JAKARTA, jentik.id – Destry Damayanti resmi menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Bank Indonesia (BI) setelah Perry Warjiyo mengajukan pengunduran diri dari jabatannya sebagai Gubernur BI.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah menerima surat pengunduran diri Perry Warjiyo. Saat ini, pemerintah tengah memproses Keputusan Presiden (Keppres) tentang pemberhentian secara hormat.
“Presiden menerima pengunduran diri Bapak Perry Warjiyo sekaligus menyampaikan apresiasi atas dedikasi beliau selama kurang lebih tujuh tahun memimpin Bank Indonesia,” kata Prasetyo di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Senin (27/7).
Prasetyo menjelaskan pemerintah belum menggelar pertemuan khusus antara Presiden Prabowo dan Destry Damayanti. Menurutnya, proses administrasi berlangsung cepat sehingga belum ada pembahasan lanjutan.
Ia menambahkan pemerintah akan segera menindaklanjuti surat pengunduran diri tersebut sesuai mekanisme yang berlaku melalui penerbitan Keputusan Presiden.
Rekam Jejak Destry Damayanti
Destry Damayanti lahir pada 16 Desember 1963. Ia meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia dan melanjutkan pendidikan Master of Science di Cornell University, Amerika Serikat.
Destry mengawali karier sebagai asisten peneliti di Harvard Institute for International Development (HIID) pada 1989. Ia juga aktif sebagai peneliti di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
Selanjutnya, Destry bergabung dengan Badan Analisa Keuangan dan Moneter (BAKM) Kementerian Keuangan pada 1992 hingga 1997. Setelah itu, ia meniti karier di sektor keuangan sebagai Ekonom Citibank Indonesia, Senior Economic Advisor Kedutaan Besar Inggris, Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas, dan Kepala Ekonom Bank Mandiri.
Pada 2015, Presiden Joko Widodo menunjuk Destry sebagai Ketua Panitia Seleksi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Di tahun yang sama, ia juga menjabat sebagai Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hingga 2019.
Kariernya di Bank Indonesia dimulai pada 2019 setelah Presiden mengangkatnya sebagai Deputi Gubernur Senior BI melalui Keputusan Presiden Nomor 74/P Tahun 2019. Selain itu, Destry juga pernah menjabat Ketua Umum ILUNI FEB Universitas Indonesia periode 2019–2021.
Perry Warjiyo Akhiri Pengabdian di Bank Indonesia
Pengunduran diri Perry Warjiyo mengakhiri perjalanan panjangnya di Bank Indonesia selama 42 tahun. Perry lahir di Sukoharjo, Jawa Tengah, pada 25 Februari 1959.
Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Gadjah Mada pada 1982. Setelah itu, Perry meraih gelar Master of Science dan Ph.D bidang ekonomi moneter serta internasional di Iowa State University, Amerika Serikat.
Perry memulai karier di Bank Indonesia pada 1984. Selama puluhan tahun, ia mengemban berbagai jabatan strategis, mulai dari Staf Gubernur, Kepala Biro Gubernur, Direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial, hingga Direktur Eksekutif South East Asia Voting Group (SEAVG) di IMF.
Selanjutnya, Perry menjabat Deputi Gubernur BI pada 2013. Ia kemudian dilantik sebagai Gubernur Bank Indonesia ke-16 pada 23 Mei 2018 dan memimpin bank sentral hingga mengajukan pengunduran diri pada 27 Juli 2026. (nr*)









