Misteri Kematian ASN BPN Nias Mulai Terkuak, Polisi Tetapkan Dua Perempuan sebagai Tersangka

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi borgol kabel ties. Foto: kumparan

Ilustrasi borgol kabel ties. Foto: kumparan

MEDAN, jentik.id – Polrestabes Medan menetapkan dua perempuan sebagai tersangka dalam kasus tewasnya Aparatur Sipil Negara (ASN) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Nias, Apriaman Lase, yang jatuh dari lantai 12 sebuah apartemen di Kota Medan.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Risky Lubis, membenarkan penetapan kedua tersangka tersebut pada Rabu (15/7). Namun, ia belum mengungkap motif maupun peran masing-masing karena penyidik masih mendalami kasus ini.

“Sudah ada dua tersangka perempuan. Detailnya akan kami sampaikan saat konferensi pers,” kata Adrian.

Menurut Adrian, kedua tersangka merupakan rekan korban. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban tidak terjatuh karena didorong. Meski begitu, polisi masih menyelidiki penyebab pasti korban jatuh dari lantai 12 apartemen tersebut.

Baca Juga :  Keluarga Besar Minang Kerinci Kembali Gelar Sunat Massal Gratis Targetkan 200 Anak

“Sementara ini tidak ada indikasi korban didorong. Penyebabnya masih kami dalami,” ujarnya.

Polisi juga telah melakukan autopsi terhadap jenazah korban di Rumah Sakit Bhayangkara Medan. Hingga kini, penyidik masih memastikan apakah peristiwa tersebut merupakan pembunuhan atau memiliki penyebab lain.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (10/7) dini hari di Apartemen Skyview, Jalan Abdul Hakim, Kecamatan Medan Selayang. Korban diketahui jatuh dari kamar nomor 26 di lantai 12.

Baca Juga :  Krisis Energi Global, China Hentikan Ekspor Solar dan Bensin

Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Iptu Herman Sentosa, mengatakan rekaman CCTV memperlihatkan korban jatuh dari kamar apartemen. Namun, rekaman itu belum cukup untuk menyimpulkan adanya tindak pembunuhan.

“Kami masih menyelidiki kasus ini. Dari CCTV terlihat korban jatuh dari kamar, tetapi kami belum bisa memastikan apakah ini pembunuhan atau bukan,” jelas Herman.

Herman juga menyebut tim penyidik tidak menemukan tanda-tanda luka lebam pada wajah korban saat pemeriksaan awal. Polisi kini terus mengumpulkan bukti dan keterangan saksi untuk mengungkap penyebab pasti kematian Apriaman Lase. (nr*)

Berita Terkait

BKSDA Lampung Lalai Usai Tapir Dilindungi Yang Viral Dibunuh dan Dimasak Warga
39 Ribu Siswa Dicoret dari Penerima MBG, BGN Prioritaskan Anggaran untuk Daerah 3T
Resmi Mengudara! Rute Jakarta–Muara Bungo Dibuka, Al Haris Optimistis Dongkrak Ekonomi Daerah
Polres Kerinci Pers Mintra Kerja Membahas Isu- Isu Strategiskamtibmas.
Pertamax Melonjak! Isi Full Tank Avanza Kini Nyaris Rp700 Ribu
Keluarga Besar Minang Kerinci Kembali Gelar Sunat Massal Gratis Targetkan 200 Anak
Masih Berstatus Tersangka Kecelakaan Maut, Kepala Dinas Ini Justru Dilantik Jadi Staf Ahli Bupati
Anjloknya Harga TBS Sawit, Petani Terguncang dan Terancam Merugi
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:28 WIB

Misteri Kematian ASN BPN Nias Mulai Terkuak, Polisi Tetapkan Dua Perempuan sebagai Tersangka

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:09 WIB

BKSDA Lampung Lalai Usai Tapir Dilindungi Yang Viral Dibunuh dan Dimasak Warga

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:34 WIB

39 Ribu Siswa Dicoret dari Penerima MBG, BGN Prioritaskan Anggaran untuk Daerah 3T

Senin, 15 Juni 2026 - 22:52 WIB

Resmi Mengudara! Rute Jakarta–Muara Bungo Dibuka, Al Haris Optimistis Dongkrak Ekonomi Daerah

Senin, 15 Juni 2026 - 11:14 WIB

Polres Kerinci Pers Mintra Kerja Membahas Isu- Isu Strategiskamtibmas.

Berita Terbaru

Aparatur Sipil Negara (ASN) berkesempatan naik pangkat melebihi atasannya.PP bari.

Pemerintahan

Peraturan Baru, ASN Kini Bisa Naik Pangkat Melebihi Atasan

Rabu, 15 Jul 2026 - 18:08 WIB