Gara-Gara Judol! Anak Tega Bunuh dan Mutilasi Ibu Kandung di Lahat

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penemuan jasad SA (63) yang tewas di mutilasi oleh anakndungnya sendiri dikubur dalam kawasan kebun di di Desa Karang Dalam, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.(Dokumentasi Polisi)

Penemuan jasad SA (63) yang tewas di mutilasi oleh anakndungnya sendiri dikubur dalam kawasan kebun di di Desa Karang Dalam, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.(Dokumentasi Polisi)

Lahat, jentik.id – Peristiwa tragis terjadi di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. Seorang pemuda berinisial AF (23) diduga membunuh ibu kandungnya, SA (63), lalu memutilasi jasad korban untuk menghilangkan jejak.

Polisi mengungkap kasus ini setelah menangkap pelaku. AF diduga marah karena korban menolak permintaannya untuk uang judi online.

Kriminolog dari Universitas Indonesia, Haniva Hasna, menyebut pelaku bertindak karena kecanduan dan emosi tak terkendali.

Ia menjelaskan kecanduan merusak fungsi otak yang mengatur kontrol diri. Akibatnya, pelaku menjadi impulsif dan sulit berpikir panjang.

Ia menegaskan pelaku gagal mengendalikan emosi, sementara judi hanya menjadi pemicu.

Baca Juga :  Kecanduan Judi Online, Pemuda Tega Habisi Ibu Kandung

Haniva juga menilai tindakan terhadap ibu kandung menunjukkan rusaknya hubungan emosional. Pelaku memanfaatkan kondisi korban yang rentan.

Haniva menjelaskan pelaku melakukan mutilasi secara sadar untuk menghilangkan jejak. Hal ini menunjukkan pelaku masih bisa berpikir, sehingga berpotensi memperberat hukuman.

Kasat Reskrim Polres Lahat, Muhammad Ridho Pradani, menyebut kejadian terjadi pada Sabtu (28/3/2026) di Desa Danau Belidang.

Pelaku membunuh korban karena tidak mendapat uang untuk judi slot.

Setelah itu, pelaku mencoba membakar jasad korban namun gagal. Ia lalu memutilasi tubuh korban dan memasukkannya ke dalam karung.

Baca Juga :  Kisi-Kisi Putusan 10 Terdakwa dan Fakta Sidang Korupsi 41 Pokir PJU Oknum DPRD Kerinci

Pelaku membawa karung ke Desa Karang Dalam, Kecamatan Pulau Pinang, lalu menguburkannya di kebun dengan bantuan dua rekannya.

Kasus ini terungkap setelah warga curiga karena korban menghilang dan menemukan gundukan tanah.

Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Selatan, Nandang Mu’min Wijaya, mengatakan petugas menemukan tiga karung berisi potongan tubuh korban.

Polisi kini terus menyelidiki kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Kasus ini menjadi peringatan tentang bahaya kecanduan judi online dan pentingnya kontrol emosi untuk mencegah kekerasan ekstrem. (nr*)

Berita Terkait

Polisi Bongkar Pabrik Ekstasi di Semarang, Pemilik Gudang Tak Berkutik
Disaksikan Prabowo! Rp11,4 Triliun Uang Negara Berhasil Diselamatkan
Bupati Gatut Sunu Ikut OTT KPK, Uang Ratusan Juta Disita
Operator SPBU di Bungo Diam-Diam Foto Barcode Konsumen Demi Kuras Biosolar
Kisi-Kisi Putusan 10 Terdakwa dan Fakta Sidang Korupsi 41 Pokir PJU Oknum DPRD Kerinci
Polda Sumbar Gagalkan Penyelundupan Sabu di Bandara, Pelaku Ditangkap
Kecanduan Judi Online, Pemuda Tega Habisi Ibu Kandung
Hubungan Asmara Remaja Kini Lebih Ketat, Pelanggaran Dapat Dipidana
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 16:00 WIB

Polisi Bongkar Pabrik Ekstasi di Semarang, Pemilik Gudang Tak Berkutik

Sabtu, 11 April 2026 - 15:00 WIB

Disaksikan Prabowo! Rp11,4 Triliun Uang Negara Berhasil Diselamatkan

Sabtu, 11 April 2026 - 11:00 WIB

Bupati Gatut Sunu Ikut OTT KPK, Uang Ratusan Juta Disita

Sabtu, 11 April 2026 - 09:25 WIB

Operator SPBU di Bungo Diam-Diam Foto Barcode Konsumen Demi Kuras Biosolar

Jumat, 10 April 2026 - 14:20 WIB

Kisi-Kisi Putusan 10 Terdakwa dan Fakta Sidang Korupsi 41 Pokir PJU Oknum DPRD Kerinci

Berita Terbaru

OTT KPK - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak hanya mengamankan belasan orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, pada Jumat (10/4/2026) malam. Tim penindakan lembaga antirasuah juga turut menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai ratusan juta rupiah. Foto salah satu mobil personel Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tiba di Markas Polres Tulungagung membawa pejabat dan dokumen, Jumat (10/4/2026).

Hukum

Bupati Gatut Sunu Ikut OTT KPK, Uang Ratusan Juta Disita

Sabtu, 11 Apr 2026 - 11:00 WIB