China, jentik.id – Regulator pasar China memerintahkan penarikan kembali (recall) sebanyak 183.211 kendaraan listrik (EV) BYD seri Qin dan Tang yang diproduksi pada periode 2014 hingga 2022.
Penarikan dilakukan karena ditemukan cacat pada salah satu komponen sistem rem yang berpotensi menimbulkan risiko keselamatan.
Administrasi Negara untuk Regulasi Pasar China (SAMR) dalam keterangannya, Jumat (18/9), menyebutkan cacat terdapat pada sejumlah bantalan penahan pedal rem.
Komponen tersebut berisiko retak atau terlepas setelah digunakan dalam jangka waktu tertentu.
Dalam kondisi tertentu, kerusakan itu dapat menyebabkan lampu rem tetap menyala meskipun pedal rem tidak diinjak. Kondisi tersebut berpotensi membingungkan pengguna jalan lain dan meningkatkan risiko kecelakaan.
BYD menyatakan akan mengganti komponen yang terdampak secara gratis melalui jaringan diler resminya.
Regulator China juga mengumumkan penarikan kendaraan listrik merek Firefly yang diproduksi Nio.
Sebanyak 686 unit ditarik karena ditemukan cacat pada komponen sistem kemudi.
Cacat tersebut, dalam kondisi tertentu, dapat menyebabkan hilangnya bantuan power steering.
Nio akan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang terdampak dan mengganti rangkaian kabel yang bermasalah tanpa dipungut biaya.
Pemilik kendaraan yang masuk dalam program recall diminta menghubungi diler atau bengkel resmi masing-masing produsen untuk mendapatkan pemeriksaan dan perbaikan secara gratis.(asy*)









