SOLOK, jentik.id – Seekor Harimau Sumatera masuk ke permukiman warga di Nagari Koto Sani, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Kehadiran satwa ini membuat warga resah dalam beberapa hari terakhir.
Wali Nagari Koto Sani, Erinal Dianto, menyebut warga mulai melihat tanda-tanda keberadaan harimau sejak Rabu (15/4/2026). Warga menemukan jejak kaki dan mendengar suara gesekan pada malam hari.
“Warga mendengar suara harimau menggesekkan tubuhnya ke dinding rumah saat malam,” jelasnya.
Tim dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Barat langsung turun ke lokasi sejak Sabtu (18/4/2026). Petugas melakukan verifikasi dan memantau situasi di lapangan.
Kepala Seksi Konservasi Wilayah III Sijunjung, Mecky Aditya Eka Putra, mengonfirmasi interaksi antara harimau dan lingkungan warga. Ia menyebut tiga ekor anjing peliharaan warga menjadi korban.
Tim menemukan jejak kaki berukuran sekitar 8 sentimeter di area perladangan. Petugas memperkirakan hanya satu ekor harimau dewasa yang masuk ke kawasan tersebut.
Untuk mencegah konflik, petugas melakukan penghalauan menggunakan suara keras dan meriam karbit. Tim juga mengarahkan satwa agar kembali ke habitatnya di kawasan Suaka Margasatwa Barisan.
Petugas mengimbau warga tetap waspada. Warga diminta tidak beraktivitas sendirian, menghindari keluar saat malam, serta mengamankan ternak.
Saat ini, petugas belum menemukan tanda baru keberadaan harimau di permukiman. Tim BKSDA tetap siaga dan terus memantau situasi.
Jika muncul tanda baru, petugas akan memasang kamera jebak untuk memantau pergerakan satwa. Pemerintah nagari dan BKSDA meminta warga segera melapor jika menemukan jejak atau tanda keberadaan harimau di sekitar lingkungan. (nr*)









