KPK OTT Lagi! Bupati Pemalang Jadi Kepala Daerah Kelima di Jateng yang Terjerat pada 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi (kanan) disaksikan Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto (kiri) berbicara dalam acara dialog antikorupsi antara KPK dengan Pemprov Jawa Tengah di Semarang, Jawa Tengah, Senin (30/3/2026). Foto: Aprillio Akbar/ANTARA FOTO

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi (kanan) disaksikan Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto (kiri) berbicara dalam acara dialog antikorupsi antara KPK dengan Pemprov Jawa Tengah di Semarang, Jawa Tengah, Senin (30/3/2026). Foto: Aprillio Akbar/ANTARA FOTO

SEMARANG, jentik.id – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan keprihatinannya setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro. Kasus tersebut menjadikan Anom sebagai kepala daerah kelima di Jawa Tengah yang terjerat OTT KPK sepanjang 2026.

Luthfi mengaku menyesalkan peristiwa itu. Namun, ia memilih menunggu penjelasan resmi dari KPK sebelum memberikan tanggapan lebih jauh mengenai perkara yang menjerat Bupati Pemalang.

Gubernur Tegaskan Komitmen Cegah Korupsi

Luthfi mengatakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menjalankan berbagai langkah pencegahan korupsi. Pemerintah daerah menggelar penandatanganan pakta integritas, membangun nota kesepahaman antikorupsi, serta memperkuat komitmen integritas di lingkungan pemerintahan.

Baca Juga :  Mantan Menag Yaqut Didakwa Rugikan Negara Rp622,09 Miliar dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Ia juga terus mengingatkan seluruh kepala daerah agar tidak melakukan jual beli jabatan maupun menerima pemberian yang berpotensi menjadi gratifikasi.

Menurut Luthfi, jabatan tidak boleh diperoleh melalui praktik titip-menitip atau transaksi apa pun. Ia menegaskan akan menindak siapa saja yang mencoba menyalahgunakan jabatan untuk kepentingan pribadi.

Korupsi Merupakan Tanggung Jawab Individu

Luthfi menilai tindak pidana korupsi merupakan tanggung jawab pelaku secara pribadi, bukan kesalahan institusi. Karena itu, aparat penegak hukum berhak memproses siapa pun yang memenuhi unsur pidana berdasarkan alat bukti yang cukup.

Baca Juga :  Ditreskrimsus Polda Jambi Tangkap 7 Pelaku PETI di Merangin, Pemodal Masuk DPO

Sepanjang 2026, KPK telah melakukan OTT terhadap lima kepala daerah di Jawa Tengah, yakni Bupati Pati Sudewo, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, Bupati Sukoharjo Etik Suryani, dan terbaru Bupati Pemalang Anom Widiyantoro.

Kasus tersebut kembali menjadi pengingat pentingnya penguatan integritas serta pengawasan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah guna mencegah praktik korupsi. (nr*)

Berita Terkait

KPK Periksa Delapan Saksi Kasus Korupsi BNPB, Tujuh dari Pihak Swasta
Laka Lantas Truk Molen Diduga Rem Blong  Di Bekasi 6 Orang Tewas, 6 Luka-luka
Cegah Penyalahgunaan Narkoba Kapolri Larangan Polisi Gunakan Rokok Elektrik
KPK Cegah Ahmad Dedi alias Dedi Congor ke Luar Negeri dalam Kasus Bea Cukai
Kapolda Jambi Instruksikan Seluruh Kapolres Petakan Wilayah Rawan PETI
Ibu Kandung Ditemukan Meninggal, Anak yang Berstatus Polisi Kini Ditahan
Ladang Ganja Seluas 18 Hektare Terungkap di Aceh Utara, BNN Amankan Empat Orang
TNI AL Bongkar Aksi Penyelundupan Emas Rp2,9 Miliar, Petugas Temukan 3 Benda Mencurigakan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 17:14 WIB

KPK Periksa Delapan Saksi Kasus Korupsi BNPB, Tujuh dari Pihak Swasta

Senin, 2 November 2026 - 09:56 WIB

Laka Lantas Truk Molen Diduga Rem Blong  Di Bekasi 6 Orang Tewas, 6 Luka-luka

Senin, 2 November 2026 - 05:45 WIB

Cegah Penyalahgunaan Narkoba Kapolri Larangan Polisi Gunakan Rokok Elektrik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:39 WIB

KPK Cegah Ahmad Dedi alias Dedi Congor ke Luar Negeri dalam Kasus Bea Cukai

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:40 WIB

Kapolda Jambi Instruksikan Seluruh Kapolres Petakan Wilayah Rawan PETI

Berita Terbaru