New York (AS), jentik.id – Tim Nasional Spanyol sukses menorehkan sejarah dengan meraih gelar juara Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Argentina 1-0 pada partai final yang berlangsung di Stadion New York, Amerika Serikat, Senin.
Gol tunggal Ferran Torres pada menit ke-106 babak perpanjangan waktu memastikan La Roja mengangkat trofi Piala Dunia untuk kedua kalinya setelah sebelumnya menjadi juara pada 2010.
Sejak peluit awal dibunyikan, Spanyol tampil lebih dominan dan langsung menekan pertahanan Argentina. Peluang pertama hadir pada menit kelima melalui aksi Lamine Yamal, namun upayanya berhasil digagalkan lini belakang Argentina yang dikawal Lisandro Martinez dan Emiliano Martinez.
Argentina juga sempat mengancam lewat kerja sama Lionel Messi dan Nico Gonzalez, tetapi peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol. Hingga turun minum, kedua tim masih bermain imbang tanpa gol.
Pada babak pertama, Argentina kehilangan Lisandro Martinez yang mengalami cedera dan digantikan Nicolas Otamendi.
Memasuki babak kedua,
Spanyol kembali mengambil inisiatif serangan. Alejandro Baena memperoleh peluang emas pada awal babak, namun tembakannya masih mampu diamankan Emiliano Martinez.
Tekanan La Roja terus berlanjut. Otamendi dan Gonzalo Montiel beberapa kali melakukan penyelamatan krusial untuk menggagalkan peluang Fabian Ruiz, Mikel Oyarzabal, Dani Olmo, hingga Marc Cucurella.
Lamine Yamal kembali menciptakan peluang emas pada menit ke-67 melalui umpan silang kepada Ferran Torres. Namun, sundulan Torres masih tepat mengarah ke pelukan Emiliano Martinez yang tampil gemilang di bawah mistar.
Memasuki menit-menit akhir waktu normal, Spanyol semakin meningkatkan intensitas serangan. Pedri dan Pau Cubarsi bergantian mengancam gawang Argentina, tetapi Emiliano Martinez kembali menunjukkan kualitasnya dengan melakukan sejumlah penyelamatan penting.
Drama terjadi pada masa injury time ketika gelandang Argentina Enzo Fernandez menerima kartu kuning kedua pada menit ke-90+3 setelah melanggar Pau Cubarsi.
Argentina pun harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain hingga babak perpanjangan waktu.
Keunggulan jumlah pemain akhirnya dimanfaatkan Spanyol.
Pada menit ke-106, Pedro Porro mengirim umpan ke sisi kiri yang diteruskan Nico Williams sebelum memberikan umpan tarik kepada Ferran Torres. Penyerang pengganti itu melepaskan tembakan keras yang tak mampu dihentikan Emiliano Martinez, membawa Spanyol unggul 1-0.
Ferran Torres sempat kembali membobol gawang Argentina pada menit ke-113. Namun, gol tersebut dianulir wasit karena terlebih dahulu berada dalam posisi offside.
Argentina berupaya keras menyamakan kedudukan pada penghujung laga. Peluang terbaik hadir pada menit ke-120+1 melalui Giovanni Simeone yang menyambut bola hasil sepak pojok Lionel Messi. Namun, tembakannya melambung di atas mistar gawang Unai Simon.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 tetap bertahan. Kemenangan tersebut memastikan Spanyol keluar sebagai juara Piala Dunia 2026 sekaligus meraih gelar dunia kedua sepanjang sejarah setelah sukses pertama pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.
Susunan Pemain
Spanyol (4-2-3-1): Unai Simon; Pedro Porro, Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, Marc Cucurella; Rodri (kapten), Fabian Ruiz; Alex Baena, Dani Olmo, Lamine Yamal; Mikel Oyarzabal.
Argentina (4-4-2): Emiliano Martinez; Gonzalo Montiel, Cristian Romero, Lisandro Martinez, Nicolas Tagliafico; Rodrigo De Paul, Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister, Nico Gonzalez; Lionel Messi (kapten), Julian Alvarez.(asy*)









