Karhutla Picu Ribuan Kasus ISPA di Kota Jambi, Polusi Udara Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana kabut asap di kawasan Kelurahan Payo Lebar, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi pada Rabu (30/9/2026) pagi. Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jambi semakin parah

Suasana kabut asap di kawasan Kelurahan Payo Lebar, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi pada Rabu (30/9/2026) pagi. Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jambi semakin parah

JAMBI, jentik.id – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi terus mengancam kesehatan masyarakat. Di Kota Jambi, BPBD mencatat 13.729 kasus penyakit yang berkaitan dengan dampak kabut asap, dengan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) sebagai kasus terbanyak.

Kepala BPBD Kota Jambi, Doni Sumatriadi, menyebutkan bahwa ISPA mencapai 11.795 kasus hingga Senin (12/10/2026). Jumlah tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan penyakit lain yang juga muncul selama kabut asap melanda wilayah tersebut.

Selain ISPA, BPBD Kota Jambi mencatat 1.405 kasus diare dan 528 kasus konjungtivitis atau peradangan pada mata.

Data tersebut menunjukkan bahwa kabut asap tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan.

Baca Juga :  5 Orang Jadi Tersangka Karhutla di Jambi, 4,25 Hektare Lahan Ludes Terbakar

Wali Kota Jambi, Maulana, turut menyoroti tingginya angka penyakit di tengah memburuknya kualitas udara. Menurutnya, peningkatan polusi membuat semakin banyak warga berisiko mengalami gangguan kesehatan.

Berdasarkan pemantauan pada Senin (12/10/2026) pukul 13.00 WIB, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kota Jambi mencapai 277. Angka tersebut masuk kategori sangat tidak sehat.

Salah satu polutan yang perlu mendapat perhatian adalah PM2.5, yaitu partikel halus yang dapat masuk ke saluran pernapasan hingga mencapai paru-paru. Paparan partikel ini berpotensi menimbulkan masalah kesehatan, terutama jika berlangsung dalam waktu lama.

Maulana mengingatkan masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kualitas udara masih buruk. Langkah tersebut penting untuk membatasi paparan asap dan menekan risiko gangguan pernapasan.

Baca Juga :  3.632 Titik Panas Terdeteksi, 8 Orang Jadi Tersangka Karhutla di Jambi

Masyarakat juga perlu memantau perkembangan kualitas udara serta menggunakan masker yang sesuai ketika harus beraktivitas di luar rumah. Anak-anak, lansia, dan orang yang memiliki gangguan pernapasan perlu mendapat perhatian lebih selama kondisi kabut asap berlangsung.

Pemerintah mengimbau warga untuk segera mencari pertolongan medis apabila mengalami sesak napas, nyeri dada, atau gejala lain yang memburuk.

Dengan meningkatnya kasus penyakit dan tingginya tingkat pencemaran udara, masyarakat diharapkan lebih waspada hingga kondisi udara kembali membaik.(nr*)

Berita Terkait

Penggerebekan Narkoba di Muaro Jambi, 20 Orang Diciduk, Seorang di Antaranya Lansia
Kabut Asap Ganggu Penerbangan, Bandara Sultan Thaha Jambi Buka Operasional hingga Tengah Malam
Dishut Jambi Anggarkan Rp1,84 Miliar untuk Peralatan Penanganan Karhutla
Indeks Kualitas Udara Jambi Capai 392, Al Haris Kerahkan ASN Muda Atasi Karhutla
Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi
Orang Tua Tolak Damai, Dugaan Penganiayaan Siswa SMA Titian Teras Berlanjut
Kabut Asap Makin Pekat, Sejumlah Penerbangan di Jambi Tertunda
Kembali Aktif! Mobile Banking Bank Jambi Bisa Dipakai Lagi, Ini Syaratnya
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Penggerebekan Narkoba di Muaro Jambi, 20 Orang Diciduk, Seorang di Antaranya Lansia

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:44 WIB

Kabut Asap Ganggu Penerbangan, Bandara Sultan Thaha Jambi Buka Operasional hingga Tengah Malam

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:21 WIB

Karhutla Picu Ribuan Kasus ISPA di Kota Jambi, Polusi Udara Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Dishut Jambi Anggarkan Rp1,84 Miliar untuk Peralatan Penanganan Karhutla

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:25 WIB

Indeks Kualitas Udara Jambi Capai 392, Al Haris Kerahkan ASN Muda Atasi Karhutla

Berita Terbaru