Anak Jantan, Anak Batino Desa Koto Baru,Membangkit Batang Terendam Gelar Kenduri SKO

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 19 April 2026 - 22:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sungai Penuh, jentik.id–Anak jantan dan anak batino Desa Koto Baru menggelar tradisi Kenduri Sko “Membangkit Batang Terendam”. Kegiatan ini, sekaligus, menjadi wujud syukur dan sarana mempererat silaturahmi antarwarga.

Selain itu, masyarakat kembali menghidupkan tradisi dengan ungkapan adat “tak lapuk koreno hujan, tak lekang kareno panas”. Dengan demikian, mereka terus menjaga warisan leluhur melalui kegiatan ini.

Dihadiri Wali Kota dan Tokoh Adat

Kegiatan berlangsung pada Minggu (19/4/2026). Pada kesempatan itu, Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, turut hadir bersama unsur Forkopimda, para depati, dan undangan lainnya.

Secara umum, masyarakat suku Kerinci di Provinsi Jambi menjadikan Kenduri Sko sebagai upacara adat penting. Bahkan, mereka rutin menggelar tradisi ini setiap lima tahun.

Makna Adat dan Rasa Syukur

Lebih lanjut, Wali Kota Alfin menjelaskan dua makna utama Kenduri Sko. Pertama, masyarakat mengangkat pemimpin adat atau tuo rajo (depati) untuk memimpin tiap rumpun keluarga. Selain itu, mereka juga menyerahkan benda pusaka adat yang diwariskan secara turun-temurun dalam prosesi tersebut.

Baca Juga :  Wawako Azhar Pantau Progres Pasar Sungai Penuh

“Kedua, Kenduri Sko menjadi bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas rezeki yang kami terima,” ujarnya.

Ragam Kesenian dan Arak-arakan

Selanjutnya, ia menambahkan bahwa masyarakat menampilkan berbagai kesenian tradisional. Misalnya, mereka menyuguhkan tari sekapur sirih dan pencak silat oleh hulubalang untuk menyambut tamu.

Di samping itu, masyarakat juga menggelar arak-arakan. Dalam hal ini, anak jantan dan anak batino ikut ambil bagian sebagai unsur penting dalam rangkaian acara.

Tradisi Lemang Jadi Simbol Kebersamaan

Sementara itu, menjelang kenduri, masyarakat membuat lemang secara bersama-sama. Kemudian, para depati memimpin keputusan tersebut sebagai bagian dari tradisi.

Setelah itu, masyarakat membagikan lemang kepada para tamu. Dengan begitu, mereka menjadikannya simbol rasa syukur dan penghormatan, sesuai petuah adat “kalau datang tampak muka, pulang tampak punggung.”

Baca Juga :  Dugaan Kebocoran PAD di Pasar Tanjung Bajure, DPRD Sungai Penuh Turun Tangan

Perkuat Nilai Sosial dan Budaya

Lebih jauh, Alfin menegaskan Kenduri Sko memiliki fungsi sosial yang kuat. Oleh karena itu, tradisi ini mempererat hubungan kekeluargaan dan memperkuat nilai adat di tengah masyarakat.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Sungai Penuh mengapresiasi pelaksanaan tradisi ini. Mereka pun terus mendukung pelestarian budaya di tengah perkembangan zaman.

“Tradisi ini menunjukkan nilai adat tetap hidup dan menjadi identitas masyarakat. Kenduri Sko memegang peran penting dalam kehidupan suku Kerinci,” kata Alfin.

Harapan Generasi Penerus

Akhirnya, salah seorang perwakilan anak jantan menyampaikan pandangannya. Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak hanya melihat Kenduri Sko sebagai seremoni. Sebaliknya, mereka menjadikannya simbol kebersamaan dan rasa syukur yang terus diwariskan dari generasi ke generasi. (Red/*)

Berita Terkait

Kenalkan Buku Sejak Dini, Sri Kartini Alfin Dorong Budaya Literasi Anak Sungai Penuh
Sri Kartini Alfin Turun ke Rumah Warga, Program 3S Jadi Andalan Tekan Stunting
Wako Alfin Sambangi BNPB, Bawa Usulan Rehabilitasi Infrastruktur Sungai Penuh
Hadapi TKA, SMAN 1 Sungai Penuh Dorong Orang Tua Jadi Pendukung Utama Siswa
Wali Kota Alfin Beri Pesan Tegas ke ASN, Kinerja dan Pelayanan Publik Harus Ditingkatkan
195 CPNS Resmi Jadi PNS, Wali Kota Alfin Ingatkan Disiplin dan Etos Kerja
Wali Kota Alfin Apresiasi Prestasi Agra Boslia Attila, Jadi Inspirasi Pelajar Sungai Penuh
Wawako Azhar Hamzah Turun ke Sawah, PM-AAS Jadi Andalan Modernisasi Pertanian Sungai Penuh
Berita ini 90 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 20:50 WIB

Kenalkan Buku Sejak Dini, Sri Kartini Alfin Dorong Budaya Literasi Anak Sungai Penuh

Kamis, 3 September 2026 - 19:36 WIB

Sri Kartini Alfin Turun ke Rumah Warga, Program 3S Jadi Andalan Tekan Stunting

Kamis, 3 September 2026 - 18:29 WIB

Wako Alfin Sambangi BNPB, Bawa Usulan Rehabilitasi Infrastruktur Sungai Penuh

Rabu, 2 September 2026 - 18:22 WIB

Hadapi TKA, SMAN 1 Sungai Penuh Dorong Orang Tua Jadi Pendukung Utama Siswa

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:14 WIB

Wali Kota Alfin Beri Pesan Tegas ke ASN, Kinerja dan Pelayanan Publik Harus Ditingkatkan

Berita Terbaru

Penyambutan tradisi pedang pora kapolre Kerinci AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro, S.H., S.I.K., M.I.K.

Kerinci

AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro Resmi Komando Polres Kerinci

Senin, 14 Sep 2026 - 08:40 WIB