Dishut Jambi Anggarkan Rp1,84 Miliar untuk Peralatan Penanganan Karhutla

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jambi Andri Yushar Andria. (ANTARA/Agus Suprayitno)

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jambi Andri Yushar Andria. (ANTARA/Agus Suprayitno)

JAMBI, jentik.id – Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Jambi menyiapkan dana bantuan presiden (banpres) sebesar Rp1,84 miliar untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Dishut Jambi, Andri Yushar Andria, mengatakan pihaknya akan membeli mesin pemadam, selang, dan sepeda motor patroli menggunakan dana tersebut.

Dishut Jambi juga akan membagikan peralatan kepada Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), Masyarakat Peduli Api (MPA), dan pengelola taman hutan raya (tahura) di sejumlah daerah.

Khusus mesin pemadam, Dishut menargetkan bantuan untuk 14 kelompok MPA di wilayah rawan karhutla. Namun, pihaknya masih menunggu penyelesaian mekanisme anggaran sebelum menyalurkan peralatan.

Baca Juga :  Polisi Bubarkan Paksa Unjuk Rasa Karhutla di Kantor Gubernur Jambi

Banpres Karhutla Jambi Capai Rp85 Miliar

Pemerintah mengalokasikan total Rp85 miliar untuk mendukung penanganan karhutla di Provinsi Jambi dan sejumlah kabupaten.

Dari jumlah tersebut, Pemerintah Provinsi Jambi mendapat alokasi Rp30 miliar. BPBD Provinsi Jambi menerima Rp18,78 miliar, RSUD Raden Mattaher Rp6,57 miliar, Dinas Kesehatan Rp2,8 miliar, dan Dishut Jambi Rp1,84 miliar.

Baca Juga :  Karhutla Kembali Muncul di Batang Hari, 2,5 Hektare Lahan Terbakar

Sementara itu, pemerintah mengalokasikan masing-masing Rp15 miliar untuk Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, dan Batang Hari. Kabupaten Sarolangun mendapat Rp10 miliar.

Andri menjelaskan bahwa Dishut masih menunggu proses Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) sebelum melanjutkan penyaluran bantuan.

Melalui pengadaan ini, Dishut berharap petugas dan masyarakat dapat meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi karhutla. Ketersediaan peralatan juga diharapkan membantu mereka melakukan patroli dan memadamkan api lebih cepat di kawasan rawan kebakaran. (nr*)

Berita Terkait

Penggerebekan Narkoba di Muaro Jambi, 20 Orang Diciduk, Seorang di Antaranya Lansia
Kabut Asap Ganggu Penerbangan, Bandara Sultan Thaha Jambi Buka Operasional hingga Tengah Malam
Karhutla Picu Ribuan Kasus ISPA di Kota Jambi, Polusi Udara Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
Indeks Kualitas Udara Jambi Capai 392, Al Haris Kerahkan ASN Muda Atasi Karhutla
Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi
Orang Tua Tolak Damai, Dugaan Penganiayaan Siswa SMA Titian Teras Berlanjut
Kabut Asap Makin Pekat, Sejumlah Penerbangan di Jambi Tertunda
Kembali Aktif! Mobile Banking Bank Jambi Bisa Dipakai Lagi, Ini Syaratnya
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Penggerebekan Narkoba di Muaro Jambi, 20 Orang Diciduk, Seorang di Antaranya Lansia

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:44 WIB

Kabut Asap Ganggu Penerbangan, Bandara Sultan Thaha Jambi Buka Operasional hingga Tengah Malam

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:21 WIB

Karhutla Picu Ribuan Kasus ISPA di Kota Jambi, Polusi Udara Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Dishut Jambi Anggarkan Rp1,84 Miliar untuk Peralatan Penanganan Karhutla

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:25 WIB

Indeks Kualitas Udara Jambi Capai 392, Al Haris Kerahkan ASN Muda Atasi Karhutla

Berita Terbaru