Wako Alfin Akan Terima Gelar Adat Kehormatan dari Enam Luhah Sungai Penuh
Hesti Haris Serukan Gerakan Jambi Bersholawat, Ajak Warga Sungai Penuh Perkuat Akhlak
Sungai Penuh Terima Penetapan Kawasan Cagar Alam Geologi dari Menteri ESDM
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 06:55 WIB

Bikin Haru! SD Plus Muhammadiyah Sungai Penuh Sambut Siswa Baru dengan Cara yang Tak Biasa

Jumat, 3 Juli 2026 - 06:08 WIB

Benda Pusaka Luhah Rio Jayo Diperlihatkan ke Warga

Senin, 29 Juni 2026 - 14:54 WIB

Tradisi Hang Lahaek Meriahkan Kenduri Sko Enam Luhah, Pergelaran Seni Budaya Tampil Memukau

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:01 WIB

Warisan Leluhur Tetap Lestari! Balek Kalahek Tempurung Satukan Masyarakat Rio Mendiho

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:53 WIB

Wawako Azhar Hamzah Sambut 128 Jamaah Haji Kloter 23, Semua Pulang dalam Kondisi Sehat

Berita Terbaru

Aparatur Sipil Negara (ASN) berkesempatan naik pangkat melebihi atasannya.PP bari.

Pemerintahan

Peraturan Baru, ASN Kini Bisa Naik Pangkat Melebihi Atasan

Rabu, 15 Jul 2026 - 18:08 WIB