Viral Kasus Bayi Meninggal! RSUP M Djamil Langsung Audit dan Evaluasi Layanan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Medik dan Keperawatan RSUP M Djamil Padang Bestari Jaka Budiman menyampaikan keterangan kepada wartawan terkait perkembangan kasus bayi Alceo dalam konferensi pers di ruang rapat direksi, Selasa (21/4/2026).(Dharma Harisa)

Direktur Medik dan Keperawatan RSUP M Djamil Padang Bestari Jaka Budiman menyampaikan keterangan kepada wartawan terkait perkembangan kasus bayi Alceo dalam konferensi pers di ruang rapat direksi, Selasa (21/4/2026).(Dharma Harisa)

Padang, jentik.id –RSUP M Djamil Padang evaluasi pelayanan setelah kasus meninggalnya bayi AHF menjadi sorotan publik. Langkah ini diambil untuk memastikan kualitas layanan tetap sesuai standar.

Direktur Utama RSUP M Djamil, Dovy Djanas, menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti hasil audit klinis yang saat ini masih berjalan.

“Ke depan, kami akan menindaklanjuti rekomendasi audit dan melakukan evaluasi menyeluruh,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).

Tim Investigasi Telusuri Proses Pelayanan

Untuk mempercepat proses, RSUP M Djamil membentuk tim investigasi. Tim ini melibatkan Komite Medik, Komite Keperawatan, Komite Etik, serta tenaga kesehatan lainnya.

Selanjutnya, tim menelusuri seluruh proses pelayanan, mulai dari pasien masuk hingga penanganan. Hingga saat ini, tim telah bekerja sekitar dua pekan dan masih menganalisis data rekam medis.

Baca Juga :  128 calon Jemaah Haji Kota Sungai Penuh Jalani Vaksinasi Kesehatan

Hasil Audit Segera Disampaikan

Manajemen menargetkan hasil audit segera rampung. Setelah itu, pihak rumah sakit akan menyampaikan hasilnya ke Kementerian Kesehatan.

“Paling cepat satu minggu, hasilnya kami sampaikan secara terbuka,” kata Dovy.

Selain itu, RSUP M Djamil Padang evaluasi pelayanan dengan komitmen transparansi agar publik mendapatkan informasi yang jelas.

Komitmen Tindak Tegas dan Perbaikan Layanan

RSUP M Djamil akan mengambil tindakan tegas jika menemukan pelanggaran SOP. Oleh karena itu, manajemen terus memperkuat pengawasan internal.

Baca Juga :  Kasus PJU Kerinci Terkuak, Kejari Pulihkan Rp2,74 Miliar Kerugian Negara

Di sisi lain, pihak rumah sakit juga membuka komunikasi dengan keluarga AHF. Bahkan, manajemen telah menggelar pertemuan untuk menampung keluhan keluarga.

Selain itu, manajemen juga menerima dua somasi dari pihak keluarga. Meski demikian, RSUP M Djamil tetap menghormati proses hukum yang berjalan.

Publik Diminta Menunggu Hasil Audit

RSUP M Djamil meminta publik menunggu hasil audit agar penilaian tetap objektif. Sementara itu, kasus ini sebelumnya viral setelah keluarga mengungkap dugaan kelalaian.

Ke depan, RSUP M Djamil Padang evaluasi pelayanan secara berkelanjutan dan berkomitmen meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat. (nr*)

 

Berita Terkait

KPK Cegah Ahmad Dedi alias Dedi Congor ke Luar Negeri dalam Kasus Bea Cukai
Kapolda Jambi Instruksikan Seluruh Kapolres Petakan Wilayah Rawan PETI
Ibu Kandung Ditemukan Meninggal, Anak yang Berstatus Polisi Kini Ditahan
Ladang Ganja Seluas 18 Hektare Terungkap di Aceh Utara, BNN Amankan Empat Orang
TNI AL Bongkar Aksi Penyelundupan Emas Rp2,9 Miliar, Petugas Temukan 3 Benda Mencurigakan
Polisi Bongkar 3 Kasus Solar Subsidi di Padang, Puluhan Jeriken Jadi Barang Bukti!
Polda Jambi Ungkap 32 Kasus PETI, 71 Tersangka Diamankan dan 3,5 Kilogram Emas Disita
Bangkai Kapal Wisata Kerinci Sakti Senilai Rp1,2 Miliar Kembali Muncul, Baru Sepekan Berlayar Sudah Rusak
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:39 WIB

KPK Cegah Ahmad Dedi alias Dedi Congor ke Luar Negeri dalam Kasus Bea Cukai

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:40 WIB

Kapolda Jambi Instruksikan Seluruh Kapolres Petakan Wilayah Rawan PETI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Ibu Kandung Ditemukan Meninggal, Anak yang Berstatus Polisi Kini Ditahan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:27 WIB

Ladang Ganja Seluas 18 Hektare Terungkap di Aceh Utara, BNN Amankan Empat Orang

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:53 WIB

TNI AL Bongkar Aksi Penyelundupan Emas Rp2,9 Miliar, Petugas Temukan 3 Benda Mencurigakan

Berita Terbaru