Insiden Flotilla Gaza: 9 WNI Kini Diduga Ditahan Israel di Perairan Internasional

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pegiat HAM dan Kemanusiaan Wanda Hamidah bersama CEO Rumah Zakat Irvan Nugraha, Ketua Pengurus Dompet Dhuafa Ahmad Juwaini, dan Koordinator Media Center GPCI Harfin menyampaikan keterangan pers di Jakarta, Senin (18/5/2026). Foto: Rakha Raditya Yahya/ANTARA FOTO

Pegiat HAM dan Kemanusiaan Wanda Hamidah bersama CEO Rumah Zakat Irvan Nugraha, Ketua Pengurus Dompet Dhuafa Ahmad Juwaini, dan Koordinator Media Center GPCI Harfin menyampaikan keterangan pers di Jakarta, Senin (18/5/2026). Foto: Rakha Raditya Yahya/ANTARA FOTO

Jakarta, jentik.id-Sejumlah warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla ke Gaza bertambah menjadi sembilan orang. Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) menyebut mereka diduga ditahan Israel di perairan internasional selatan Siprus.

GPCI menambah data tersebut setelah sebelumnya mencatat tujuh WNI. Koordinator Media GPCI, Harfin Naqsyabandi, menyebut dua nama tambahan, yakni Asad Aras Muhammad dan Hendro Prasetyo. Keduanya berada di kapal Kasr-1.

Baca Juga :  Serangan Iran ke Israel, Ledakan Keras Guncang Yerusalem

GPCI melaporkan aparat Israel mencegat sejumlah kapal dalam rombongan flotilla saat menuju Gaza. Mereka menjalankan misi kemanusiaan ke wilayah tersebut.

Berikut sembilan WNI yang GPCI laporkan:

  • Thoudy Badai (jurnalis Republika) – kapal Ozgurluk
  • Rahendro Herubowo (mantan jurnalis iNews) – kapal Ozgurluk
  • Bambang Noroyono (jurnalis Republika) – kapal Boralize
  • Andre Prasetyo Nugroho (jurnalis Tempo TV) – kapal Ozgurluk
  • Andi Angga (aktivis) – kapal Josef
  • Herman Budiyanto Sudarsono (aktivis) – kapal Zafiro
  • Ronggo Wirasano (aktivis) – kapal Zafiro
  • Asad Aras Muhammad (GPCI) – kapal Kasr-1
  • Hendro Prasetyo (GPCI) – kapal Kasr-1
Baca Juga :  Trump Terang-terangan Incar Minyak Iran, Ketegangan Global Kian Memanas

GPCI terus memantau perkembangan dan memperbarui informasi terkait kondisi para WNI tersebut. (nr*)

Berita Terkait

China Peringatkan AS dan Iran, Keamanan Selat Hormuz Tak Boleh Terganggu
Konflik AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Tembus USD 79 per Barel
Kelab Malam di Bangkok Dilalap Api, 27 Tewas dan 22 Korban Berjuang di Ruang Intensif
Perang AS-Iran Memanas Lagi! Iran Tutup Selat Hormuz dan Gempur Basis Militer AS
Kamboja Gerebek Scam Center, 1.100 WNI Ditahan dan 12 Ribu Lebih Ajukan Pemulangan
Kabar Baik! Pemerintah Singapura Cairkan BLT hingga Rp11,8 Juta per Orang
Kapal Tanker LNG Terbakar di Selat Hormuz, Rudal Picu Ketegangan Baru di Timur Tengah
Atlet Kickboxing Asal Jambi Bharada Billy Van Aziz Boston Raih Medali Perak di ISKA Indonesia Open Tournament 2026
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:29 WIB

China Peringatkan AS dan Iran, Keamanan Selat Hormuz Tak Boleh Terganggu

Senin, 13 Juli 2026 - 16:56 WIB

Konflik AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Tembus USD 79 per Barel

Senin, 13 Juli 2026 - 12:07 WIB

Kelab Malam di Bangkok Dilalap Api, 27 Tewas dan 22 Korban Berjuang di Ruang Intensif

Senin, 13 Juli 2026 - 08:55 WIB

Perang AS-Iran Memanas Lagi! Iran Tutup Selat Hormuz dan Gempur Basis Militer AS

Minggu, 12 Juli 2026 - 17:56 WIB

Kamboja Gerebek Scam Center, 1.100 WNI Ditahan dan 12 Ribu Lebih Ajukan Pemulangan

Berita Terbaru

Aparatur Sipil Negara (ASN) berkesempatan naik pangkat melebihi atasannya.PP bari.

Pemerintahan

Peraturan Baru, ASN Kini Bisa Naik Pangkat Melebihi Atasan

Rabu, 15 Jul 2026 - 18:08 WIB