El Nino Ekstrem Mengancam, Amran Ungkap Stok Beras Indonesia Tembus 4,5 Juta Ton

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Jakarta, Senin (19/10/2026). ANTARA/Harianto

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Jakarta, Senin (19/10/2026). ANTARA/Harianto

JAKARTA, jentik.id – Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, memastikan cadangan beras pemerintah (CBP) mencapai 4,5 juta ton. Stok tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah untuk menghadapi ancaman El Nino ekstrem dan kekeringan.

Amran mengatakan pemerintah telah menyiapkan cadangan pangan selama dua tahun untuk mengantisipasi dampak perubahan iklim yang berpotensi mengganggu produksi pertanian.

“Insya Allah, kami sudah persiapkan dua tahun sebelumnya mengantisipasi El Nino Godzilla. Stok kita banyak, masih melimpah. Stok cadangan beras pemerintah kita 4,5 juta ton. Jadi aman,” ujar Amran di Jakarta, Senin (19/10/2026).

Baca Juga :  Rupiah Tertekan, Prabowo Sebut Warga Desa Tetap Aman karena Tak Bergantung Dolar

Menurut data Bapanas, cadangan beras pemerintah meningkat sekitar 200 persen dibandingkan Oktober 2023, ketika stok CBP tercatat 1,51 juta ton. Pemerintah memperoleh tambahan cadangan tersebut dari produksi beras dalam negeri.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) memproyeksikan produksi beras nasional pada Januari–September 2026 mencapai 28,39 juta ton. Sementara itu, pemerintah menyerap sekitar 4,1 juta ton beras atau setara 14,4 persen dari total produksi. Dengan demikian, pelaku usaha swasta masih memiliki ruang untuk menyerap hasil panen petani.

Amran juga optimistis Indonesia mampu mempertahankan swasembada pangan pada 2026. Ia berharap kondisi cuaca mendukung produksi pertanian dalam beberapa bulan mendatang.

Baca Juga :  Kilas Balik Ekonomi: Anggaran MBG Dipisah Mulai 2028, Harga Pertamax Turun per 1 Agustus

Selain beras, pemerintah mencatat cadangan jagung pakan sebanyak 84 ribu ton dan minyak goreng 26 ribu kiloliter yang dikelola Perum Bulog serta ID Food. Sementara itu, ID Food menyimpan 39 ton daging ayam.

Untuk komoditas mudah rusak seperti cabai, bawang merah, dan telur ayam, pemerintah mengandalkan produksi rutin petani dan peternak dalam negeri. Bapanas menilai surplus produksi terhadap kebutuhan konsumsi dapat membantu menjaga ketersediaan pangan di tengah ancaman El Nino. (nr*)

Berita Terkait

Kapolri Tetapkan 11 Korporasi sebagai Tersangka Karhutla, Tiga Perusahaan Berstatus PMA
Rieke Dukung Prabowo Berantas Mafia Sawit dan Tindak Pelaku Karhutla
Usulan Luhut soal Definisi Korupsi Ditolak Anggota DPR, Dinilai Berisiko
Karhutla Picu 314 Ribu Kasus ISPA, 70 Ribu Balita Terdampak! Kemenkes Ungkap Data Terbaru
Menkeu Suahasil Tegaskan Gaji PNS Tetap Dibayar Lewat Bank, Bagaimana Usulan Koperasi Merah Putih?
Diiming-imingi Kerja di Luar Negeri, WNI Terancam Jadi Tentara Bayaran, Imigrasi Bertindak
Survei CELIOS Tempatkan Bahlil di Posisi Bawah, Golkar Buka Data Kinerja ESDM
Program MBG Mulai Sasar Pesantren di Pulau Jawa pada Akhir Oktober 2026
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:46 WIB

Kapolri Tetapkan 11 Korporasi sebagai Tersangka Karhutla, Tiga Perusahaan Berstatus PMA

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Rieke Dukung Prabowo Berantas Mafia Sawit dan Tindak Pelaku Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Karhutla Picu 314 Ribu Kasus ISPA, 70 Ribu Balita Terdampak! Kemenkes Ungkap Data Terbaru

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Menkeu Suahasil Tegaskan Gaji PNS Tetap Dibayar Lewat Bank, Bagaimana Usulan Koperasi Merah Putih?

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:47 WIB

Diiming-imingi Kerja di Luar Negeri, WNI Terancam Jadi Tentara Bayaran, Imigrasi Bertindak

Berita Terbaru