Dua Pendaki Asal Singapura Tewas Akibat Erupsi Gunung Dukono, Tim SAR Evakuasi 20 Pendaki

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR terus mengevakuasi pendaki gunung Dukono yang terjebak erusi dan dinyatakan dua pendaki asal Singapura meninggal dunia,tim sar terus mencari pendaki lain

Tim SAR terus mengevakuasi pendaki gunung Dukono yang terjebak erusi dan dinyatakan dua pendaki asal Singapura meninggal dunia,tim sar terus mencari pendaki lain

Ternate,jentik.id-Erupsi Gunung Dukono memakan korban jiwa. Dua pendaki warga negara asing asal Singapura dilaporkan meninggal dunia dalam insiden erupsi gunung api yang terjadi di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara.

Sementara itu, Tim SAR gabungan masih terus melakukan proses pencarian dan evakuasi terhadap para pendaki lainnya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate, Iwan Ramdani, mengatakan operasi pencarian dimulai setelah Basarnas Command Center (BCC) menerima sinyal darurat atau SOS dari perangkat Garmin pada pukul 08.55 WIT dengan titik koordinat 1°42’13.7″N 127°52’50.2″E.

“Sinyal tersebut kemudian dikonfirmasi oleh Kepala Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara, yang melaporkan adanya pendaki terdampak erupsi Gunung Dukono dan meminta bantuan evakuasi,” ujar Iwan.

Baca Juga :  PSP Juara. Padang 'Mambangkik Batang Tarandam'

Menindaklanjuti laporan itu, sekitar pukul 09.56 WIT, Tim Rescue Pos SAR Tobelo bersama unsur potensi SAR langsung bergerak menuju Posko Pengamatan Gunung Dukono untuk melakukan koordinasi sekaligus persiapan evakuasi.

Operasi penyelamatan melibatkan empat personel Basarnas, tujuh anggota Polres Halmahera Utara, tiga personel BPBD, tiga anggota TNI, serta sekitar 20 warga yang turut membantu proses pencarian korban di medan pegunungan.

Berdasarkan data sementara dari korban selamat, total terdapat 20 pendaki yang berada di kawasan Gunung Dukono saat erupsi terjadi.

Sebanyak 15 pendaki berhasil dievakuasi ke lokasi aman.
Sementara itu, lima pendaki lainnya masih berada di area puncak gunung. Dari jumlah tersebut, dua orang dilaporkan meninggal dunia, satu orang masih hilang, dan dua lainnya bertahan di kawasan atas gunung untuk membantu pencarian korban hilang.

Baca Juga :  Latihan Membangun Otot dengan Sederhana di Rumah bagi Lansia

Dua korban meninggal dunia diketahui bernama Timo dan Sahnas, warga negara asing asal Singapura. Namun identitas kedua korban masih menunggu verifikasi resmi dari Tim SAR gabungan di lapangan.

“Hingga saat ini Tim SAR Gabungan masih terus berupaya menuju lokasi untuk melakukan evakuasi korban dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan aktivitas vulkanik Gunung Dukono,” kata Iwan.(asy*)

Berita Terkait

Ricuh Usai Kalah, Persipura Dihukum Semusim Tanpa Penonton dan Denda Rp240 Juta
Latihan Membangun Otot dengan Sederhana di Rumah bagi Lansia
Kegagalan Tim Piala Thomas Putra Di Denmark PP PBSI Harus Dievaluasi
Tantangan Ekstrem yang Menuntut Kekuatan Fisik Atlet Panjat Tebing.
Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup Kerinci 2026 Digelar Juni  Matangkan Persiapan.
Langkah Indonesia Dimulai! Ini Jadwal Thomas-Uber Cup 2026
Arief Wismoyono Finis Pertama di Puncak Gunung Kerinci, Taklukkan Jalur Ekstrem dalam 3 Jam
Agung Wijaksono, Maestro Lapangan Tengah Antarkan PSP Padang ke Pentas Nasional
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:08 WIB

Ricuh Usai Kalah, Persipura Dihukum Semusim Tanpa Penonton dan Denda Rp240 Juta

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:55 WIB

Dua Pendaki Asal Singapura Tewas Akibat Erupsi Gunung Dukono, Tim SAR Evakuasi 20 Pendaki

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:52 WIB

Latihan Membangun Otot dengan Sederhana di Rumah bagi Lansia

Rabu, 29 April 2026 - 21:11 WIB

Kegagalan Tim Piala Thomas Putra Di Denmark PP PBSI Harus Dievaluasi

Minggu, 26 April 2026 - 09:52 WIB

Tantangan Ekstrem yang Menuntut Kekuatan Fisik Atlet Panjat Tebing.

Berita Terbaru