Tragis! Sopir Truk Tewas Setelah Menegur Penyerobot Antrean di SPBU

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pengeroyokan. Seorang sopir truk tewas mengenaskan setelah menjadi korban dugaan pengeroyokan dan penusukan secara brutal oleh sekelompok orang di area SPBU Jalan Noerdin Panji, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, pada Kamis (2/6/2026) malam.

Ilustrasi pengeroyokan. Seorang sopir truk tewas mengenaskan setelah menjadi korban dugaan pengeroyokan dan penusukan secara brutal oleh sekelompok orang di area SPBU Jalan Noerdin Panji, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, pada Kamis (2/6/2026) malam.

PALEMBANG, jentik.id – Seorang sopir truk bernama Yepran Firmansyah (38) meninggal dunia setelah sekelompok orang menyerangnya di area SPBU Jalan Noerdin Panji, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, Palembang, Selasa (2/6/2026) malam.

Peristiwa bermula sekitar pukul 21.15 WIB saat Yepran mengantre solar bersama kendaraan lain. Ketika sebuah kendaraan memotong antrean, korban menegur pengemudinya karena dianggap merugikan pengguna jalan lain.

Teguran tersebut memicu adu mulut yang berujung perkelahian. Sejumlah sopir yang berada di lokasi kemudian melerai kedua pihak sehingga situasi sempat mereda.

Namun, sekitar 30 menit kemudian, pria yang ditegur itu kembali ke SPBU bersama sekitar tujuh rekannya dengan mengendarai sepeda motor. Mereka langsung menyerang korban menggunakan senjata tajam.

Baca Juga :  Polisi Gerebek Dugaan Penimbunan Biosolar di Agam, Dua Orang Jadi Tersangka

Meski mengalami luka, Yepran berusaha menyelamatkan diri dengan mengemudikan truk keluar dari area SPBU. Para pelaku terus mengejar korban hingga ke seberang jalan.

Akibat luka yang cukup parah, Yepran kehilangan kendali saat mengemudikan truk. Kendaraannya oleng dan berhenti setelah menabrak di pinggir jalan. Korban juga kehilangan kesadaran di dalam kabin.

Warga dan sesama sopir segera memberikan pertolongan lalu membawa korban ke RS Myria Palembang. Namun, tim medis tidak berhasil menyelamatkan nyawanya.

Dokter menemukan sejumlah luka tusuk di bagian dada, rusuk, punggung, dan lengan kanan korban yang menyebabkan kondisinya kritis.

Baca Juga :  Dua Wanita Open BO Gunakan Foto Palsu, Polisi Ungkap Modus Kasus Tewasnya ASN BPN di Medan

Menerima laporan kejadian tersebut, personel Polsek Sukarami bersama Tim Inafis Polrestabes Palembang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi.

Kapolsek Sukarami, Kompol Alex Andriyan, membenarkan insiden yang menewaskan sopir truk tersebut. Berdasarkan keterangan saksi, polisi memperkirakan jumlah pelaku mencapai tujuh orang.

Menurut Alex, konflik bermula dari teguran korban terhadap pengendara yang menyerobot antrean solar di SPBU.

Saat ini polisi masih memburu para pelaku dan mengumpulkan barang bukti tambahan, termasuk rekaman CCTV di sekitar lokasi, guna mengungkap identitas serta menangkap seluruh anggota kelompok yang terlibat dalam penyerangan tersebut. (nr*)

Berita Terkait

Laka Lantas Truk Molen Diduga Rem Blong  Di Bekasi 6 Orang Tewas, 6 Luka-luka
Cegah Penyalahgunaan Narkoba Kapolri Larangan Polisi Gunakan Rokok Elektrik
KPK Cegah Ahmad Dedi alias Dedi Congor ke Luar Negeri dalam Kasus Bea Cukai
Kapolda Jambi Instruksikan Seluruh Kapolres Petakan Wilayah Rawan PETI
Ibu Kandung Ditemukan Meninggal, Anak yang Berstatus Polisi Kini Ditahan
Ladang Ganja Seluas 18 Hektare Terungkap di Aceh Utara, BNN Amankan Empat Orang
TNI AL Bongkar Aksi Penyelundupan Emas Rp2,9 Miliar, Petugas Temukan 3 Benda Mencurigakan
Polisi Bongkar 3 Kasus Solar Subsidi di Padang, Puluhan Jeriken Jadi Barang Bukti!
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 09:56 WIB

Laka Lantas Truk Molen Diduga Rem Blong  Di Bekasi 6 Orang Tewas, 6 Luka-luka

Senin, 2 November 2026 - 05:45 WIB

Cegah Penyalahgunaan Narkoba Kapolri Larangan Polisi Gunakan Rokok Elektrik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:39 WIB

KPK Cegah Ahmad Dedi alias Dedi Congor ke Luar Negeri dalam Kasus Bea Cukai

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:40 WIB

Kapolda Jambi Instruksikan Seluruh Kapolres Petakan Wilayah Rawan PETI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Ibu Kandung Ditemukan Meninggal, Anak yang Berstatus Polisi Kini Ditahan

Berita Terbaru

Peserta Talkshow Lingkungan diselenggarakan Bank Sampah Sahabat Alam (BSSA) Ft: Dok: BSSA

Sungai Penuh

Saatnya Pemuda Bergerak Selamatkan Bumi

Senin, 2 Nov 2026 - 09:27 WIB

Wawako Azahar Hamzah, Ceo Toko Ensd Garuda, serangkaian kegiatan Funrun meraton 5 K dan 10 K serangkaian peringatan HUT  Ke-18 Kota Sungai Penuh yang digelar dilapangan Merdeka Sungai Penuh  Minggu 1 Noprmber 2026 diikuti 500 peserta dari masyarakat dan berbagai komonitas.

Sport

Berita poto kegiatan Funrun

Minggu, 1 Nov 2026 - 13:26 WIB