Sahroni Puji Performa Teddy, Sebut Seskab Berperan Penting Kawal Program Presiden

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bendahara Umum DPP NasDem Ahmad Sahroni.
 Foto: Dok. Istimewa

Bendahara Umum DPP NasDem Ahmad Sahroni. Foto: Dok. Istimewa

Jakarta, jentik.id – Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni menilai Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya menjalankan tugasnya dengan baik. Menurutnya, Teddy berperan penting dalam memastikan seluruh program Presiden Prabowo Subianto berjalan sesuai rencana.

Sahroni menyebut Teddy menjadi salah satu penggerak utama yang mengawal pelaksanaan agenda pemerintah.

“Teddy adalah jangkar pemerintah. Fungsinya memastikan semua program presiden berjalan lancar. Tugasnya berat dan saya melihat Teddy mampu menjalankannya dengan baik,” kata Sahroni, Kamis (18/6/2026).

Baca Juga :  BPOM Tarik 14 Kosmetik Berbahaya, Mengandung Merkuri hingga Zat Pemicu Kanker

Ia menambahkan, seluruh langkah yang dilakukan Teddy merupakan bagian dari tanggung jawabnya sebagai Sekretaris Kabinet dalam mengawal kebijakan pemerintah.

Nilai Peran Teddy di Ruang Publik

Selain mengawal program pemerintah, Sahroni juga menilai Teddy aktif meluruskan informasi yang simpang siur di tengah masyarakat. Menurutnya, langkah tersebut sesuai dengan tugas seorang Sekretaris Kabinet.

Baca Juga :  Prabowo Subianto Panggil Listyo Sigit Prabowo Bahas Transformasi Polri di Hambalang

“Sebagai Seskab, dia juga harus menyampaikan penjelasan kepada publik ketika muncul informasi yang perlu diluruskan. Teddy sudah bekerja sesuai fungsinya dan performanya sangat mengagumkan,” ujarnya.

Sahroni juga menganggap munculnya kritik terhadap Teddy sebagai hal yang wajar. Namun, ia menilai Teddy menunjukkan inisiatif dan kinerja yang tinggi dalam menjalankan tugasnya sebagai Sekretaris Kabinet. (nr*)

Berita Terkait

Kapolri Tetapkan 11 Korporasi sebagai Tersangka Karhutla, Tiga Perusahaan Berstatus PMA
Rieke Dukung Prabowo Berantas Mafia Sawit dan Tindak Pelaku Karhutla
Usulan Luhut soal Definisi Korupsi Ditolak Anggota DPR, Dinilai Berisiko
Karhutla Picu 314 Ribu Kasus ISPA, 70 Ribu Balita Terdampak! Kemenkes Ungkap Data Terbaru
Menkeu Suahasil Tegaskan Gaji PNS Tetap Dibayar Lewat Bank, Bagaimana Usulan Koperasi Merah Putih?
Diiming-imingi Kerja di Luar Negeri, WNI Terancam Jadi Tentara Bayaran, Imigrasi Bertindak
Survei CELIOS Tempatkan Bahlil di Posisi Bawah, Golkar Buka Data Kinerja ESDM
Program MBG Mulai Sasar Pesantren di Pulau Jawa pada Akhir Oktober 2026
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:46 WIB

Kapolri Tetapkan 11 Korporasi sebagai Tersangka Karhutla, Tiga Perusahaan Berstatus PMA

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Rieke Dukung Prabowo Berantas Mafia Sawit dan Tindak Pelaku Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:29 WIB

Usulan Luhut soal Definisi Korupsi Ditolak Anggota DPR, Dinilai Berisiko

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Karhutla Picu 314 Ribu Kasus ISPA, 70 Ribu Balita Terdampak! Kemenkes Ungkap Data Terbaru

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Menkeu Suahasil Tegaskan Gaji PNS Tetap Dibayar Lewat Bank, Bagaimana Usulan Koperasi Merah Putih?

Berita Terbaru