Bocah 9 Tahun di Kerinci Berjuang Melawan Cerebral Palsy

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 5 September 2026 - 21:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Muhammad Gibran, bocah 9 tahun asal Kerinci yang menjalani perawatan di Bukittinggi, Sumatera Barat.

Kondisi Muhammad Gibran, bocah 9 tahun asal Kerinci yang menjalani perawatan di Bukittinggi, Sumatera Barat.

KERINCI, jentik.id Muhammad Gibran, bocah 9 tahun asal Desa Baru Semerah, Kecamatan Tanah Cogok, Kabupaten Kerinci, harus menjalani hidup dengan kondisi cerebral palsy atau kelumpuhan otak.

Gibran mulai mengalami kondisi tersebut sejak berusia lima bulan. Sejak saat itu, keterbatasan fisik membuatnya sulit menjalani aktivitas seperti anak-anak seusianya.

Kondisinya juga membuat Gibran hanya mengandalkan susu sebagai asupan nutrisi sehari-hari.

Saat ini, Gibran menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit di Bukittinggi, Sumatera Barat. Kedua orang tuanya terus mendampingi sang anak selama menjalani pengobatan.

Perawatan dalam waktu panjang membuat keluarga Gibran menghadapi beban ekonomi yang berat. Orang tuanya telah menghabiskan tabungan dan menjual sejumlah harta untuk memenuhi biaya pengobatan, perjalanan ke rumah sakit, serta kebutuhan susu Gibran.

Baca Juga :  Baksos Longevitology Terus Bergulir, Layanan Terapi Gratis Kini Menjangkau Muaro Bungo dan Jambi

Kondisi keluarga tersebut kemudian mendapat perhatian dari aktivis Kerinci dan Kota Sungai Penuh, Sopan Sopian. Ia meminta pemerintah daerah turun langsung melihat kondisi Gibran dan keluarganya.

Sopan menilai pemerintah perlu memastikan keluarga yang menghadapi kondisi seperti ini mendapat akses pelayanan kesehatan dan bantuan sosial yang sesuai.

“Di mana letak kepedulian pemerintah daerah dalam menanggapi keadaan warga yang sangat membutuhkan bantuan di tengah jeratan ekonomi ini?” ujar Sopan.

Ia juga mengingatkan pemerintah agar tidak hanya hadir dalam kegiatan seremonial. Menurutnya, pemerintah harus melihat langsung persoalan masyarakat dan mengambil langkah nyata untuk membantu warga yang membutuhkan.

Baca Juga :  Bus DAMRI Padang Aro–Pelompek Mulai Jalan, Warga Cukup Bayar Rp8 Ribu

“Di mana keadilan dan nilai Pancasila, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia?” tegasnya.

Di tengah kondisi tersebut, orang tua Gibran tetap berharap anak mereka mendapat perawatan terbaik. Mereka juga berharap kebutuhan Gibran sehari-hari dapat terpenuhi tanpa harus terus mengorbankan harta keluarga.

Kisah Gibran menjadi pengingat bahwa perhatian terhadap warga yang membutuhkan tidak cukup hanya melalui pernyataan. Dukungan nyata, akses kesehatan, dan bantuan sosial sangat dibutuhkan keluarga yang tengah berjuang menghadapi kondisi sulit.(nr*)

Berita Terkait

Bidik Prestasi Menuju PON, Kerinci Jadi Arena Kejuaraan Menembak Perbakin Jambi
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, Pemkab Kerinci Prioritaskan Petani, Sekolah hingga Infrastruktur
Kerinci Raih Apresiasi Program 3 Juta Rumah, 250 Unit untuk Masyarakat
Kerinci Dapat Tambahan Dana Transfer Pusat, Monadi Siapkan untuk Percepatan Pembangunan
Bawa Nama Kerinci ke Kancah Nasional! Wabup Murison Lepas 32 Pramuka ke Jamnas 2026
360 Warga Kerinci Terima Zakat ASN Rp180 Juta, Program Kerinci Cerdas dan Peduli Kembali Bergulir
Bupati Monadi Tinjau RSUD Bukit Kerman, Pastikan Layanan BPJS Semakin Optimal
Pemuda Pancasila dan KSPSI Kerinci Perkuat Sinergi Kawal Kesejahteraan Buruh
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:21 WIB

Bocah 9 Tahun di Kerinci Berjuang Melawan Cerebral Palsy

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:55 WIB

Bidik Prestasi Menuju PON, Kerinci Jadi Arena Kejuaraan Menembak Perbakin Jambi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:08 WIB

KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, Pemkab Kerinci Prioritaskan Petani, Sekolah hingga Infrastruktur

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:25 WIB

Kerinci Raih Apresiasi Program 3 Juta Rumah, 250 Unit untuk Masyarakat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:51 WIB

Kerinci Dapat Tambahan Dana Transfer Pusat, Monadi Siapkan untuk Percepatan Pembangunan

Berita Terbaru

Wakil Kepala Staf TNI AU Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi. Lahirlah atlet tembak nasional

Sport

TNI AU Gelar Kompotisi Tembak Di Ikuti 800 Peserta 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:36 WIB