Terungkap! Dugaan Penipuan Rekrutmen Bintara di Jambi, Dua Anggota Polri Jalani Pemeriksaan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polda Jambi masih mendalami dugaan penipuan rekrutmen Bintara Polri 2026 yang melibatkan dua personel, sementara jumlah kerugian 12 korban masih dalam pendataan.

Polda Jambi masih mendalami dugaan penipuan rekrutmen Bintara Polri 2026 yang melibatkan dua personel, sementara jumlah kerugian 12 korban masih dalam pendataan.

JAMBI, jentik.id – Polda Jambi terus mengusut dugaan penipuan dalam proses rekrutmen Bintara Polri Tahun Anggaran 2026. Kasus tersebut diduga melibatkan dua anggota kepolisian. Penyidik kini memeriksa keduanya sekaligus menghitung kerugian para korban.

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) telah mendata 12 korban yang berasal dari masyarakat dan anggota Polri. Tim Bidpropam juga menghitung nilai kerugian sehingga belum bisa memastikan jumlahnya.

“Saat ini tim Bidpropam masih melakukan pendataan. Perkembangannya akan kami sampaikan kemudian,” kata Erlan, Kamis (6/8/2026).

Baca Juga :  Bripka SO Dipatsus usai Video Dugaan Sabung Ayam Viral, Polres Tanjab Timur Lakukan Penyelidikan

Erlan menjelaskan, Bidpropam menerima laporan dugaan penipuan pada 3 Agustus 2026. Pelaku menawarkan kelulusan seleksi Bintara Polri kepada peserta dengan meminta sejumlah uang sebagai imbalan.

Dalam penyelidikan ini, Bidpropam mengamankan Bripka MD dan Bripda YE. Tim kemudian memeriksa keduanya atas dugaan pelanggaran kode etik. Sementara itu, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jambi memproses perkara pidana yang berkaitan dengan kasus tersebut.

Menanggapi kabar mengenai kerugian korban yang disebut mencapai miliaran rupiah, Erlan meminta masyarakat menunggu hasil pendataan. Menurutnya, penyidik masih mengumpulkan data sehingga belum bisa memastikan nilai kerugian.

Baca Juga :  Akhir Pencarian! Pasutri yang Terseret Banjir di Cianjur Ditemukan Meninggal Dunia

Polda Jambi memastikan akan memberikan sanksi tegas kepada setiap anggota yang melanggar disiplin, kode etik, maupun hukum pidana.

Erlan juga mengingatkan masyarakat agar tidak mempercayai pihak yang menjanjikan kelulusan menjadi anggota Polri di luar mekanisme resmi.

Ia mengimbau masyarakat yang merasa menjadi korban rekrutmen Bintara Polri 2026 segera melapor ke Polda Jambi. Kepolisian akan menindaklanjuti setiap laporan secara profesional sesuai aturan yang berlaku. (nr*)

Berita Terkait

Lima Anggota Polri Dijatuhi PTDH, Polda Jambi Tegaskan Penegakan Kode Etik
Baznas Agam Kucurkan ZIS Rp6,57 Miliar, Ribuan Mustahik di 16 Kecamatan Terbantu
Terungkap Kronologi Penemuan 995 Senjata Api di Sekolah Swasta Jakarta Selatan
Monyet Liar Mengamuk di Tembilahan, 16 Warga Terluka Akibat Gigitan dan Cakaran
Al Haris Tegas! Ajak Pelajar Bungo Perangi Balap Liar dan Geng Motor
Masa Kontrak PPPK Segera Berakhir, BKPSDM Sungai Penuh Bergerak Cari Kepastian ke KemenPAN-RB
Lansia Tenggelam di Sungai Nalo Tantan, Tim SAR Gabungan Terus Lakukan Pencarian
Pemkab Padang Pariaman Siagakan Seluruh OPD Hadapi Ancaman Cuaca Ekstrem
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 08:10 WIB

Lima Anggota Polri Dijatuhi PTDH, Polda Jambi Tegaskan Penegakan Kode Etik

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Baznas Agam Kucurkan ZIS Rp6,57 Miliar, Ribuan Mustahik di 16 Kecamatan Terbantu

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:12 WIB

Terungkap Kronologi Penemuan 995 Senjata Api di Sekolah Swasta Jakarta Selatan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Monyet Liar Mengamuk di Tembilahan, 16 Warga Terluka Akibat Gigitan dan Cakaran

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Al Haris Tegas! Ajak Pelajar Bungo Perangi Balap Liar dan Geng Motor

Berita Terbaru

Foto: dok Istimewa

Nasional

21 Penyakit dan Layanan yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Selasa, 11 Agu 2026 - 13:12 WIB

Foto: Pedagang ikan (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Kesehatan

Waspada Ikan Berformalin, Kenali Ciri-Cirinya Sebelum Membeli

Selasa, 11 Agu 2026 - 11:54 WIB

Foto: Pemimpin tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, putra kedua dari mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, menghadiri rapat umum di Teheran, Iran, 31 Mei 2019. (via REUTERS/Hamid Forootan)

Internasional

Lama Menghilang, Mojtaba Khamenei Segera Muncul di Publik Iran

Selasa, 11 Agu 2026 - 10:38 WIB