Jambi Dapat Tambahan Anggaran Rp30 Miliar dari Pusat untuk Tangani Karhutla

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 11 September 2026 - 20:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Provinsi Jambi Muhammad Hafiz

Ketua DPRD Provinsi Jambi Muhammad Hafiz

Jambi, jentik.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi mendapat tambahan anggaran sebesar Rp30 miliar dari pemerintah pusat untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Provinsi Jambi.

Tambahan anggaran tersebut disiapkan melalui penyesuaian dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2026.

Ketua DPRD Provinsi Jambi Muhammad Hafiz mengatakan, tambahan anggaran tersebut diketahui setelah Badan Anggaran (Banggar) DPRD membahas rancangan perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Provinsi Jambi 2026.

“Kami mendapat laporan dari Badan Anggaran, ada tambahan anggaran Rp30 miliar untuk penanganan karhutla,” kata Hafiz di Jambi, Jumat (11/9/2026), seusai memimpin rapat paripurna pengambilan keputusan dewan terhadap rancangan perubahan KUA dan PPAS APBD Provinsi Jambi 2026.

Baca Juga :  Perda Produk Hukum Harus Dipatuhi, DPRD Kota Sungai Penuh Desak Wako Alfin Tertibkan Retribusi Parkir

Hafiz mengingatkan Pemprov Jambi bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar tambahan anggaran tersebut digunakan secara efektif, efisien, dan tepat sasaran.

Menurutnya, penanganan karhutla tidak cukup hanya mengandalkan pemadaman. Upaya pencegahan dan penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran lahan juga harus diperkuat.

“Persoalan karhutla membutuhkan sinergi lintas wilayah dan lembaga. Kami selalu menyuarakan, baik dalam forum resmi maupun secara langsung kepada aparat penegak hukum, siapa pun perusahaannya dan siapa pun di belakangnya, tidak ada kompromi untuk ditindak,” tegasnya.

Ia menilai karhutla bukan hanya persoalan kerusakan lingkungan, tetapi juga berdampak langsung terhadap kesehatan dan aktivitas masyarakat.

Baca Juga :  Komitmen Pemkab Merangin Wujudkan Kesejahteraan Warga SAD Kembali Salurkan Bantuan

Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris mengatakan Satgas Karhutla Jambi terus memperkuat upaya penanganan di lapangan. Pemadaman dilakukan melalui operasi darat maupun udara, termasuk dengan mengerahkan helikopter untuk water bombing.

Selain pemadaman, Pemprov Jambi juga mengedepankan langkah pencegahan, salah satunya melalui modifikasi cuaca untuk mengantisipasi meluasnya titik api.

Al Haris menyebutkan, jumlah personel Satgas Karhutla Jambi juga telah ditambah dari sebelumnya sekitar 5.900 personel menjadi 7.000 personel.

“Dengan adanya tambahan anggaran dari pusat, secara teknis penanganan karhutla akan kita optimalkan,” ujar Al Haris.

Tambahan dukungan anggaran dan personel tersebut diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan Jambi menghadapi potensi peningkatan karhutla, sekaligus mempercepat respons apabila terjadi kebakaran di kawasan rawan.(asy*)

Berita Terkait

Terbongkar! 32 Kasus Tambang Emas Ilegal di Jambi, 71 Tersangka dan 3,5 Kg Emas Disita
Penggerebekan Narkoba di Muaro Jambi, 20 Orang Diciduk, Seorang di Antaranya Lansia
Kabut Asap Ganggu Penerbangan, Bandara Sultan Thaha Jambi Buka Operasional hingga Tengah Malam
Karhutla Picu Ribuan Kasus ISPA di Kota Jambi, Polusi Udara Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
Dishut Jambi Anggarkan Rp1,84 Miliar untuk Peralatan Penanganan Karhutla
Indeks Kualitas Udara Jambi Capai 392, Al Haris Kerahkan ASN Muda Atasi Karhutla
Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi
Orang Tua Tolak Damai, Dugaan Penganiayaan Siswa SMA Titian Teras Berlanjut
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Terbongkar! 32 Kasus Tambang Emas Ilegal di Jambi, 71 Tersangka dan 3,5 Kg Emas Disita

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Penggerebekan Narkoba di Muaro Jambi, 20 Orang Diciduk, Seorang di Antaranya Lansia

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:44 WIB

Kabut Asap Ganggu Penerbangan, Bandara Sultan Thaha Jambi Buka Operasional hingga Tengah Malam

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:21 WIB

Karhutla Picu Ribuan Kasus ISPA di Kota Jambi, Polusi Udara Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Dishut Jambi Anggarkan Rp1,84 Miliar untuk Peralatan Penanganan Karhutla

Berita Terbaru