Lahat, jentik.id – Peristiwa tragis terjadi di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. Seorang pemuda berinisial AF (23) diduga membunuh ibu kandungnya, SA (63), lalu memutilasi jasad korban untuk menghilangkan jejak.
Polisi mengungkap kasus ini setelah menangkap pelaku. AF diduga marah karena korban menolak permintaannya untuk uang judi online.
Kriminolog dari Universitas Indonesia, Haniva Hasna, menyebut pelaku bertindak karena kecanduan dan emosi tak terkendali.
Ia menjelaskan kecanduan merusak fungsi otak yang mengatur kontrol diri. Akibatnya, pelaku menjadi impulsif dan sulit berpikir panjang.
Ia menegaskan pelaku gagal mengendalikan emosi, sementara judi hanya menjadi pemicu.
Haniva juga menilai tindakan terhadap ibu kandung menunjukkan rusaknya hubungan emosional. Pelaku memanfaatkan kondisi korban yang rentan.
Haniva menjelaskan pelaku melakukan mutilasi secara sadar untuk menghilangkan jejak. Hal ini menunjukkan pelaku masih bisa berpikir, sehingga berpotensi memperberat hukuman.
Kasat Reskrim Polres Lahat, Muhammad Ridho Pradani, menyebut kejadian terjadi pada Sabtu (28/3/2026) di Desa Danau Belidang.
Pelaku membunuh korban karena tidak mendapat uang untuk judi slot.
Setelah itu, pelaku mencoba membakar jasad korban namun gagal. Ia lalu memutilasi tubuh korban dan memasukkannya ke dalam karung.
Pelaku membawa karung ke Desa Karang Dalam, Kecamatan Pulau Pinang, lalu menguburkannya di kebun dengan bantuan dua rekannya.
Kasus ini terungkap setelah warga curiga karena korban menghilang dan menemukan gundukan tanah.
Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Selatan, Nandang Mu’min Wijaya, mengatakan petugas menemukan tiga karung berisi potongan tubuh korban.
Polisi kini terus menyelidiki kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Kasus ini menjadi peringatan tentang bahaya kecanduan judi online dan pentingnya kontrol emosi untuk mencegah kekerasan ekstrem. (nr*)





![Mobil bekas dijual. [sumber : cintamobil.com]](https://jentik.id/wp-content/uploads/2026/04/Harga-Mobil-bekas-225x129.gif)



