Penembakan Saat Acara Presiden Trump di White House, Terungkap Fakta Mengejutkan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 26 April 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Tangkap layar YouTube The White House menampilkan Presiden AS Donald Trump menyampaikan pidato setelah insiden jamuan makan malam koresponden Gedung Putih, Sabtu 25 April 2026. Donald Trump mengungkap identitas dan foto pelaku penembakan di acara makan malam koresponden Gedung Putih.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Tangkap layar YouTube The White House menampilkan Presiden AS Donald Trump menyampaikan pidato setelah insiden jamuan makan malam koresponden Gedung Putih, Sabtu 25 April 2026. Donald Trump mengungkap identitas dan foto pelaku penembakan di acara makan malam koresponden Gedung Putih.

Amerika Serikat, jentik.id-Acara White House Correspondents’ Dinner 2026 di Washington Hilton, Amerika Serikat, berubah mencekam pada Sabtu (25/4/2026) malam. Insiden penembakan terjadi saat Presiden AS Donald Trump menghadiri jamuan bersama pejabat dan tamu undangan.

Peristiwa itu langsung menarik perhatian dunia karena pelaku mencoba melakukan serangan bersenjata di tengah acara resmi kenegaraan.

Detik-Detik Tembakan Terjadi

Tembakan pecah saat Trump berbincang dengan mentalis Oz Pearlman di atas panggung. Banyak tamu awalnya mengira suara itu berasal dari benda yang jatuh karena suasana ballroom sangat ramai.

Dalam hitungan detik, agen Secret Service meneriakkan peringatan dan membentuk pengamanan ketat. Mereka segera membawa Trump, Melania Trump, dan Wakil Presiden JD Vance ke ruang aman.

Baca Juga :  Perang Timur Tengah Memanas, WNI Tertahan Lima Hari di Dubai

Trump mengaku sempat mengira suara itu hanya bunyi nampan jatuh. Setelah melihat situasi sebenarnya, ia menyadari ancaman tersebut sangat serius.

Identitas dan Senjata Pelaku

Polisi mengidentifikasi pelaku sebagai Cole Tomas Allen (31), lulusan California Institute of Technology (Caltech) yang memiliki latar belakang teknik.

Polisi menduga Allen merupakan tamu hotel sehingga ia bisa masuk ke area sekitar lokasi acara dengan lebih mudah. Trump menyebut pelaku sebagai orang yang mengalami gangguan kejiwaan serius.

Allen membawa senapan laras panjang, pistol, dan beberapa pisau. Investigasi awal menunjukkan ia berhasil melewati pos pemeriksaan keamanan sebelum aparat melumpuhkannya dalam baku tembak singkat.

Jurnalis CNN juga melaporkan pelaku sempat mencapai area sensitif meski pengamanan acara berjalan sangat ketat dengan standar keamanan nasional.

Baca Juga :  Drama 40 Hari Berakhir! AS dan Iran Sepakat Damai Sementara, Hormuz Dibuka

Korban dan Dampak Insiden

Dalam insiden itu, seorang agen Secret Service mengalami luka akibat tembakan jarak dekat. Perlengkapan pelindung berhasil menyelamatkan nyawanya.

Peristiwa ini juga mengingatkan publik pada sejarah kelam Washington Hilton, lokasi yang sama saat Presiden Ronald Reagan mengalami penembakan pada tahun 1981.

Acara Dibatalkan dan Proses Hukum

Setelah insiden terjadi, Trump sempat ingin melanjutkan acara. Namun petugas keamanan meminta dirinya kembali ke Gedung Putih demi keselamatan.

Panitia akhirnya membatalkan acara resmi dan menjadwalkan ulang dalam 30 hari ke depan.

Sementara itu, Cole Tomas Allen kini menghadapi sejumlah dakwaan federal, termasuk penggunaan senjata api dalam tindak kekerasan dan penyerangan terhadap petugas federal. (nr*)

Berita Terkait

Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Jepang, Puluhan Orang Terluka dan WNI Diminta Waspada
Jelang Pidato Presiden Filipina, Polisi Temukan Bom Rakitan dan Tingkatkan Pengamanan
Kebakaran Hutan Meluas, Spanyol Tetapkan Darurat Nasional, Ribuan Warga Dievakuasi
Penyebab Kematian Pangeran Arab Saudi di Hotel Mewah London Terungkap, Pengadilan Inggris Buka Fakta Baru
Biaya Perang AS-Iran Tembus Rp671,8 Triliun, Menhan Pete Hegseth Minta Tambahan Dana
Dua WNI Disekap di Myanmar, Kemlu Bergerak Cepat Lacak Lokasi dan Siapkan Penyelamatan
Inggris Resmi Bersiap Punya PM Baru, Andy Burnham Ambil Alih Kepemimpinan
Badai Dahsyat Hantam Prancis, 13.000 Rumah Masih Gelap dan Transportasi Lumpuh
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:40 WIB

Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Jepang, Puluhan Orang Terluka dan WNI Diminta Waspada

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:12 WIB

Jelang Pidato Presiden Filipina, Polisi Temukan Bom Rakitan dan Tingkatkan Pengamanan

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:20 WIB

Kebakaran Hutan Meluas, Spanyol Tetapkan Darurat Nasional, Ribuan Warga Dievakuasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:54 WIB

Penyebab Kematian Pangeran Arab Saudi di Hotel Mewah London Terungkap, Pengadilan Inggris Buka Fakta Baru

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:55 WIB

Biaya Perang AS-Iran Tembus Rp671,8 Triliun, Menhan Pete Hegseth Minta Tambahan Dana

Berita Terbaru