Turbo Mobil Cepat Rusak? Mungkin Anda Masih Salah Saat Mematikan Mesin

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebiasaan Sepele Saat Mematikan Mesin (YouTube Ngoffee Break) /

Kebiasaan Sepele Saat Mematikan Mesin (YouTube Ngoffee Break) /

Jakarta, jentik.id-Mobil bermesin turbo menawarkan tenaga besar dan akselerasi responsif. Karena itu, banyak pengendara menyukai performanya. Namun, mesin turbo membutuhkan perhatian lebih dibanding mesin biasa.

Banyak pemilik mobil hanya fokus mengganti oli secara rutin. Padahal, ada kebiasaan penting untuk menjaga turbo tetap awet, yaitu memberi waktu mesin idle sebelum mematikannya.

Turbocharger memanfaatkan gas buang untuk memutar turbin. Komponen ini bekerja pada putaran tinggi dan menghasilkan suhu panas. Saat mesin hidup, oli terus mengalir untuk melumasi sekaligus mendinginkan turbo.

Masalah sering muncul saat pengendara langsung mematikan mesin setelah perjalanan jauh atau setelah berkendara dalam kecepatan tinggi. Kondisi itu menghentikan aliran oli ketika suhu turbo masih panas.

Baca Juga :  Innova Reborn 2026 Ditunggu Penggemar

Agar turbo lebih awet, pengendara sebaiknya membiarkan mesin menyala selama 30 detik hingga satu menit sebelum mematikannya. Cara ini membantu menurunkan suhu turbo secara perlahan.

Kebiasaan cooling down juga mencegah oli membentuk kerak karbon di dalam turbo. Kerak tersebut bisa menyumbat saluran pelumas dan merusak bearing turbo.

Turbo juga masih berputar beberapa saat setelah pengendara melepas pedal gas. Karena itu, mesin perlu tetap menyala sejenak agar oli terus melumasi poros turbo hingga putarannya stabil.

Baca Juga :  Toyota Rush 2026 Resmi Hadir, Usung Teknologi Hybrid dan Desain Lebih Gagah

Pemilik mobil turbo juga perlu memakai oli berkualitas sesuai rekomendasi pabrikan. Oli sintetik umumnya memiliki ketahanan lebih baik terhadap suhu tinggi.

Pengendara perlu rutin memeriksa filter udara agar debu tidak masuk ke turbin. Selain itu, hindari langsung menginjak pedal gas terlalu dalam saat mesin baru menyala.

Merawat mesin turbo sebenarnya cukup mudah. Kebiasaan sederhana seperti memberi waktu cooling down dapat menjaga turbo tetap sehat dan membantu menghindari biaya perbaikan mahal. (nr*)

Berita Terkait

Bukan Cuma Desain, Fitur Kabin Innova Zenix Ini Sukses Bikin Konsumen Jatuh Hati
Kia Carens 2026 Comeback! Bawa Fitur Canggih, Siap Ganggu MPV Jepang
SUV Hybrid Irit Banget! Yaris Cross 2026 Capai 30 Km/Liter, Kabin Makin Mewah
HR-V Facelift Naik Kelas, Panoramic Roof Bikin Mewah, Magic Seats Tetap Juara
Leapmotor B10 Resmi Siap Masuk Indonesia, SUV Listrik Stylish dengan Fitur Modern
Indomobil Luncurkan Tirano, Motor Listrik Adventure Rp25,9 Juta yang Banyak Dicari
Honda Scoopy 2026 Resmi Tampil Lebih Kekinian, USB Port Baru Jadi Andalan
Tips Membeli Mobil Bekas: Cara Aman Hindari Penipuan dan Rugi Besar
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:31 WIB

Bukan Cuma Desain, Fitur Kabin Innova Zenix Ini Sukses Bikin Konsumen Jatuh Hati

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:20 WIB

Turbo Mobil Cepat Rusak? Mungkin Anda Masih Salah Saat Mematikan Mesin

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:00 WIB

Kia Carens 2026 Comeback! Bawa Fitur Canggih, Siap Ganggu MPV Jepang

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:00 WIB

SUV Hybrid Irit Banget! Yaris Cross 2026 Capai 30 Km/Liter, Kabin Makin Mewah

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:00 WIB

HR-V Facelift Naik Kelas, Panoramic Roof Bikin Mewah, Magic Seats Tetap Juara

Berita Terbaru