Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp20.000, Tembus Rp2.825.000 per Gram

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 25 April 2026 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Emas Antam (Ft: Ist)

Emas Antam (Ft: Ist)

Jakarta, jentik.id–Harga emas batangan produksi PT Antam Tbk kembali naik pada Sabtu pagi. Berdasarkan data dari laman Logam Mulia, harga emas Antam bertambah Rp20.000 menjadi Rp2.825.000 per gram pada pukul 08.50 WIB.

Kenaikan ini juga mendorong harga buyback. Antam menetapkan harga beli kembali sebesar Rp2.636.000 per gram. Harga ini menjadi patokan bagi masyarakat yang ingin menjual emas batangan.

Namun, harga emas dapat berubah kapan saja. Pergerakan pasar global memengaruhi naik turunnya harga. Karena itu, masyarakat sebaiknya memantau harga sebelum membeli atau menjual emas.

Baca Juga :  Turun Lagi! Harga Emas Antam Hari Ini Berada di Level Rp2,98 Juta

Rincian Harga Emas Antam Terbaru

Berikut daftar harga emas Antam berdasarkan pecahan:

  • 0,5 gram: Rp1.462.500
  • 1 gram: Rp2.825.000
  • 2 gram: Rp5.590.000
  • 3 gram: Rp8.360.000
  • 5 gram: Rp13.900.000
  • 10 gram: Rp27.745.000
  • 25 gram: Rp69.237.000
  • 50 gram: Rp138.395.000
  • 100 gram: Rp276.712.000
  • 250 gram: Rp691.515.000
  • 500 gram: Rp1.382.820.000
  • 1.000 gram: Rp2.765.600.000

Ketentuan Pajak Transaksi Emas

Pemerintah menetapkan pajak untuk setiap transaksi emas sesuai PMK Nomor 34/PMK.10/2017.

Untuk transaksi buyback di atas Rp10 juta, pemerintah mengenakan PPh Pasal 22 sebesar:

  • 1,5 persen bagi pemilik NPWP
  • 3 persen bagi non-NPWP
Baca Juga :  Harga Emas Antam Naik? Ini Daftar Lengkap Harga Logam Mulia 6 Maret 2026

Antam langsung memotong pajak dari total nilai transaksi.

Sementara itu, pembelian emas batangan juga dikenakan PPh 22, yaitu:

  • 0,45 persen untuk pemilik NPWP
  • 0,9 persen untuk non-NPWP

Setiap pembelian disertai bukti potong pajak resmi.

Emas Tetap Menarik untuk Investasi

Harga emas yang terus bergerak menunjukkan minat masyarakat masih tinggi. Banyak orang memilih emas sebagai instrumen investasi. Selain itu, emas juga berfungsi sebagai cadangan dana saat kondisi ekonomi tidak stabil. ***

Berita Terkait

Harga Minyak Mentah Melonjak 7 Persen, Brent Tembus USD 100 per Barel
Kopi Jambi Go Global! Kerja Sama dengan Pakistan Targetkan Nilai Perdagangan Rp18 Miliar
Siloam Kucurkan Rp1 Triliun untuk Teknologi Bedah Robotik, Siap Saingi Rumah Sakit Luar Negeri
Pemkot Sungai Penuh Gandeng BNI, Percepat Transformasi Digital dan Smart City
Adik Jusuf Kalla Alihkan Saham Bukaka Rp195 Miliar ke Dua Putrinya, Struktur Kepemilikan BUKK Berubah
Purbaya Sebut PT DSI Jadi Angin Segar bagi Pasar, Investor Berpotensi Raup Keuntun
India Meluncurkan Mobil Baru Sekelas Agya-Ayla Harganya Mulai Rp 87 Jutaan Belum Dipasarkan di Indonesia.
Mobil Listrik Masuk Tahun Pembuktian, Tanpa Insentif Masih Bisa Melaju?
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:33 WIB

Harga Minyak Mentah Melonjak 7 Persen, Brent Tembus USD 100 per Barel

Senin, 20 Juli 2026 - 10:44 WIB

Kopi Jambi Go Global! Kerja Sama dengan Pakistan Targetkan Nilai Perdagangan Rp18 Miliar

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:21 WIB

Siloam Kucurkan Rp1 Triliun untuk Teknologi Bedah Robotik, Siap Saingi Rumah Sakit Luar Negeri

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:04 WIB

Pemkot Sungai Penuh Gandeng BNI, Percepat Transformasi Digital dan Smart City

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:44 WIB

Adik Jusuf Kalla Alihkan Saham Bukaka Rp195 Miliar ke Dua Putrinya, Struktur Kepemilikan BUKK Berubah

Berita Terbaru