Kasus DBD Naik di Kerinci Awal 2026, Warga Diminta Siaga

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 14 April 2026 - 15:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi petugas yang sedang melakukan fogging DBD

ilustrasi petugas yang sedang melakukan fogging DBD

Kerinci, jentik.id – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Kerinci meningkat pada awal 2026. Dinas Kesehatan mencatat 33 kasus sepanjang Januari hingga Maret, lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencapai 26 kasus.

Dinas menilai kenaikan ini masih dalam batas terkendali. Namun, masyarakat tetap perlu meningkatkan kewaspadaan karena kondisi cuaca saat ini mendukung penyebaran penyakit.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kerinci, Hermizan, menjelaskan bahwa kelembaban udara memicu pertumbuhan nyamuk. Saat ini, kelembaban di Kerinci mencapai sekitar 80 persen, melampaui ambang 60 persen yang sudah cukup untuk mempercepat perkembangbiakan nyamuk.

Baca Juga :  Pungli Parkir Terbongkar, Dishub Kerinci Cabut Izin Pengelola

Lingkungan yang lembap membuat Aedes aegypti berkembang lebih cepat. Curah hujan yang tinggi juga memicu munculnya genangan air di sekitar permukiman, yang kemudian menjadi tempat berkembangnya jentik.

Dinas Kesehatan terus memperluas sosialisasi dan memantau titik rawan. Petugas juga menggiatkan kampanye pola hidup bersih dan sehat (PHBS) untuk menekan penyebaran kasus.

Baca Juga :  Akhirnya Cair, Ribuan PPPK Paruh Waktu Kerinci Terima Gaji Tiga Bulan Sekaligus

Masyarakat perlu ikut menjaga kebersihan lingkungan dan tidak bergantung sepenuhnya pada pemerintah. Warga bisa menerapkan gerakan 3M Plus secara rutin, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup wadah air, serta mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menampung air.

Tanpa langkah pencegahan, kasus DBD berpotensi terus meningkat seiring cuaca yang lembap. Karena itu, masyarakat harus menjaga kebersihan lingkungan secara konsisten agar penyebaran penyakit tidak meluas di Kabupaten Kerinci. (nr*)

Berita Terkait

Bocah 9 Tahun di Kerinci Berjuang Melawan Cerebral Palsy
Bidik Prestasi Menuju PON, Kerinci Jadi Arena Kejuaraan Menembak Perbakin Jambi
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, Pemkab Kerinci Prioritaskan Petani, Sekolah hingga Infrastruktur
Kerinci Raih Apresiasi Program 3 Juta Rumah, 250 Unit untuk Masyarakat
Kerinci Dapat Tambahan Dana Transfer Pusat, Monadi Siapkan untuk Percepatan Pembangunan
Bawa Nama Kerinci ke Kancah Nasional! Wabup Murison Lepas 32 Pramuka ke Jamnas 2026
360 Warga Kerinci Terima Zakat ASN Rp180 Juta, Program Kerinci Cerdas dan Peduli Kembali Bergulir
Bupati Monadi Tinjau RSUD Bukit Kerman, Pastikan Layanan BPJS Semakin Optimal
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:21 WIB

Bocah 9 Tahun di Kerinci Berjuang Melawan Cerebral Palsy

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:55 WIB

Bidik Prestasi Menuju PON, Kerinci Jadi Arena Kejuaraan Menembak Perbakin Jambi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:08 WIB

KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, Pemkab Kerinci Prioritaskan Petani, Sekolah hingga Infrastruktur

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:25 WIB

Kerinci Raih Apresiasi Program 3 Juta Rumah, 250 Unit untuk Masyarakat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:51 WIB

Kerinci Dapat Tambahan Dana Transfer Pusat, Monadi Siapkan untuk Percepatan Pembangunan

Berita Terbaru