Destry Damayanti Jadi Pjs Gubernur BI Usai Perry Warjiyo Mundur, Ini Rekam Jejaknya

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 27 Juli 2026 - 19:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase foto Gubernur Bank Indonesia. Setelah Perry Warjiyo mengajukan pengunduran diri secara resmi dari posisi Gubernur BI, posisi puncak otoritas moneter tanah air tersebut kini diampu oleh Destry Damayanti sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Bank Indonesia.

Kolase foto Gubernur Bank Indonesia. Setelah Perry Warjiyo mengajukan pengunduran diri secara resmi dari posisi Gubernur BI, posisi puncak otoritas moneter tanah air tersebut kini diampu oleh Destry Damayanti sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Bank Indonesia.

JAKARTA, jentik.id – Destry Damayanti resmi menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Bank Indonesia (BI) setelah Perry Warjiyo mengajukan pengunduran diri dari jabatannya sebagai Gubernur BI.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah menerima surat pengunduran diri Perry Warjiyo. Saat ini, pemerintah tengah memproses Keputusan Presiden (Keppres) tentang pemberhentian secara hormat.

“Presiden menerima pengunduran diri Bapak Perry Warjiyo sekaligus menyampaikan apresiasi atas dedikasi beliau selama kurang lebih tujuh tahun memimpin Bank Indonesia,” kata Prasetyo di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Senin (27/7).

Prasetyo menjelaskan pemerintah belum menggelar pertemuan khusus antara Presiden Prabowo dan Destry Damayanti. Menurutnya, proses administrasi berlangsung cepat sehingga belum ada pembahasan lanjutan.

Ia menambahkan pemerintah akan segera menindaklanjuti surat pengunduran diri tersebut sesuai mekanisme yang berlaku melalui penerbitan Keputusan Presiden.

Rekam Jejak Destry Damayanti

Destry Damayanti lahir pada 16 Desember 1963. Ia meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia dan melanjutkan pendidikan Master of Science di Cornell University, Amerika Serikat.

Baca Juga :  BEM Bersatu Soroti Dugaan Kedekatan Tiyo Ardianto dengan Jaringan Politik

Destry mengawali karier sebagai asisten peneliti di Harvard Institute for International Development (HIID) pada 1989. Ia juga aktif sebagai peneliti di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Selanjutnya, Destry bergabung dengan Badan Analisa Keuangan dan Moneter (BAKM) Kementerian Keuangan pada 1992 hingga 1997. Setelah itu, ia meniti karier di sektor keuangan sebagai Ekonom Citibank Indonesia, Senior Economic Advisor Kedutaan Besar Inggris, Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas, dan Kepala Ekonom Bank Mandiri.

Pada 2015, Presiden Joko Widodo menunjuk Destry sebagai Ketua Panitia Seleksi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Di tahun yang sama, ia juga menjabat sebagai Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hingga 2019.

Kariernya di Bank Indonesia dimulai pada 2019 setelah Presiden mengangkatnya sebagai Deputi Gubernur Senior BI melalui Keputusan Presiden Nomor 74/P Tahun 2019. Selain itu, Destry juga pernah menjabat Ketua Umum ILUNI FEB Universitas Indonesia periode 2019–2021.

Baca Juga :  Rupiah Kian Tertekan! Geopolitik Memanas dan Subsidi Energi Jadi Pemic

Perry Warjiyo Akhiri Pengabdian di Bank Indonesia

Pengunduran diri Perry Warjiyo mengakhiri perjalanan panjangnya di Bank Indonesia selama 42 tahun. Perry lahir di Sukoharjo, Jawa Tengah, pada 25 Februari 1959.

Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Gadjah Mada pada 1982. Setelah itu, Perry meraih gelar Master of Science dan Ph.D bidang ekonomi moneter serta internasional di Iowa State University, Amerika Serikat.

Perry memulai karier di Bank Indonesia pada 1984. Selama puluhan tahun, ia mengemban berbagai jabatan strategis, mulai dari Staf Gubernur, Kepala Biro Gubernur, Direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial, hingga Direktur Eksekutif South East Asia Voting Group (SEAVG) di IMF.

Selanjutnya, Perry menjabat Deputi Gubernur BI pada 2013. Ia kemudian dilantik sebagai Gubernur Bank Indonesia ke-16 pada 23 Mei 2018 dan memimpin bank sentral hingga mengajukan pengunduran diri pada 27 Juli 2026. (nr*)

Berita Terkait

Menkeu Purbaya Siapkan Tambahan Dana untuk 490 Daerah, Antisipasi Pemda Kesulitan Bayar Gaji ASN
Kejagung Ungkap Dugaan Pemborosan Rp10,5 Triliun di BGN Era Dadan, Chat Jadi Barang Bukti
Sudaryono Bersih-Bersih BGN, 261 Pegawai Bermasalah Langsung Dipecat
BMKG Optimalkan Channel WhatsApp untuk Sebarkan Informasi Cuaca dan Gempa Lebih Cepat
KPK Temukan Uang Rp4 Miliar di Rumah Kadis PUPR Bengkulu, Kasus Korupsi Baru Terbongkar
Mulai September 2026 Kontrak PPPK Paruh Waktu Habis, Bisakah Langsung Jadi PPPK Penuh Waktu?
Menko Polkam Serukan Gerakan Bersama Berantas Narkotika, Libatkan Seluruh Elemen Masyarakat
Perkuat TNI AU, Kemhan Datangkan 12 Jet Tempur M-346 F Block 20 dari Italia
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:31 WIB

Menkeu Purbaya Siapkan Tambahan Dana untuk 490 Daerah, Antisipasi Pemda Kesulitan Bayar Gaji ASN

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:51 WIB

Kejagung Ungkap Dugaan Pemborosan Rp10,5 Triliun di BGN Era Dadan, Chat Jadi Barang Bukti

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:25 WIB

Sudaryono Bersih-Bersih BGN, 261 Pegawai Bermasalah Langsung Dipecat

Senin, 27 Juli 2026 - 20:54 WIB

BMKG Optimalkan Channel WhatsApp untuk Sebarkan Informasi Cuaca dan Gempa Lebih Cepat

Senin, 27 Juli 2026 - 19:39 WIB

Destry Damayanti Jadi Pjs Gubernur BI Usai Perry Warjiyo Mundur, Ini Rekam Jejaknya

Berita Terbaru