Geledah Kafe di Cipete, Polisi Temukan Brankas Berisi Dolar AS dan Dolar Singapura dalam Jumlah Fantastis

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Metro Kombes Pol Budi Hermanto di lokasi Pengeledahan kawasan Cipete, Jakarta Selatan. Foto: Dok. Istimewa

Kabid Humas Polda Metro Kombes Pol Budi Hermanto di lokasi Pengeledahan kawasan Cipete, Jakarta Selatan. Foto: Dok. Istimewa

JAKARTA, jentik.id – Tim Kortastipidkor Polri bersama Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menemukan uang dalam jumlah besar saat menggeledah Kafe de’Clan di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (8/7/2026). Tim penyidik menyimpan temuan tersebut dari sebuah brankas yang berada di balik lemari di lantai dua bangunan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan tim penyidik masih menghitung seluruh uang tersebut. Selain itu, penyidik juga mengamankan sejumlah dokumen untuk mendukung proses penyidikan.

“Penyidik menemukan uang dalam mata uang dolar Amerika Serikat dan dolar Singapura. Saat ini kami masih menghitung jumlahnya,” kata Budi.

Baca Juga :  tut Nama Gubernur Jambi, Wanita Ini Dilaporkan dalam Kasus Investasi Rp115 Juta

Budi menjelaskan tim penyidik memeriksa seluruh ruangan sebelum akhirnya menemukan brankas tersebut. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan brankas itu menyimpan uang dalam jumlah besar dengan mata uang dolar AS dan dolar Singapura.

“Kami menemukan penyimpanan uang dalam jumlah yang cukup besar atau fantastis, termasuk beberapa dokumen yang kini sedang kami dalami,” ujarnya.

Tim penyidik menempatkan brankas itu di lantai dua Kafe de’Clan. Saat ini, mereka terus meneliti seluruh barang bukti sebelum mengumumkan hasil penghitungan uang dan perkembangan penyidikan kepada publik.

Baca Juga :  KPK Sita Ratusan Juta Rupiah dalam OTT Bupati Langkat Syah Afandin Terkait Dugaan Suap Proyek

Kortastipidkor Polri bersama Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menggelar penggeledahan tersebut untuk mengusut dugaan korupsi, suap, gratifikasi, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Penyidik kini mendalami dugaan korupsi pengadaan batu bara untuk sejumlah PLTU periode 2018–2026, perkara PT Asabri, serta dugaan korupsi penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI.

Sebelumnya, tim penyidik menggeledah sedikitnya delapan lokasi guna mengumpulkan alat bukti dan memperkuat proses penyidikan dalam perkara tersebut. (nr*)

Berita Terkait

Polda Jambi Bongkar Sindikat Peretas Bank Jambi, Tiga Pelaku Lokal Ditangkap
Mahfud MD Soroti Kasus Febrie, KPK Akhirnya Buka Suara
Mahasiswa di Bungo Ditangkap usai Curi Dompet Ibu Muda, Aksinya Terekam CCTV
Kejagung Pastikan Tangani Kasus Febrie Adriansyah Secara Hati-Hati, Bentuk Tim Penyidik Khusus
Arca Buddha Abad ke-8 Asal Indonesia Yang Dijarah Dikembalikan Jaksa Amerika Serikat
Profil Don Ritto, Pengacara Alumni Unja yang Jadi Tersangka Bersama Febrie Adriansyah
Tan Kian Jadi Salah Satu Saksi dalam Kasus PT ASABRI yang Menyeret Nama Febrie Adriansyah
Polri Percepat Penanganan Kasus Febrie dan Don Ritto, Barang Bukti Segera Diserahkan ke Kejagung
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:05 WIB

Polda Jambi Bongkar Sindikat Peretas Bank Jambi, Tiga Pelaku Lokal Ditangkap

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:46 WIB

Mahfud MD Soroti Kasus Febrie, KPK Akhirnya Buka Suara

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:44 WIB

Mahasiswa di Bungo Ditangkap usai Curi Dompet Ibu Muda, Aksinya Terekam CCTV

Senin, 13 Juli 2026 - 20:15 WIB

Kejagung Pastikan Tangani Kasus Febrie Adriansyah Secara Hati-Hati, Bentuk Tim Penyidik Khusus

Senin, 13 Juli 2026 - 19:36 WIB

Arca Buddha Abad ke-8 Asal Indonesia Yang Dijarah Dikembalikan Jaksa Amerika Serikat

Berita Terbaru

Aparatur Sipil Negara (ASN) berkesempatan naik pangkat melebihi atasannya.PP bari.

Pemerintahan

Peraturan Baru, ASN Kini Bisa Naik Pangkat Melebihi Atasan

Rabu, 15 Jul 2026 - 18:08 WIB